SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Sejarah, Konstruksi dan Sosialisasi Ajaran Perguruan “Ilmu Sejati” (Studi pada Perguruan “Ilmu Sejati” di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung).

IDA PURWANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Purwanti, Ida. 2012. Sejarah, Konstruksi dan Sosialisasi Ajaran Perguruan “Ilmu Sejati” (Studi pada Perguruan “Ilmu Sejati” di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung). Skripsi. Program Studi Pendidikan Sejarah, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Nur Hadi, M.Pd, M.Si. Pembimbing (2) Waskito, S.Sos, M. Hum

 

Kata Kunci: Sejarah, Konstruksi, Sosialiasasi, Perguruan Ilmu Sejati.

 

Fenomena religius merupakan salah satu persoalan yang menarik untuk dikaji. Salah satunya adalah aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang berkembang di Kota Tulungagung yaitu Perguruan Ilmu Sejati. Di mana Perguruan Ilmu Sejati ini merupakan salah satu aliran kebatinan yang berpusat di Desa Sukorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun yang berdiri sejak tahun 1925 dengan tujuan yang luhur yaitu membimbing manusia untuk memperoleh ketentraman di dalam kehidupan bernegara. Guna mencapai cita-cita itu Perguruan Ilmu Sejati mempunyai petunjuk-petunjuk yang akan disampaikan kepada seluruh umat manusia, yaitu dengan menyampaikan ajaran-ajaran perguruannya yang terdapat dalam lembaran pedoman ajaran yang disebut dengan surat penget.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sejarah ajaran Perguruan Ilmu sejati di Desa Ketanon? (2) Bagaimana konstruksi ajaran dari Perguruan Ilmu Sejati? (3) Bagaimana upaya pensosialisasian ajaran perguruan Ilmu Sejati?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang Sejarah, konstruksi ajaran dan sosialisasi ajaran Perguruan Ilmu Sejati dengan rincian: (1) Mengetahui sejarah ajaran perguruan Ilmu Sejati di Desa Ketanon; (2) Mengetahui konstruksi ajaran dari Perguruan Ilmu Sejati; serta (3)Mengetahui upaya-upaya pensosialisasian ajaran Perguruan Ilmu Sejati.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui tahap observasi partisipatoris dengan peneliti sebagai instrumen utama, wawancara mendalam dengan berbagai informan, dan dokumentasi berupa foto. Instrumen lain berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, tape recorder, kamera, dan buku catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif yang di dalamnya mencakup tiga hal, yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa awal mula berkembangnya Perguruan Ilmu sejati di Kota Tulungagung tidak lepas dari peranan Bapak Tulus Notodihardjo sebagai sesepuh I bersama keluarga dan murid-murid perguruan Ilmu Sejati yang berada di Tulungagung. Adapun konstruksi dari ajaran Perguruan Ilmu Sejati bagi para penganutnya yakni mampu membangun sikap individu yang bermoral dan berjiwa Pancasila. Ajaran Perguruan Ilmu Sejati di sosialisasikan melalui tiga cara, yaitu melalui pendidikan keluarga, melalui peringatan HUT perguruan, dan melalui kesenian wayang kulit. Bagi peneliti berikutnya terkait dengan Perguruan Ilmu Sejati perlu menyampaikan kontribusi pendidikan ajaran Ilmu Sejati terhadap pendidikan formal di Indonesia.