SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peranan Masyarakat dalam Perang Kemerdekaan (Studi Kasus Desa Marga dalam peristiwa Puputan Margarana 20 Nopember 1946).

I Gede Wayan Wisnuwardana

Abstrak


ABSTRAK
Wisnuwardana, I Gede Wayan.2009. Peranan Masyarakat dalam Perang
Kemerdekaan (Studi Kasus Desa Marga dalam peristiwa Puputan
Margarana 20 Nopember 1946). Skripsi, Jurusan Sejarah Fakultas Sastra
Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. I Wayan Legawa, M.Si,
(2) Drs. Dewa Agung G.A., M.Hum
Kata Kunci: Peranan Masyarakat, Desa Marga, Puputan Margarana
Perjuangan bangsa Indonesia terhadap kekuasaan penjajah telah dimulai
sejak masa kerajaan-kerajaan, perlawanan yang gigih tersebut dilakukan di bawah
pimpinan para raja, pangeran, tokoh adat dan para pejuang lainnya. Sikap anti
penjajahlah yang menggerakkan perlawanan raja-raja serta rakyatnya, peperangan
yang dilakukan masih bersifat kedaerahan. Perjuangan tesebut mencapai
puncaknya ketika bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaanya pada 17
Agustus 1945, karena Belanda ingin mengusai kembali Indonesia maka seluruh
bangsa Indonesia berusaha mempertahankan kemerdekaannya tidak terkecuali
Bali dengan Puputan Margarananya.
Dalam penelitian ini masalah yang dikaji adalah 1) Bagaimanakah kondisi
Bali tahun 1942-1946, 2) Bagaimanakah kondisi umum desa Marga menjelang
Puputan Margarana 20 Nopember 1946, 3) Bagaimanakah peranan masyarakat
desa Marga dalam Puputan Margarana 20 Nopember 1946, 4) Bagaimanakah
keterkaitan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan mata pelajaran
Sejarah di SMA. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menjelaskan kondisi Bali
tahun 1942-1946, 2) Untuk menjelaskan kondisi umum Desa Marga menjelang
Puputan Margarana 20 Nopember 1946, 3) Untuk menjelaskan peranan
masyarakat Desa Marga dalam Puputan Margarana 20 Nopember 1946, 4) Untuk
menjelaskan keterkaitan nilai-nilai perjuangan mempertahankan kemerdekaan
dengan mata pelajaran sejarah di SMA. Dalam penelitian sejarah ini metode yang
digunakan ada lima tahap yaitu 1) pemilihan topik, 2) heuristik, 3) kritik, 4)
interpretasi, dan 5) Historiografi atau penulisan sejarah.
Dalam penelitian ini masyarakat desa Marga telah memberikan segala
bentuk bantuan terhadap pasukan pimpinan I Gusti Ngurah Rai, bentuk-bantuan
itu berupa 1) tempat tinggal bagi I Gusti Ngurah Rai beserta para pasukannya 2)
bantuan logistik berupa bahan makanan serta dapur umum bagi pasukan I Gusti
Ngurah Rai 3) penduduk desa Marga menjadi bagian dari pasukan yang bertugas
menjaga pos pengintaian.4) penjaga tempat perlindungan pasukan.
Materi tentang nilai-nilai perjuangan dalam Puputan Margarana merupakan
materi yang penting terutama sebagai pengetahuan tambahan bagi siswa terhadap
nilai-nilai perjuangan dalam Puputan Margarana, materi ini dapat membantu
siswa untuk memberikan pemahaman bahwa nilai-nilai perjuangan dalam Puputan
Margarana adalah suatu tindakan pantang menyerah dalam perjuangan
mempertahankan kemerdekaan sampai habis-habisan atau sampai titik darah
terakhir dengan dilandasi oleh kebenaran.
Saran bagi penelitian selanjutnya adalah perlu diadakan kembali pengkajian
lebih lanjut mengenai tema ini. Arsip-arsip yang merupakan sumber primer dari
penelitian ini dapat diperoleh di Musium Sejarah Perjuangan Bangsa Margarana.