SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

SejarahPerkembanganSeniMusikAl-Banjari“Annababa” Tahun 2000-2012 danNilaiPendidikanbagiMasyarakatDesaMenganto, Mojowarno, Jombang.

Zunita Lisdiana

Abstrak


ABSTRAK

 

Lisdiana, Zunita. 2014. Sejarah Perkembangan Seni Musik Al-Banjari “Annababa” Tahun 2000-2012 dan Nilai Pendidikan bagi Masyarakat Desa Menganto, Mojowarno, Jombang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Irawan, M.Hum, (II) Drs. Slamet Sujud Purnawan Jati, M.Hum.

 

Kata kunci: sejarah perkembangan, seni musik Al-Banjari “Annababa”, nilai pendidikan.

Seni musik al-Banjari merupakan suatu bentuk seni Islam dengan lantunkan shalawat dan tembang-tembang Jawa yang diiringi oleh alat musik rebana. Penulis memilih grup Al-Banjari Annababa sebagai objek penelitian yang memiliki pengaruh edukatif terhadap masyarakat Desa Menganto karena grup Al-Banjari Annababa merupakan grup pertama yang ada di Desa Menganto, yang kemudian berjuang untuk melestarikan seni musik al-Banjari dengan memunculkan regenerasi-regenerasi yang Islami. Desa Menganto, Mojowarno, Jombang merupakan tempat dimana grup Al-Banjari Annababa terbentuk dan berkembang.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) mengetahui sejarah terbentuknya seni musik Al-Banjari “Annababa”, (2) mengetahui perkembangan seni musik Al-Banjari “Annababa” tahun 2000-2012, (3) mengetahui nilai pendidikan seni musik Al-Banjari “Annababa” bagi masyarakat Desa Menganto, Mojowarno, Jombang.

Penulis dalam penelitian ini menggunakan metode sejarah. Metode sejarah meliputi pemilihan topik, heuristik yaitu pengumpulan sumber, kritik sumber yaitu menguji kebenaran informasi baik dari segi materi maupun substansi, meliputi kritik ekstern untuk menilai keautentikan sumber dan kritik Intern untuk menilai kebenaran isi sumber dan kesaksian. Interpretasi yaitu mencari makna dari fakta-fakta yang telah diperoleh dan historiografi yaitu penulisan sejarah. Sedangkan metode sejarah lisan digunakan karena masih memungkinkan untuk menggali informasi dari pelaku sejarah melalui wawancara.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, sejarah terbentuknya seni musik Al-Banjari Annababa tidak lepas dari organisasi Islam yaitu Nahdlatul Ulama yang memiliki badan otonom Lesbumi (Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia) yang berdiri pada tahun 1962. Karenanya kesenian al-Banjari termasuk jenis kesenian yang berada di bawah naungan Lesbumi. Pada tahun 1999 organisasi Nahdlatul Ulama memutuskan akan menghadirkan Lesbumi kembali dalam keputusan Muktamar NU ke XXX. Hal tersebut salah satu pendorong berdirinya seni musik Al-Banjari Annababa pada tahun 2000.

Kedua, masalah perkembangan seni musik Al-Banjari Annababa tahun 2000-2012. Perkembangan seni musik Al-Banjari Annababa tahun 2000-2002 dibedakan menjadi dua aktivitas yaitu internal dan eksternal, tahun tersebut masih konsentrasi untuk kegiatan internal dalam grup Al-Banjari Annababa untuk lebih profesional. Perkembangan seni musik Al-Banjari Annababa pada tahun 2003-2005 Al-Banjari Annababa sering memenangkan festival al-Banjari dan juga mulai mengajarkan kesenian al-Banjari di TPA (Taman Pendidikan Al-qur’an). Sedangkan pada tahun 2006-2012 Al-Banjari Annababa memiliki agenda kegiatan yaitu: 1) mengadakan acara rutinan maulid dengan pembacaan simthut durrar dan diba’; 2) mengadakan acara lailatul shalawat; dan 5) adanya latihan kombinasi (gabungan).

Ketiga, masalah nilai pendidikan Al-Banjari Annababa bagi masyarakat Desa Menganto, Mojowarno Jombang. Al-Banjari memiliki nilai pendidikan terhadap masyarakat yang di dalamnya mengandung ajaran Islam. unsur-unsur pada seni musik al-Banjari dalam penelitian ini yang memiliki nilai pendidikan dari segi pendidikan musik dan pendidikan karakter yaitu: 1) penyanyi (vokalis); 2) pemusik (pemukul); dan 3) lagu/sya’ir.

Berdasarkan penelitian ini disarankan agar peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini terutama yang berkaitan dengan kesenian Islam yaitu al-banjari. Banyak ruang kosong mengenai seni musik al-Banjari yang masih dapat dikaji lebih lanjut dengan mengadakan penelitian yang lebih fokus pada pengaruh al-Banjari terhadap perubahan perilaku.