SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

CODE SWITCHING AND CODE MIXING: EMPIRICAL EVIDENCE IN NOVICE AND PROFESSIONAL TEACHERS' CLASSROOM TALK

SAHELANGI NOVIANTI MARIA

Abstrak


RINGKASAN

Sahelangi, Novianti Maria. 2019.  Code Switching and Code Mixing: Empirical Evidence in the Novice and Professional EFL Teachers’ Classroom Talk. Skripsi, Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof.Dr.Gunadi Harry Sulistyo, M. A., (II) Francisca Maria Ivone, M. A., Ph.D.

Kata kunci: alih kode, campur kode, guru pemula, guru ahli.

Alih kode dan campur kode adalah fenomena umum di masyarakat yang digunakan sebagai strategi komunikasi dalam lingkup komunitas multi bahasa. Alih kode dan campur kode adalah gaya bahasa yang digunakan dalam kalimat dengan melibatkan dua atau lebih bahasa. Di Indonesia, alih kode dan campur kode digunakan dalam interaksi kelas karena guru dan murid menggunakan bahasa ibu dan berbahasa Inggris yang berfungsi sebagai bahasa asing. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alih kode dan campur kode yang digunakan oleh guru pemula dan guru ahli di kelas. Penelitian ini berfokus pada tipe-tipe, frekuensi dan perbedaan frekuensi dari penggunaan alih kode dan campur kode oleh guru pemuladan guru ahli.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus karena penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya fenomena alih kode dan campur kode pada guru pemula dan guru ahli. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru pemuladan guru ahli di SMP LaboratoriumUniversitasNegeri Malang. Observasi dilakukan pada guru pemula dan guru ahli di kelas untuk mendapatkan data. Data dikumpulkan dengan merekam pembicaraan guru pada saat proses belajar dan mengajar di kelas. Rekamannya kemudian ditulisankan dalam bentuk kalimat untuk dianalisis. 

Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat tiga jenis alih kode dan campur kode disertai dengan beberapa gabungan alih kode dan campur kode yang digunakan oleh guru pemula dan guru ahli. Hasil dari analisa alih kode terdapat tiga jenis alih kode yaitu alih kode buntut kalimat, alih kode antar kalimat dan alih kode intra kalimat. Jenis alih kode yang sering muncul pada pengajaran guru pemula dan guru ahli adalah alih kode antar kalimat dengan presentasi (57%) oleh guru ahli dan (54.4%) oleh guru pemula. Terdapat juga tiga jenis uji campur kode yaitu alih campur intra kalimat, alih campur intra kata dan, perubahan pengucapan. Jenis campur kode yang sering muncul pada pengajaran guru pemula dan guru ahli adalah alih campur intra kalimat dengan presentasi (94.1%) oleh guru ahli dan (69.2%) oleh guru pemula. Terdapat juga lima gabungan alih kode dan campur kode yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu alih kode antar kalimat & alih campur intra kata, alih kode antar kalimat & alih kode intra kalimat, alih kode intra kalimat & alih campur intra kata, alih kode antar kalimat & alih kode buntut kalimat, alih kode intra kalimat & alih campur intra kata. Berdasarkan perbedaan frekuensi dalam menggunakan alih kode dan campur kode dapat dilihat bahwa guru ahli melakukan lebih banyak alih kode dibandingkan dengan guru pemula. Selain itu, kedua guru melakukan lebih banyak alih kode dan campur kode pada kelas biasa dibandingkan pada kelas unggulan.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru pemula dan guru ahli menggunakan berbagai variasi alih kode, alih campur dan gabungan kedua kode sebagai strategi kominukasi untuk memberikan pemahaman yang lebih mudah pada saat menghadapi beberapa kesulitan berkomunikasi. Selain itu, guru pemula dan guru ahli melakukan lebih banyak alih kode, alih campur dan campuran kedua kode pada kelas biasa karena kemampuan siswa. Kepada peneliti yang akan datang, disarankan untuk meneliti alih kode and campur kode pada level dan kualitas sekolah yang berbeda. Untuk guru bahasa inggris, alih kode, campur kode dan gabungan kedua kode dapat berguna untuk memperluas pengetahuan guru terkait macam-macam tipe alih kode dan campur kode untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas sehingga dapat mempertimbangkan frekuensi penggunaan alih kode dan campur kode berdasarkan kebutuhan dan kemampuan siswa.