SKRIPSI Jurusan Sastra Jerman - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

INTERPRETASI PUISI ''GINKGO BILOBA'' KARYA JOHANN WOLFGANG VON GOETHE OLEH MAHASISWA JURUSAN SASTRA JERMAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Mochammad Alnico Herlisanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Herlisanto, Mochammad Alnico. 2017. Interpretasi Puisi Ginkgo biloba Karya Johann Wolfgang von Goethe oleh  Mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri  Malang. Skripsi. Fakultas Sastra. Pendidikan Bahasa         Jerman Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr.  Rosyidah, M.Pd.

 

Kata kunci: Ginkgo biloba, interpretasi puisi, Deutsche      Literatur, Goethe

 Puisi Ginkgo biloba (disebut juga sebagai Gingo biloba) merupakan salah satu karya Goethe yang menarik untuk diangkat sebagai topik penelitian karena puisi ini mengacu pada satu tanaman yang tumbuh sejak ratusan juta tahun lalu dan merupakan tanaman paling tua di dunia. Di negara-negara Asia Timur seperti Cina, Jepang, dan Korea, Ginkgo biloba dipandang sebagai pohon suci, simbol ketahanan, dan umur panjang. Tanaman tersebut juga digambarkan sebagai penyatuan dua hati yang terpisah dalam satu kesatuan.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil interpretasi berdasarkan judul, isi, dan struktur fisik dari puisi Ginkgo biloba karya Johann Wolfgang von Goethe yang dikerjakan oleh mahasiswa Jurusan Sastra Jerman angkatan 2014 Universitas Negeri Malang selama berlangsungnya matakuliah Deutsche Literatur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam hal ini, instrumen utama penelitian kualitatif merupakan peneliti sendiri dengan instrumen pendukung berupa lembar kerja dan tabel dokumentasi.

 

Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa telah menginterpretasikan puisi Ginkgo biloba sesuai dengan pandangan dan imajinasi mahasiswa. Jika dilihat dari segi judul, puisi tersebut melambangkan persahabatan dan cinta. Puisi ini memiliki 3 Strophen (bait) yang masing-masing terdiri atas 4 Verse (baris) dengan rima silang (Kreuzreim), sedangkan Versmaß (Metrum) pada puisi tersebut mengandung unregelmäßiges Versmaß, yaitu penekanan nada yang tidak teratur di setiap baris puisi. Jenis atau genre (Gedichtart) puisi tersebut adalah Ballade, yang bercerita tentang seorang penyair (Goethe) yang menyimpan perasaan kepada sahabat wanitanya bernama Marianne, namun perasaan yang ia miliki adalah perasaan bimbang, apakah si penyair menyayangi Marianne sebagai sahabat atau lebih dari itu (sebagai kekasih) karena Marianne sudah memiliki suami bernama Johann Jakob von Willemer yang juga sahabat baik si penyair.