SKRIPSI Jurusan Sastra Jerman - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kesalahan Penggunaan Partizip Perfekt dalam Ujian Keterampilan Menulis (schriftlicher Ausdruck) ZIDS tahun 2016 Mahasiswa Jurusan Sastra Jerman

Ridho Aziza

Abstrak


ABSTRAK

 

Ujian menulis atau schriftlicher Ausdruck (SA) ZIDS Universitas Negeri Malang merupakan ujian pada keterampilan menulis berbahasa Jerman yang bertujuan untuk menguji gramatika dan kosakata setaraf dengan GER (Gemeinsamer Europäiser Referenzrahmen) level B1. Berdasarkan pengamatan terhadap hasil tulisan mahasiswa, tidak banyak mahasiswa yang menggunakan Partizip Perfekt dan masih terdapat bentuk kesalahan dalam penggunaannya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan dan mengidentifikasi faktor-faktor  penyebab kesalahan dalam menggunakan Partizip Perfekt pada ujian menulis schriftlicher Ausdruck (SA) ZIDS.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2013-2014 yang mengikuti ujian ZIDS pada tahun 2016. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sebagai instrumen utama dan instrumen pembantu berupa tabel dokumentasi dan pedoman wawancara. Sumber data pertama dalam penelitian ini adalah tulisan surat dari 87 mahasiswa yang mengikuti ujian ZIDS tahun 2016 dan datanya adalah bentuk kesalahan penggunaan Partizip Perfekt, sedangkan sumber data kedua berasal dari wawancara yang dilakukan kepada tujuh responden dan datanya adalah hasil wawancara mengenai faktor-faktor penyebab kesalahan dari responden.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih melakukan kesalahan penggunaan Partizip Perfekt. Dari tulisan mahasiswa, ditemukan 10 (sepuluh) bentuk kesalahan, yaitu kesalahan pembentukan Partizip Perfekt, kesalahan penggunaan Hilfsverb, kesalahan tidak menggunakan Partizip Perfekt, kesalahan tidak menggunakan Hilfsverb, kesalahan penempatan Hilfsverb, kesalahan penempatan Partizip Perfekt, kesalahan penggunaan Partizip Perfekt yang tidak perlu, kesalahan konjugasi Hilfsverb, kesalahan ortografis dalam pembentukan Partizip Perfekt, dan kesalahan pemilihan verba bantu haben.

 

Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhinya, yaitu mahasiswa tidak menghafal dan ragu membentuk Partizip Perfekt dari regelmӓβige Verben, unregelmӓβige Verben mit Vokalwechsel, dan Verben mit untrenbarem Prӓfix, mahasiswa tidak dapat membedakan penggunaan haben/sein, mahasiswa kurang teliti dalam menggunakan struktur kalimat Perfekt, kurangnya pemahaman penggunaan Partizip Perfekt dalam kalimat, tidak dapat mengkonjugasikan Hilfsverb, dan bingung membedakan penggunaan dari temporale Angabe terhadap kalimat Perfekt.