SKRIPSI Jurusan Sastra Jerman - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Belajar Mandiri Lembar Kerja Mahasiswa Berbasis Android untuk Matakuliah Telaah Pranata Masyakat Jerman 1

Adilah Vicky Fauziyyah

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

Dalam hal mempelajari bahasa, seseorang tidak akan terlepas dari pembelajaran budaya. Pentingnya pengetahuan tentang budaya dalam belajar bahasa dialami mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Univeristas Negeri Malang. Mahasiswa dituntut untuk belajar tentang budaya yang difasilitasi dengan matakuliah Landeskunde 1. Berdasarkan hasil wawancara dengan mahasiswa baru angkatan 2015 semester I, diketahui bahwa materi pada Matakuliah Landeskunde 1 tergolong cukup sulit. Secara umum mahasiswa mencari informasi dari internet. Permasalahannya adalah pencarian sumber dari internet belum tentu akurat. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka peneliti akan memberikan solusi alternatif denganmengembangkan lembar kerja mahasiswa berbasis android untuk matakuliah Landeskunde 1 sebagai sarana belajar mandiri mahasiswa.

Tahapan penelitian dan pengembangan mengacu pada model ADDIE yang dikembangkan oleh Dick & Carey (1978). Subjek uji coba dilakukan kepada 1 ahli materi, 1 ahli media, 1 praktisi pembelajaran, dan 23 mahasiswa dengan meneliti kualitas dan kelayakan media pembelajaran berupa lembar kerja mahasiswa berbasis android melalui angket. Data yang terkumpul akan dianalisis untuk mengetahui penilaian dari produk dengan cara: 1) mengubah penilaian kualitatif menjadi kuantitatif, 2) menghitung rata-rata skor tiap indikator, dan 3) menginterpretasikan secara kualitatif jumlah rerata skor tiap aspek.

Berdasarkan penilaian oleh ahli materi, media mendapatkan nilai persentase 90,28%; penilaian oleh ahli media, media mendapatkan nilai persentase 84,21%; penilaian oleh praktisi pembelajaran, media mendapatkan nilai persentase 83,33%; dan penilaian oleh mahasiswa sejumlah 23 orang, media mendapatkan nilai persentase 83,57%, sehingga secara umum termasuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

Secara umum, LKM ini memiliki kelebihan sebagai media pembelajaran karena merupakan inovasi terbaru media pembelajaran Matakuliah Landeskunde 1 yang mengunakan teknologi android, dan sangat berpeluang untuk dikembangkan sesuai dengan perkembangan IPTEK.Sedangkan kekurangan media ini harus menggunakan emulator Android,seperti YouWave atau BlueStackssaat ditampilkan di depan kelas melalui laptop. Jika spesifikasi laptop rendah, maka emulator akan berjalan tidak lancar dan menyebabkan laptop menjadi hang. Secara umum, peneliti menyarankanagar media pembelajaran inidapat dikembangkan lebih lanjut dari segi smartphone, yang dapat di install pada semua sistem operasi selain Android, yaitu Iphone Operating System, Windows Phone, dan Blackberry.