SKRIPSI Jurusan Sastra Jerman - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kodewechsel als Kommunikationsstrategie zwischen den Dozenten und den DeutschstudentInnen des Jahrgangs 2006/2007 im Fach „Konversation II“

Marina Sandi Thoding

Abstrak


Alih kode muncul di dalam sebuah situasi atau dialog yang mempergunakan
dua bahasa atau lebih untuk berkomunikasi, contohnya adalah dalam matakuliah
bahasa asing. Baik dosen maupun mahasiswa menggunakan dua bahasa di dalam
kelas. Oleh karena itu, alih kode sering muncul sebagai strategi komunikasi dalam
matakuliah bahasa asing. alih kode terdiri atas tujuh jenis berdasarkan tema, situasi,
bahasa dan kemunculan alih kode dalam suatu kalimat. Secara umum terdapat
tigabelas alasan orang melakukan alih kode. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk
melakukan penelitian yang berhubungan dengan alih kode.
  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan jenis dan alasan alih kode
yang terjadi antara dosen dan mahasiswa Jurusan Sastra Jerman angkatan 2006/2007
dalam matakuliah Konversation II.
  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh dari
observasi, transkripsi dari hasil rekaman, wawancara, dan angket. Data dari
transkripsi hasil rekaman berhubungan dengan jenis dan alasan menggunakan alih
kode. Data dari wawancara dan angket berhubungan dengan alasan menggunakan alih
kode dan berfungsi sebagai data tambahan. Wawancara dilakukan dengan dosen
sedangkan angket diisi oleh mahasiswa Jurusan Sastra Jerman. Data dari transkripsi
hasil rekaman, wawancara, dan angket dianalisis di dalam bentuk tabel.
  Berdasarkan hasil analisis dari transkripsi hasil rekaman, terjadi lima jenis
alih kode di dalam kelas, yaitu: (1) Metaphorical code-switching, (2) Intrasentential
switching, (3) Intersentential switching, (4) Tags switchig dan (5) External switching.
Selain itu, terdapat lima alasan alih kode yang terjadi, yaitu: (1) Menjembatani
kekurangan kosakata, (2) Menegaskan pernyataan, (3) Mengulangi kalimat
sebelumnya untuk memperjelas, (4) Menghilangkan ketegangan, dan (5) Perubahan
tema.
  Alasan dosen melakukan alih kode adalah: (1) Perubahan tema, 
(2) Mengulangi kalimat sebelumnya untuk memperjelas, (3) Menghilangkan
ketegangan, dan (4) Menegaskan pernyataan. Alasan mahasiswa Jurusan Sastra
Jerman melakukan alih kode adalah: (1) Menjembatani kekurangan kosakata dan 
(2) Mengulangi kalimat sebelumnya untuk memperjelas.