SKRIPSI Jurusan Sastra Jerman - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Media Game Edukasi Deutschtrainer A1 untuk Pembelajaran Bahasa Jerman Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang

nurlaela nurlaela

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurlaela. 2017. Penerapan Media Game Edukasi Deutschtrainer A1 untuk Pembelajaran Bahasa Jerman Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Rizman Usman, M.Pd.

 

Kata Kunci: game edukasi, pembelajaran bahasa Jerman, Deutschtrainer A1

 

Perkembangan bidang teknologi informasi dan komunikasimemberi dampak pula terhadap perkembangan media pembelajaran saat ini. Sebagai generasi Z yang mempunyai ciri aktif terhadap teknologi, mahasiswa diharapkan aktif dalam pembelajaran menggunakan media modern. Goethe Institut telah mengembangkan media pembelajaran bahasa Jerman berbasis android, yaitu Deutschtrainer A1.Media aplikasi berbentuk game edukasi tersebut sangat tepat digunakan bagi mahasiswa semester 1 yang baru mempelajari bahasa Jerman untuk melatih keterampilan menyimak, membaca dan menulis, serta menambah perbendaharaan kata.

                        Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media game edukasi Deutschtrainer A1 dan hasilnya pada mahasiswa semester 1 Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang. Data diperoleh melalui hasil lembar observasi dan hasil wawancara, sedangkan sumber data pada penelitian ini adalah mahasiswa semester 1 angkatan 2017 Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang.

 

                        Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Deutschtrainer A1dapat membantu dalam melatih keterampilan menyimak, membaca dan menulis serta menambah perbendaharaan kata mahasiswa semester 1. Mahasiswa terlihat antusias dalam penggunaan media Deutschtrainer A1karena soal yang disajikan berupa permainan. Secara tidak langsung mahasiswa telah bermain sambil belajar