SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Strategies Implemented in the Teaching of Speaking to the Seventh Graders of RSBI Class in SMPN 5 Malang

Usriya Tas'adina

Abstrak


ABSTRACT

 

Tas'adina, Usriya. 2010. Strategies Implemented in the Teaching of Speaking to the Seventh Graders of RSBI Class in SMPN 5 Malang. Sarjana's Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Drs. Murdibjono, M.A.

 

Key words: speaking, strategy, RSBI

 

This study is aimed at describing the strategies implemented in the teaching of speaking in the seventh grade of RSBI class of SMPN 5 Malang. It employed a descriptive-qualitative design. The subjects were the two English teachers of the seventh grade of RSBI class. The interview, field notes and documents were the instruments used to collect the data needed. Then, the relevant data collected from the instruments were gathered and analyzed to draw the final conclusions.

This study shows that in the teaching of speaking to the seventh graders of RSBI class of SMPN 5 Malang, there were six strategies implemented. Presentation was the first strategy. In the implementation, this school provided an LCD in each RSBI class and all of the RSBI students had to bring laptop whenever it was needed. Indeed the facilities were not being a problem.

Presentation challenged not only students' creativity but also students' confidence to perform individually in front of audiences. Role play was the next one. Although it was a mini role play with no special preparation except the arranged group and the dialogue, it was not less motivated. As the third one, discussion was divided into two: class or group discussion. The teachers used small groups instead of big group or whole-class discussion. The next was describing things. For example in describing places, teacher showed some pictures of places then asked students to describe them. The fifth one was interview. The students were grouped in pairs. The interviewer asked to the interviewee about his family based on the family tree made previously. Then, teacher chose some pairs to perform the result of the interview. The game named game zone was the sixth strategy. In the game, the students read and spoke then wrote text. The difficulty of practicing this game was managing the time and keeping the game went well.

Based on the research findings, some suggestions were given for the betterment of the teaching and learning process. Concerning to the use of media, it is better if the teachers use some motivating and interactive media. For example in role play, students can use simple related costume and setting. For the describing thing, the teacher can use printed picture available in the PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) room. The six activities will be more attractive, challenging and fun if they are sometimes done outdoor. The last suggestion is given to other researchers. It is suggested for them to conduct the same research in deeper

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRAK

 

Tas'adina, Usriya. 2010. Strategi yang Digunakan dalam Pengajaran Speaking pada Siswa RSBI Tingkat Tujuh SMPN 5 Malang. Srkipsi, Jurusan Bahasa Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Murdibjono, M.A.

 

Kata kunci: speaking, strategy, RSBI

 

Studi ini bertujuan dalam mendeskripsikan strategi yang digunakan dalam pengajaran speaking pada siswa RSBI kelas tujuh SMPN 5 Malang. Desain studi ini adalah deskriptif kualitatif. Yang menjadi subjek penelitian adalah dua guru Bahasa Inggris kelas tujuh RSBI. Interview guru, catatan lapangan dan dokumen merupakan instrument yang digunakan untuk memperoleh data yang dibutuhkan. Kemudian, data relevan yang telah dikumpulkan dengan menggunakan instrument tersebut disatukan dan dianalisis untuk memperoleh kesimpulan akhir.

 Penemuan dari studi ini adalah sebagai berikut. Dalam pengajaran speaking siswa RSBI tingkat tujuh SMPN 5 Malang, ada enam strategi yang diterapkan. Strategi pertama adalah presentasi. Untuk presentasi, sekolah ini menyediakan sebuah LCD pada tiap kelas RSBI. Disamping itu, tiap siswa RSBI harus mempersiapkan laptop pada saat diperlukan. Dalam hal fasilitas, sekolah ini memenag tidak ada masalah. Presentasi menantang tidak hanya kreativitas tetapi juga kepercayaan diri siswa untuk tampil secara individu di depan temantemannya.

Strategi yang diterapkan selanjutnya adalah role play. Meskipun ini merupakan mini role play dengan tanpa adanya kostum dan seting khusus kecuali persiapan grup role play dan dialog yang akan dimainkan, strategi ini tidak kurang memotivasi. Sebagai strategi ketiga, diskusi dibagi menjadi dua: diskusi kelas dan grup. Guru yang bersangkutan lebih memilih diskusi dalam grup kecil dari pada grup besar. Selanjutnya adalah mendeskripsikan benda. Sebagai contoh dalam mendeskripsikan tempat, guru menunjukkan beberapa gambar tempat kemudian meminta siswa untuk mendeskripsikan gambar tempat tersebut. Strategi kelima adalah wawancara. Siswa dikelompokkan berpasangan. Penanya menanyakan kepada partnernya tentang keluarganya berdasarkan diagram keluarga yang telah dibuat sebelumnya. Pada akhirnya, guru memilih beberapa grup untuk menampilkan hasil wawancara. Game yang bernama game zone adalah strategi keenam. Dalam game ini, siswa membaca, berbicara, kemudian menulis teks. Kesulitan dalam penerapannya adalah managemen waktu dan jalannya permainan.

Berdasarkan penemuan dari penelitian, beberapa saran diberikan demi perbaikan proses belajar mengajar. Mengacu pada penggunaan media, akan lebih baik jika guru yang bersangkutan menggunakan media yang motivatif dan interaktif. Sebagai contoh dalam penerapan role play, siswa dapat menggunakan kostum dan seting sederhana yang relevan. Pada penerapan mendeskripsikan barang, guru dapat meggunakan gambar-gambar yang tersedia banyak di ruang PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) atraktif,menantang dan menarik jika kadang kala strategi pengajaran tersebut dilakukan di luar kelas. Saran terakhir ditujukan kepadapeneliti. Ini diharapkan para peneliti selanjutnya melakukan pencarian data dengan lebih mendalam.