SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peranan Lagu Perjuangan Indonesia Pada Periode 1942-1949

Febriantoro .

Abstrak


ABSTRAK

 

Febriantoro. 2013. Peranan Lagu Perjuangan Indonesia Pada Periode 1942-1949. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dewa Agung G. A., M.Hum., (II) Dr. R. Reza Hudiyanto, S.S., M.Hum.

 

Kata Kunci: peranan, lagu perjuangan Indonesia

 

Perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak hanya melalui senjata dan diplomasi, namun juga melalui seni. Salah satu seni yang digunakan sebagai media perjuangan adalah seni musik. Banyak gubahan lagu tentang perjuangan Indonesia yang tidak diungkap dalam berbagai literatur sejarah. Latar belakang penulis mengambil tema ini, untuk memberiakan apreasiasi terhadap seniman-seniman Indonesia yang hidup pada masa perjuangan yang ikut dalam memmpertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah. Penelitian ini akan mencoba merumuskan perkembangan musik di Indonesia dari jaman Belanda sampai revolusi fisik dan memaparkan makna dari syair lagu-lagu Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini akan berusaha mengangkat peran lagu-lagu Indonesia sebagai media perjuangan di Indonesia sekitar tahun 1942-1949.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Tahap-tahap yang dilalui dalam metode sejarah adalah pemilihan topik, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.

Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, musik lagu-lagu perjuangan biasanya disebut dengan musik fungsional. Kedua, lagu-lagu perjuangan tersebut justru di inspirasi dari gubahan musik-musik dari Barat. Akan tetapi hal itu bukanlah menjadi masalah, karena menurut peneliti yang penting adalah makna serta isi teksnya yang dibawakan bersama satu lagu sederhana yang mudah untuk dicerna serta mudah untuk dinyanyikan oleh semua lapisan masyarakat. Ketiga, lagu-lagu perjuangan dapat dibedakan menjadi empat jenis yaitu, lagu-lagu tanah air berupa mars, lagu-lagu tanah air bernuansa tenang, lagu-lagu percintaan, dan lagu-lagu sindiran. Keempat, beberapa lagu perjuangan Indonesia mengalami perubahan fungsi yang awalnya untuk tujuan propaganda Jepang, lalu dalam revolusi fisik Indonesia berubah untuk tujuan Nasional. Contohnya lagu gubahan Cornel Simanjuntak yang berjudul Maju Tak Gentar yang judul aslinya Majulah Putera-puteri Indonesia.

Tulisan ini mengacu pada lagu-lagu perjuangan yang berkembang secara nasional. Dalam proses melakukan penelitian ini, penulis menemukan beberapa lagu-lagu daerah di Indonesia yang menggambarkan perjuangan. Contohnya lagu Podho Nginang dari Banyuwangi yang menggambarkan perlawanan rakyat Banyuwangi melawan penjajah Belanda. Maka saran penulis, dari uraian ini bisa dijadikan tulisan tentang lagu-lagu daerah yang bersifat perjuangan di Indonesia.