SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Perkembangan Ludruk Mustika Jaya di Jombang Tahun 1997-2012

Ramilury Kurniawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniawan, Ramilury. 2014. Perkembangan Ludruk Mustika Jaya di Jombang Tahun 1997-2012. Skripsi, Prodi Pendidikan Sejarah, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Irawan, M.Hum, (II) Drs. Marsudi, M.Hum.

Kata Kunci: Perkembangan, Ludruk, Ludruk Mustika Jaya, Jombang, 1997-2012

Kesenian ludruk di Jombang mulai mengalami penurunan jumlah tanggapan sejak tahun 1990-an. Penurunan ini ternyata tidak menyurutkan niat seniman ludruk untuk mendirikan ludruk baru. Salah satu ludruk yang berdiri pada tahun 1990-an adalah Ludruk Mustika Jaya. Perkembangan ludruk ini sejak awal berdirinya hingga tahun 2012 menarik untuk dikaji karena sempat mengalami masa kejayaan namun mulai mengalami kemunduran sejak tahun 2008. Penelitian mengenai kesenian ludruk selama ini lebih banyak bersifat sinkronis. Penelitian ini sendiri akan mengkaji Ludruk Mustika Jaya secara diakronis.

Adapun rumusan masalah penelitian ini yaitu: (1)Bagaimana Sejarah Berdirinya Ludruk Mustika Jaya?, (2)Bagaimana Perkembangan Ludruk Mustika Jaya Pada Masa Kejayaannya tahun 1997-2007?, (3)Bagaimana Ludruk Mustika Jaya Mengalami masa Kemunduran tahun 2008-2012?. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya Ludruk Mustika Jaya serta perkembangannya dalam dunia seni pertunjukan tahun 1997-2012.

Penulisan skripsi ini menggunakan metode historis. Pada dasarnya metode penulisan sejarah memiliki lima tahap: (1)pemilihan topik, (2)pengumpulan data, (3)kritik sumber, (4)Interpretasi, (5)historiografi atau penulisan. Penulis juga memanfaatkan sejarah lisan melalui wawancara terhadap informan terkait untuk melengkapi data-data tertulis.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut: (1) Pak Agil Suwito merupakan seorang sutradara di Ludruk Budhi Wijaya sebelum memutuskan keluar dan mendirikan Ludruk Mustika Jaya karena ingin memiliki ludruk sendiri dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Keputusan ini didukung oleh Pak Karmin dan Pak Sampirin yang merupakan anggota senior di Ludruk Budhi Wijaya. Besarnya pengaruh dari Pak Agil Suwito, Pak Karmin, dan Pak Sampirin menyebabkan banyak anggota Ludruk Budhi Wijaya yang akhirnya juga memutuskan keluar. Ludruk Mustika Jaya akhirnya berdiri pada tahun 1997 dengan Pak Agil Suwito sebagai ketuanya. (2) Pada awal berdirinya tahun 1997, Ludruk Mustika Jaya hanya mendapatkan dua kali tanggapan. Pada tahun 1998 hingga 2000, jumlah tanggapan terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2001 hingga tahun 2007, Ludruk Mustika Jaya mengalami masa kejayaan. Masa kejayaan ini dilihat dari banyaknya jumlah tanggapan yang didapat pada periode itu. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi banyaknya jumlah tanggapan baik itu faktor internal maupun faktor eksternal. Pada tahun 2004 Ludruk Mustika Jaya juga mulai mengikuti dan mendapatkan penghargaan dalam festival ludruk. (3) Ludruk Mustika Jaya mulai mengalami penurunan jumlah tanggapan secara drastis pada tahun 2008