SKRIPSI Jurusan Sastra Jerman - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Der Beitrag des Selbstlernens in der Mediothek auf die Leistung der DeutschtudentInnen an der Staatlichen Universität Malang

Angesti Murdaningsih

Abstrak


Kemandirian dalam belajar sangat penting dalam proses belajar dan dapat membiasakan mahasiswa untuk tidak selalu bergantung pada materi pelajaran yang diberikan di kelas. Dalam hal ini media juga memainkan peran yang penting untuk membantu mengatasi perbedaan kesulitan mahasiswa dalam belajar. Karena belajar mandiri dan media belajar mempunyai peranan penting dalam proses belajar, maka pada tahun 2005 didirikan Mediothek sebagai media belajar mandiri. Berdasarkan alasan tersebut, maka penelitian tentang kontribusi belajar mandiri di Mediothek terhadap prestasi mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang sangat penting untuk dilakukan.

            Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tentang belajar mandiri dan prestasi mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang dan untuk mengetahui kontribusi belajar mandiri di Mediothek terhadap prestasi mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang.

            Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2004 dan 2005. Sampel yang digunakan terdiri dari 42 mahasiswa yang sudah belajar 10 mata kuliah inti kebahasaan. Mereka diambil berdasarkan teknik purposive sample. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik pengumpulan datanya berupa teknik angket dan teknik dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah korelasi product moment.

            Melalui korelasi product moment dari Pearson diperoleh bahwa nilai r hitung lebih besar dari r tabel dengan menggunakan taraf signifikansi 95 %, yaitu 0,643 > 0,304. Dari peneltian ini diketahui bahwa semakin tinggi tingkat kemadirian dalam belajar di  Mediothek, prestasi belajarnya juga semakin baik dan semakin rendah tingkat kemadirian dalam belajar di  Mediothek, prestasi belajarnya juga semakin rendah. Hal ini terjadi karena dengan belajar mandiri di Mediothek mahasiswa mempunyai kesempatan belajar yang lebih besar untuk belajar dan berlatih bahasa Jerman. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa belajar mandiri di Mediothek memberikan kontribusi terhadap prestasi mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang.

            Saran-saran dalam penelitian ini adalah: (1) para dosen bisa lebih sering mensosialisakan penggunaan Mediothek dalam proses belajar bahasa Jerman, (2) mahasiswa bisa lebih menigkatkan penggunaan Mediothek sebagai media belajar mandiri dan (3) para peneliti selanjutnya dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai dasar untuk melakukan penelitian lain dalam bidang yang sama.