SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IIS 4 SMAN 6 Malang

WILSON ARTA KHARISMA

Abstrak


ABSTRAK

 

Kharisma, Wilson Arta. 2015. Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IIS 4 SMAN 6 Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Kasimanuddin Ismaini, M.Pd.

Kata kunci: Discovery Learning, Hasil Belajar

Berdasarkan pada hasil observasi dan wawancara dengan guru Sejarah Indonesia di SMA Negeri 6 Malang, kendala utama yang terjadi selama proses pembelajaran Sejarah Indonesia di SMA Negeri 6 Malang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa di kelas tersebut sangat rendah dalam mata pelajaran sejarah Indonesia. Tingkat ketuntasan hasil belajar kognitif hanya mencapai 45% dari keseluruhan 30 siswa, sehingga jumlah siswa yang tutas 14 siswa dan yang tidak tuntas 16 siswa. Dalam rangka memecahkan masalah pembelajaran tersebut maka perlu dilakukan upaya antara lain berupa pengembangan model pembelajaran yang mampu mengoptimalkan hasil belajar siswa. Pembelajaran Discovery Learning dipilih karena model tersebut menekankan pada kerjasama siswa dalam kelompok yang mendorong dan membantu siswa dalam menemukan yang sedang dipelajari melalui belajar penemuan, serta menumbuhkan suatu kesadaran bahwa belajar itu penting, bermakna, dan menyenangkan.

Penelitian memiliki rumusan masalah yakni, (1) Bagaimana proses penerapan model pembelajaran kooperatif Discovery Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada matapelajaran sejarah kelas XI IIS 4 SMA Negeri 6 Malang?, (2)  Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa pada matapelajaran sejarah setelah penerapan model pembelajaran kooperatif Discovery Learning kelas XI IIS 4 SMA Negeri 6 Malang?. Kompetensi Dasar yang dipakai dalam penelitian ini yakni”Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Dan Maknanya Bagi Kehidupan Sosial, Budaya, Ekonomi, Politik, dan Pendidikan Bangsa Indonesia” Kelas XI IIS 4 di SMA Negeri 6 Malang.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, siklus I terdiri atas dua kali pertemuan dan siklus II terdiri atas dua kali pertemuan, penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari sampai dengan April pada semester 2 tahun ajaran 2014-2015. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IIS 4 SMANegeri 6 Malang yang berjumlah 30 siswa, terdiri dari 11 siswa perempuan dan 19 siswa laki-laki. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa hasil belajar kognitif siswa dan penerapan pembelajaran Discovery Learning dengan instrumen penelitian berupa tes akhir pada masing-masing siklus, lembar observasi keberhasilan tindakan, dan catatan lapangan. Hasil belajar siswa pada ranah kognitif diukur berdasarkan ketuntasan belajar siswa secara klasikal, yang kemudian dipersentasekan dan disesuaikan dengan indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar dapat diketahui dari ranah kognitif dengan ketuntasan belajar klasikal siswa pada siklus I sebesar 70% yang diperoleh dari jumlah siswa yang memperoleh skor ketuntasan individual yang mencapai 70% sebesar 21 siswa dibagi dengan jumlah siswa dalam satu kelas dikali 100%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 86,7% yang diperoleh dari jumlah siswa yang memperoleh skor ketuntasan individu diatas 70% sebesar 26 siswa  dibagi dengan jumlah siswa dalam satu kelas dikali 100%. Berdasarkan pada hasil penelitian tersebut disarankan agar para pendidik dapat menggunakan model pembelajaranDiscovery Learning ini karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada ranah kognitif. Dalam menerapkan model pembelajaran ini hendaknya memperhatikan dalam pemilihan materi yang akan digunakan harus benar-benar dipersiapkan sebelum pembelajaran dimulai sehingga proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien.