SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

High School Students’ Perception On The Impact Of Social Media Use In ‘ English Vocabulary

Wardani. Widya Kusuma

Abstrak


ABSTRACT

Wardani, Widya K. 2018. High School Students’ Perception On The Impact Of Social Media Use In ‘ English Vocabulary. Thesis. English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: (I) Dra. Nunung Suryati, M.Ed., Ph.D. and Advisor: (II) Drs. Andi Muhtar, M.A.

Keywords: students’ perception, social media, English vocabulary

English vocabulary is the basis of all components of English learning. The vocabulary has played an important role in mastering a language. It is believed that more vocabulary mastered by students, the easier they are to develop the four language skills, i.e., listening, speaking, reading, and writing. Social media are computer-mediated technologies that facilitate the creation and sharing of information, ideas, career interests and other forms of expression via virtual communities and networks. Nowadays, students are digital learners and continuously use social media to communicate with each other. Students are equipped with laptops, iPads, different Smart phones, tablets, and all these provide them with easier access to social media. There are many different ways which can be used via social media to improve the English components to learn, especially vocabulary. These could include following other users on social media websites who give daily tips and hints about English language and vocabulary.

This study intended to describe students perceptions about social media in their learning process in developing their English vocabulary. This research uses survey method by using questionnaires. Respondents in this study were 200 high school students in total which is SMA and SMK in Malang. The researcher distributed questionnaire directly to the students via online by message and Whatsapp groups to obtain the data for this study using google form and analysed by calculating and make conclusion the percentage of students’ perceptions to know their perceptions about the social media use to develop their English vocabulary.

The findings of the study were as follows. Firstly, the researcher collected the data obtained from students’ questionnaires and classified based on categories. Then It was done by calculating the percentage of the students’ use of social media to the questionnaire to summarize their answer one by one. The total of respondents’ answers of each item were calculated to find the percentage. The percentage of each item was summarized as the respondents’ negative or positive answer to the item description in the questionnaire. The research findings showed that most respondents which is high school students in Malang had a positive perception about the use of social media in developing their English vocabulary.

Based on the result of the study, it is suggested to use social media in order to develop their English vocabulary. The researcher seems that social media may be regarded as a tool which is helpful in improving the language learning familiarity. Hence, preparation is needed when using social media for English language learning. It is noteworthy that social media maybe an effective tool in improving students’ English language learning given that it is used wisely and correctly. The students believe that social media is a precious and powerful tool for learning the English language.

ABSTRAK

Wardani, Widya K. 2018. High School Students’ Perception On The Impact Of Social Media Use In  English Vocabulary. Skripsi. Jurusan Bahasa Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Nunung Suryati, M.Ed., Ph.D. dan Pembimbing: (II) Drs. Andi Muhtar, M.A.

Kata kunci: Persepsi siswa, media social, kosakata Bahasa Inggris

Kosakata bahasa Inggris adalah dasar dari semua komponen pembelajaran bahasa Inggris. Kosakata telah memainkan peran penting dalam menguasai bahasa. Diyakini bahwa semakin banyak kosakata yang dikuasai oleh siswa, semakin mudah mereka mengembangkan empat keterampilan bahasa, yaitu, mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Media sosial adalah teknologi yang dimediasi komputer yang memfasilitasi penciptaan dan berbagi informasi, gagasan, minat karier, dan bentuk ekspresi lainnya melalui komunitas dan jaringan virtual. Saat ini, siswa adalah pembelajar digital dan terus menggunakan media sosial untuk berkomunikasi satu sama lain. Para siswa dilengkapi dengan laptop, iPad, berbagai ponsel pintar, tablet, dan semua ini memberi mereka akses yang lebih mudah ke media sosial. Ada banyak cara berbeda yang dapat digunakan melalui media sosial untuk meningkatkan komponen bahasa Inggris untuk dipelajari, terutama kosa kata. Ini dapat mencakup mengikuti pengguna lain di situs web media sosial yang memberikan tips dan petunjuk harian tentang bahasa Inggris dan kosa kata.

Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan persepsi siswa tentang media sosial dalam proses belajar mereka dalam mengembangkan kosakata bahasa Inggris mereka. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah total 200 siswa SMA yaitu SMA dan SMK di Malang. Peneliti membagikan kuesioner secara langsung kepada siswa melalui online melalui pesan dan grup Whatsapp untuk mendapatkan data untuk penelitian ini menggunakan formulir google dan dianalisis dengan menghitung dan membuat kesimpulan persentase persepsi siswa untuk mengetahui persepsi pelajar SMA di Malang tentang penggunaan media sosial untuk mengembangkan kosakata bahasa Inggris mereka.

Metode penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, peneliti mengumpulkan data yang diperoleh dari jawaban kuesioner siswa dan diklasifikasikan berdasarkan kategori. Kemudian peneliti menghitung persentase jawaban kuesioner penggunaan media sosial oleh siswa untuk merangkum jawaban mereka. Total jawaban responden untuk setiap item dihitung untuk menemukan persentase. Persentase setiap item dirangkum sebagai jawaban negatif atau positif responden terhadap deskripsi item dalam kuesioner. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa yang merupakan siswa SMA di Malang memiliki persepsi positif tentang penggunaan media sosial dalam mengembangkan kosakata bahasa Inggris mereka.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk menggunakan media sosial untuk mengembangkan kosa kata bahasa Inggris mereka. Peneliti tampaknya media sosial dapat dianggap sebagai alat yang membantu dalam meningkatkan kebiasaan pembelajaran bahasa. Karenanya, persiapan diperlukan ketika menggunakan media sosial untuk pembelajaran bahasa Inggris. Patut dicatat bahwa media sosial mungkin menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris siswa karena digunakan secara bijak dan benar. Para siswa percaya bahwa media sosial adalah alat yang berharga dan kuat untuk belajar bahasa Inggris.