SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

A Study of Relationship between Out-of-class Language Learning Activities and English Language Achievement among Senior High School Students

Wulansari Retno

Abstrak


ABSTRACT

Wulansari, Retno.2019. A Study of Relationship between Out-of-class Language Learning Activities and English Language Achievement among Senior High School Students. Thesis, Department of English, Faculty of Letters, State University of Malang, Advisors: (1) Dr. Ekaning Dewanti Laksmi, M.Pd., M.A. (II) Rahmati Putri Yaniafari, S.Pd., M.Pd.

Keywords: relationship, out-of-class language learning, English language achievement.

Out-of-class language learning activities is an important element for Senior High School Students because it can support English learning in the classroom. Students are expected to have various activities which support them to use the target language beyond the classroom. The willingness that the students have to deliberately practice good language learning activities will make them to be good language learners. Good language learners can be considered as autonomous learners in which they engage themselves to any kinds of out-of-class language learning activities. As a result, their English skills and achievement in the school increase. However, many students do not realize that doing out-of-class language learning will lead them to success in mastering English and get a good English test score. Hence, this study aims at investigating the relationship between students' out-of-class language learning activities and Senior High School Students’ English language achievement.

This study is a correlational study. There are two kinds of instruments used in this study, which are questionnaire and English test. The study was conducted to 71 tenth and eleventh graders students of SMA Negeri 1 Tempeh. Before conducting the study, the try out phase was done to know the validity and reliability of the instruments. The data were then analysed by using Spearman rank correlation coefficient formula to know the correlation between two variables.

The result of the analysis showed that the correlation coefficient (xy) was .757. It then interpreted by table .234 using 5% of significant. The result showed that the xy was greater than the table .234. As a result, the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted. It meant that there was a positive significant correlation between the students’ Out-of-class Language Learning Activities (OCLLA) and their English language achievement.

To sum up, this study reveals that the higher the score of the student’s Out-of-class Language Learning Activities (OCLLA), the higher scores of the English language achievement they get. From this result, further researchers who are interested in conducting the similar study are suggested to conduct a study using ex post facto to reveal cause and effect relationship.

ABSTRAK

Wulansari, Retno. 2019. Studi Tentang Hubungan antara Aktivitas Pembelajaran Bahasa Di Luar Kelas dan Prestasi Bahasa Inggris diantara Siswa Sekolah Menengah Atas. Skripsi, Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ekaning Dewanti Laksmi, M.Pd., M.A. (II) Rahmati Putri Yaniafari, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: hubungan, pembelajaran bahasa diluar kelas, prestasi bahasa Inggris.

Kegiatan belajar bahasa di luar kelas adalah elemen penting bagi siswa sekolah menengah atas karena dapat mendukung pembelajaran bahasa Inggris di kelas. Siswa diharapkan memiliki berbagai kegiatan yang mendukung mereka untuk menggunakan target bahasa di luar kelas. Kesediaan siswa dalam mempraktikkan kegiatan belajar bahasa yang baik akan membuat mereka menjadi pembelajar bahasa yang baik. Pembelajar bahasa yang baik dapat dianggap sebagai pembelajar mandiri di mana mereka melibatkan diri mereka dengan segala jenis kegiatan pembelajaran bahasa di luar kelas. Alhasil, keterampilan dan prestasi bahasa Inggris mereka di sekolah meningkat. Namun, banyak siswa tidak menyadari bahwa dengan melaksanakan pembelajaran bahasa di luar kelas akan menguntungkan mereka untuk berhasil dalam menguasai bahasa Inggris dan mendapatkan nilai tes bahasa Inggris yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara kegiatan belajar bahasa di luar kelas siswa dan prestasi bahasa Inggris Siswa SMA.

 Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Ada dua jenis instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu angket dan tes bahasa Inggris. Penelitian ini dilakukan pada 71 siswa kelas XI dan XI SMA Negeri 1 Tempeh. Sebelum melakukan penelitian, fase percobaan dilakukan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen sehingga dapat digunakan sebagai data. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus Spearman Rank Correlation Coefficient untuk mengetahui korelasi antara dua variabel.

Hasil analisis menunjukkan bahwa koefisien korelasi (xy) adalah 0,757. Kemudian dinterpretasikan dengan table .234 menggunakan signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa xy lebih besar dari table .234. Alhasil, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Ini berarti bahwa ada korelasi positif yang signifikan antara kegiatan belajar bahasa di luar kelas siswa (OCLLA) dan prestasi bahasa Inggris mereka.

 Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi skor kegiatan belajar bahasa di luar kelas (OCLLA) yang didapatkan siswa, semakin tinggi pula skor prestasi bahasa Inggris yang mereka dapatkan. Dari hasil ini, terdapat saran untuk para peneliti selanjutnya yang ingin meneliti topik yang sama, mereka disarankan untuk melakukan penelitian mengunakan ex post facto design untuk menujjukkan adanya hubungan sebab akibat.