SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Probolinggo

SITI FATIMAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatimah, Siti. 2010. Hubungan Antara Perencanaan Dan Pelaksanaan Pembelajaran Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Probolinggo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dra.Hj.Siti Malikhah Towaf, MA, Ph.D

 

Kata kunci: perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hasil belajar siswa

 

Faktor dominan dalam pendidikan adalah guru, guru sebagai ujung tombak pelaksanaan pendidikan cukup berperan dalam menentukan kualitas lulusan. Guru yang efektif adalah guru yang mampu membawa siswanya berhasil mencapai tujuan pengajaran. Mengajar merupakan salah satu komponen dari kompetensi-kompetensi yang harus dikuasai guru. Observasi awal di lapangan menunjukkan bahwa perencanaan guru sejarah di SMA Negeri 1 Probolinggo sudah berkualifikasi baik. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil wawancara peneliti dengan dua orang guru sejarah yang mengatakan bahwa guru sejarah selalu menyusun dan memiliki perangkat pembelajaran seperti Prota, Promes, Silabus, RPP dan sebagainya. Dalam pelaksanaan pembelajaran, guru sudah membuat perangkat pembelajaran yang diperlukan tetapi dalam pelaksanaannya masih ada beberapa komponen yang tidak sesuai dengan perangkat yang sudah dibuat. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang hubungan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa untuk mengetahui bagaimana hubungan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Probolinggo.

Rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana perencanaan dan pelaksanaan pembelajarn guru sejarah di SMA Negeri 1 Probolinggo? (2) Bagaimana hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Probolinggo? (3) Bagaimana hubungan antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri I Probolinggo? (4) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran guru sejarah di SMA Negeri 1 Probolinggo?

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian kualitatif bertujuan mendeskripsikan fenomena apa adanya dan didukung pula oleh data kuantitatif yaitu nilai-nilai siswa. Fenomena yang dimaksud adalah perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran guru sejarah dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Probolinggo. Instrumen yang dipakai adalah lembar observasi, wawancara terhadap kepala sekolah, guru sejarah dan juga siswa, serta hasil belajar siswa dari ulangan harian yang dilaksanakan oleh guru. Teknis analisis data yang dipakai adalah teknik analisis dari Miles dan Huberman yang terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data dan tahap penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran guru sejarah di SMA Negeri 1 Probolinggo belum berkualifikasi baik sedangkan pelaksanaan pembelajaran guru sejarah sudah berkualifikasi baik. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan kriteria-kriteria yang menjadi penilaian perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran mampu dipenuhi oleh guru sejarah. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah juga baik yang terlihat dari tingginya tingkat ketuntasan belajar siswa. Antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa memiliki hubungan yang signifikan karena semakin baik perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran maka hasil belajar siswa juga akan semakin baik. Persiapan guru dalam pembelajaran juga akan menentukan hasil belajar siswa karena guru merupakan tenaga pendidik yang berhubungan langsung dengan siswa dan faktor paling penting dalam pencapaian prestasi siswa. Oleh sebab itu, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa memiliki hubungan yang signifikan. Ada beberapa faktor pendukung dan penghambat perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran guru misalnya kesetiaan, prestasi kerja, tanggung jawab, ketaatan dan kerja sama. Selain faktor tersebut ada juga faktor yang mempengaruhi yaitu tingkat pendidikan, pendapatan, pengalaman mengajar yang dapat mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran guru. Tingkat kecerdasan, bakat, keadaan jasmani, penyesuaian sosial dan emosional, keadaan keluarga serta prestasi belajar juga dapat mempengaruhi perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.