SKRIPSI Jurusan Sastra Jerman - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Game schickes Deutschland untuk Menunjang Mata Kuliah Telaah Pranata Masyarakat Jerman Bagi Mahasiswa Sastra Jerman Universitas Negeri Malang

DWI TYAS FAJAR WATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Wati, Dwi Tyas F. 2017. Pengembangan Game schickes Deutschland untuk Menunjang Mata Kuliah Telaah Pranata Masyarakat Jerman Bagi Mahasiswa Sastra Jerman Universitas Negeri Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Rizman Usman, M.Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan, game schickes Deutschland, Telaah Pranata Masyarakat Jerman

 

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan media game schickes Deutschland sebagai penunjang mata kuliah Telaah Pranata Masyarakat Jerman. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model milik Sugiyono dan data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Media game schickes Deutschland telah melalui dua proses uji coba. Uji coba pertama dilakukan ketika mediadivalidasikankepada ahli materi dan media. Uji coba selanjutnya dilakukan ketika media diujicobakan kepada mahasiswa sastra Jerman angkatan 2016 yang berjumlah 20 orang. Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa angket validasi dari ahli materi dan ahli media serta angket uji coba yang diperoleh dari mahasiswa.

Media game schickes Deutschland merupakan media pembelajaran yang berbentuk game quiz. Media ini dapat digunakan pada smartphone berbasis android. Di dalam game ini terdapat sepuluh kategori yang diambil dari tema-tema Telaah Pranata Masyarakat Jerman I dan II. Pada tiap kategori terdapat sepuluh soal dan pemain hanya diberi waktu selama 150 detik untuk mengerjakan soal-soal tersebut. Skor akan muncul ketika pemain telah menjawab seluruh soal.

Berdasarkan analisis data yang diperoleh, media game schickes Deutschland layak digunakan untuk menunjang matakuliah Telaah Pranata Masyarakat Jerman. Hal ini terbukti dari angket yang telah diperoleh dari para ahli dan 20 mahasiswa sastra Jerman angkatan 2016. Selain itu, media ini juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang menarik untuk mahasiswa.