SKRIPSI Jurusan Sastra Jerman - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Stop Motion Untuk Matakuliah Literaturgeschichte Di Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Dewantara Aldillah Renanda

Abstrak


Dewantara, Aldillah Renanda. 2018. Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Stop Motion Untuk Matakuliah Literaturgeschichte Di Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Rizman Usman, M.Pd.,

Kata kunci : Pengembangan, Animasi Stop motion, Literaturgeschichte

Animasi Stop Motion adalah salah satu jenis animasi yang relatif cukup mudah diproduksi, namun begitu di butuhkan kesabaran dan ketelitian dalam proses produksi. Animasi Stop Motion dalam media ini menggunakan teknik Cut out, yaitu dengan menggabungkan beberapa foto/gambar menjadi satu dalam tiap adegan. Media animasi Stop Motion ini akan digunakan di matakuliah Literaturgeschichte.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini ialah menghasilkan media pembelajaran sejarah kesusastraan Jerman. Media tersebut bisa menjadi media baru yang dapat digunakan oleh dosen pengajar matakuliah Literaturgeschichte. Diharapkan nantinya pembelajaran Literaturgeschichte akan lebih menarik, efektif dan efisien. Media animasi Stop Motion menggunakan buku yang ditulis oleh bapak Duddy Syafrudin, berjudul Sejarah Kesustraan Jerman Dari Abad Pertengahan Hingga Klasik sebagai rujukan materi.

Model penelitian dan pengembangan dalam media animasi ini menggunakan model pengembangan Sugiono yang sudah dimodifikasi sesuai kebutuhan pengembang. Dari kesepuluh model pengembangan Sugiono, pengembang menggunakan tujuh langkah yaitu:

(1) potensi dan masalah,

(2) pengumpulan data,

(3) desain produk,

(4) validasi desain,

(5) revisi desain,

(6) uji coba pemakaian,

(7) revisi produk.

Media animasi Stop Motion sudah melalui tahap validasi dari ahli materi dan ahli media. Secara keseluruhan media animasi Stop Motion tergolong sebagai media valid dan bisa digunakan dalam pembelajaran Literaturgeschichte. Meski demikian ahli materi dan ahli media tetap memberikan beberapa revisi.