SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

penggunan kamus dlam pemilihan makna kata yang benar sesuai dengan konteks oleh SMP 13 Malang

maya puspita mahanani

Abstrak


ABSTRAK

 

Kosakata adalah salah satu komponen bahasa yang harus dikuasai oleh siswa dalam pembelajaran bahasa. Penguasaan kosakata mendukung perkembangan dalam kemapuan bahasa terutama membaca. Permasalahan dalam kosakata juga mempengaruhi penguasaan kemampuan bahasa. Siswa kelas VIII-F SMP 13 Malang mempunyai masalah terkait penguasaan kosakata. Dalam pembelajaran awal menunjukkan bahwa siswa tidak mampu menerka makna sesuai konteks dalam sebuah teks. Penelitian ini juga menyatakan bahwa guru hanya menggunakan teknik drilling dalam pembelajaran kosakata yang membuat siswa mudah melupakan kata-kata yang sudah dipelajari. Sebagai solusi dari masalah ini, peneliti bersama guru menggunakan terkaan makna dalam konteks untuk meningkatkan kemampuan penguasaan kosakata siswa. Teknik ini membantu siswa agar mampu menerka makna dan persamaan kata yang sesuai dengan konteks. Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kolaboratif (PTK) yang diterapkan dalam satu siklus. Sasaran dari penelitian ini adalah 31 siswa dari kelas VIII-F SMP 13 Malang. Pengumpulan data dalam penilitian ini menggunakan pedoman wawancara, kuisioner, lembar penelitian, dan catatan penelitan. Setelah data dianalisis, penelitian ini dianggap berhasil karena standart keberhasilan telah dicapai. Selain itu, siswa juga mampu menerka makna dan persamaan kata baru sesuai dengan konteks bacaan. Nilai dari ujian kosakata yang dicapai oleh siswa telah menunjukkan adanya peningkatan dari 22.6% ke 77.4%. Sedangkan siswa yang mendapatkan nilai 75 atau diatasnya meningkat dari 7 siswa ke 24 siswa. Siswa juga memberikan umpan yang positif terhadap penerapan strategi. Strategi diterapkan dalam beberapa langkah; pertama, mempersiapkan teks bacaan dan kata-kata yang dipilih sebagai materi pembelajaran. Topik yang dipilih harus sesuai dengan kehidupan siswa sehari-hari. Kedua, mengajarkan siswa untuk menerka makna sesuai dengan konteks. Peneliti meminta siswa untuk membaca seluruh teks untuk menemukan inti bacaan. Setelah itu, mereka fokus pada kata yang dicetak tebal. Untuk menerka makna dari kata yang dicetak tebal, siswa harus membaca kata sebelum dan sesudah kata yng dicetak tebal. Untuk memastikan kepahaman siswa, mereka harus mengerjakan latihan soal tentang persaman dan makna kata sesuai dengan konteks dalam teks recount. Sebelum pelajaran selesai, siswa mendapatkan penjelasan dari guru tentang makna dan persamaan kata yang sesuai dengan konteks dalam teks recount. Penelitian ini mengusulkan beberapa saran untuk guru bahasa inggris dan peneliti selanjutnya. Guru dan peneliti harus mengikuti langkah-langkah dalam penerapan taksiran makna sesuai dengan konteks. Langkah-langkah yang harus dipertimbangkan adalah sebagai berikut; pemilihan bacaan dan kata serta bagaimana menerapkan strategi. Indicator tersebut akan membantu dalam mencapai hasil yang bagus dalam pembelajaran kosakata.