SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

developing tense traveler board game to teach simple past tense for tenth grade students

athifatul majiedah qurbani

Abstrak


ABSTRAK

 

Qurbani, A. M. 2017. Developing Tense Traveler Board Games to Teach Simple Past Tense for Tenth Grade Student.Sarjana’s Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: (1) Dr. Emalia IragiliatiSukarni, M. Pd (2)Francisca Maria Ivone, M. A., Ph. D.

 

Keywords: board game, supplementary medium, simple past tense, tense traveler, tenth gradeThe purpose of this study is to develop a board game modified from Monopoly to promote the students’ accuracy in simple past tense for tenth graders. The final product of this study is a set of “Tense Traveler” board game that can be used by the students and teacher for teaching and learning grammar of simple past tense activities. “Tense Traveler” board game is a modified from Monopoly board game. this game is developed based on the basic competence of tenth grade syllabus curriculum 2013.

This study is undertaken at Tunas Luhur Senior High School Paiton.The subject of this study is 27 students of tenth grade science program.This study is clasified as Research and Developmentbecause the result of this study is a product for educational purposes. The stages that are conducted in this study is adapted from Borg and Gall (1983). It was conducted in seven stages of development; (1) Need analysis, (2) Product Development, (3) Expert validator, (4) First product revision, (5) Product try out, (6) Final Product Revision, and last is (7) Final Product.

In the need analysis, it is shown that the students’ biggest problem in past tense is remembering the form of V1 and V2. Other than that, they are also longed for a new way of learning which they can play whie they learn the new language. According to the result of the teacher’s interview, the English teacher stated that the problem in teaching English is to catch the students’ attetion, that is why, a brand new media is expected to appeal and trigger the students’ interest to be active in the class. Regarding to the result of expert validation, both expert validators agree that tense Traveler is already suitable to be used as a supplementary medium. Based on the result of the try out, the whole students stated that they like the board game because they can learn english in a fun way and it helps them to understand more about simple past tense.

            Therefore, it is expected that the teacher will use Tense Traveler as a supplementary medium to promote the students’ accuracy in simple past tense for tenth grade students. For future reseachers who are motivated to developed another board game, it is expected to developed another board game with different level of subject and content.

Qurbani, A. M. 2017. Developing Tense Traveler Board Games to Teach Simple Past Tense for Tenth Grade Student.Sarjana’s Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: (1) Dr. Emalia IragiliatiSukarni, M. Pd (2) Francisca Maria Ivone, M. A., Ph. D.

 

Keywords: board game, supplementary medium, simple past tense, tense traveler, tenth grade

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan Board Game modifikasi untuk meningkatkan tingkat keakuratan siswa pada simple past tense pada kelas sepuluh sekolah menengah atas. Produk akhir dalam studi ini adalah satu set board game berjudul “Tense Traveler” yang dapat digunakan siswa dan guru untuk kegiatan belajar mengajar simple past tense.Game ini dikembangkan berdasarkan kompetensi dasar dari silabus kelas sepuluh sekolah menengah atas kurikulum 2013.

Penelitian ini dilakukan di SMA Tunas Luhur Paiton. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 27 siswa kelas sepuluh IPA. Penelitian ini diklasifikasikan sebagai penelitian dan pengembangan karena hasil dari penelitian ini adalah produk untuk tujuan pembelajaran. Tahapan tahapan yang diterapkan dalam penelitian ini diadaptasi dari Borg dan Gall (1983) yang terdiri dari tujuh langkah yakni (1) analisis kebutuhan, (2) pengembangan produk, (3) validasi ahli, (4) revisi produk pertama, (5) uji coba produk, (6) revisi produk ahir, dan yang terakhir adalah (7) produk akhir.

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, peneliti menemukan bahwa kesulitan yang dialami siswa dalam mempelajari tenses khususnya simple past tense adalah mengingat bentuk V1 dan V2. Selain itu, mereka juga menuturkan bahwa mereka ingin memiliki suasana belajar baru yang dapat mengajak mereka belajar sambil bermain di kelas. Guru juga menyebutkan bahwa sebuah media baru diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan dan motivasi siswa untuk aktif di kelas bahasa inggris. Berdasarkan hasil dari validasi ahli, kedua ahli setuju bahwa board game “Tense Traveler” sudah sesuai untuk digunakan sebagai media pembelajaran bahasa inggris. Hal ini didukung dari pernyataan siswa pada uji coba produk, bahwa board game “Tense Traveler” dapat membatntu mereka untuk dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan membuat mereka lebih mengerti tentang simple past tense.

 

Oleh karena itu, peneliti mengharapkan guru dapat menggunakan Tense Traveler sebagai media pembelajaran di kelas untuk meningkatkan ketepatan siswa kelas sepuluh pada simple past tense. Untuk peneliti slanjutnya diharapkan dapat mengembangkan produk board game yang lebih baik dengan level subjek dan konten yang berbeda.