SKRIPSI Jurusan Sastra Jerman - Fakultas Sastra UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kesalahan Penggunaan Konjungsi da, weil, dan denn pada Pembentukan Kalimat Kausal oleh Mahasiswa Sastra Jerman Universitas Negeri Malang Angkatan 2010 pada Matakuliah Aufsatz 1

Resfinta Yudhi Rosanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Rosanti, Resfinta Yudhi. 2012. Kesalahan  Penggunaan  Konjungsi  da, weil, dan  denn  pada Pembentukan  Kalimat Kausal  oleh  Mahasiswa  Sastra  Jerman  Universitas  Negeri  Malang  Angkatan  2010 pada  Matakuliah  Aufsatz  1. Skripsi, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Edy Hidayat, S.Pd, M.Hum., (2) Deddy Kurniawan, S.Pd, M.A.

 

Kata Kunci: kesalahan, Konjunktion, Kausalsatz, Aufsatz 1 

 

Sebuah karangan dikatakan baik jika dalam karangan tersebut terdapat keterpaduan antarkalimat, yaitu dengan menggunakan Konjunktion. Dalam bahasa Jerman terdapat banyak Konjunktion. Diantaranya adalah Konjunktion da, weil, dan denn yang berfungsi membentuk kalimat kausal. Penggunaan Konjunktion dalam kalimat bahasa Jerman memiliki aturan tertentu. Dalam penggunaannya mahasiswa masih melakukan kesalahan untuk menyusun karangan pada matakuliah Aufsatz 1. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menggunakan Konjunktion da, weil, dan denn pada Aufsatz mereka serta mengetahui faktor-faktor penyebabnya.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil karangan mahasiwa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang angkatan 2010 pada matakuliah Aufsatz 1 yang berjumlah 75 orang. Data dalam penelitian ini adalah kalimat-kalimat yang mengadung unsur Konjunktion da, weil, dan denn. Instrumen yang digunakan terbagi atas dua bagian, yaitu peneliti sebagai instrumen utama, serta tabel dan pedoman wawancara sebagai instrumen pembantu.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat cukup banyak kesalahan penggunaan Konjunktion da, weil, dan denn yang dilakukan oleh mahasiswa dalam kalimat, yaitu: 1) kesalahan pemilihan konjungsi, 2) kesalahan penempatan kata kerja, 3) kesalahan tidak adanya tanda baca koma (,) sebelum Nebensatz, dan 4) kesalahan tidak adanya kata kerja pada Nebensatz. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah karena kelalaian mahasiswa dan kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap materi Konjunktion.