SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH ( PROBLEM BASED LEARNING) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ESAI

Siti Nor Fatimah

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatimah,  Siti Nor. 2017. Metode Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dalam Pembelajaran Menulis Esai. Tesis, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Suyono, M.Pd, Pembimbing (II) Dr. Sunaryo, S.H, M. Hum

Pembelajaran sekarang menuntut siswa terampil berpikir kritis. Hal tersebut berkaitan dengan tuntutan dunia pendidikan yang sedang mereka hadapi dewasa ini. Keterampilan berpikir kritis bukan keterampilan yang secara otomatis diperoleh seiring perkembangan usia siswa. Keterampilan ini harus dilatih dengan memberikan stimulus agar siswa mampu mengembangkan daya pikirnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis masalah dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam menulis pada siswa. Secara khusus, tujuan umum tersebut dijabarkan sebagai berikut. (1) mendeskripsikan langkah-langkah pelaksanaan PBL untuk pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam menulis pada siswa, (2) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan metode PBL untuk pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam menulis pada siswa, (3) mendeskripsikan kendala  penerapan PBL untuk keterampilan berpikir kritis dalam menulis pada siswa dan alternatif pemecahannya, (4) mendeskripsikan hasil belajar menulis melalui metode PBL untuk keterampilan berpikir kritis pada siswa.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah hasil karangan teks menulis esai siswa. Data bersumber dari hasil menulis siswa yang dihasilkan oleh pelajar MAN 1 Malang, kelas 11. Data dikumpulkan melalui tes menulis esai dengan cara penugasan kepada siswa dalam membuat karangan yang temanya telah ditentukan oleh peneliti. Hasil tulisan siswa sesuai ejaan yang disempurnakan dengan memperhatikan kalimat bahasa Indonesia terutama kesalahan berbahasa Indonesia yang berkaitan dengan keterampian menulis yaitu, (1) kemampuan siswa menggunakan ejaan dan tanda baca, (2) kemampuan siswa menggunakan pilihan kata, (3) kemampuan siswa dalam menulis kalimat, (4) kemampuan siswa dalam membuat paragraf

 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) persiapan siswa dalam pembelajaran dan berdiskusi secara berkelompok baik, memberi sebuah problem dalam kelompok untuk menemukan permasalahan, penyebab masalah serta mengemukakan solusinya, mampu berdiskusi secara kelompok mempresentasikan didepan kelas, (2) respons siswa terhadap pengunaan pembelajaran berbasis masalah, belajar berkelompok lebih ringan, mengasah keterampilan berpikir secara kritis. (3) hambatan/kendala penggunaan metode PBL yaitu siswa kurang aktif dalam merespons diskusi, siswa kekurangan ide, siswa kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat (4) fokus penelitian tentang hasil belajar kegiatan menulis yaitu siswa mampu memahami fakta dalam pembelajaran berbasis masalah, membantu siswa bernalar dalam menulis kritis.

 

Dari hasil penelitian ini dapat disampaikan saran kepada guru, siswa dan peneliti lain: (1)  guru hendaknya memberikan motivasi kepada siswa untuk lebih percaya diri serta tidak menjatuhkan/mempermalukan siswa ketika jawaban siswa kurang tepat didepan siswa lain karena hal tersebut akan melemahkan semangat siswa dalam berpendapat secara bebas (2) guru hendaknya lebih intensif memberikan pengetahuan dan latihan menulis agar meminimalisasi kesalahan pada tulisan selanjutnya. Saran kepada siswa dari peneliti adalah (1) siswa diharafkan lebih aktif ketika diskusi sedang berlangsung agar jalannya diskusi lancar dan dapat bertukar pikir sehingga mampu menyelesaikan permasalahan tanpa hambatan (2) siswa diharafkan lebih banyak mencari informasi sebelum memulai pembelajaran sesuai topik yang akan dibahas agar mudah mendapatkan ide pada saat pembelajaran berlangsung (3) siswa diharafkan lebih sering latihan menulis/mengarang agar terbiasa dalam mengembangkan keterampilan berpikir/bernalar melalui kegiatan menulis. Kepada peneliti selanjutnya yang hendak melakukan penelitian serupa dengan penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian pengembangan kemampuan berpikir kritis agar siswa mampu mengembangkan penalaran mereka lebih baik dan lebih mudah dalam menuangkan ide pemikiran tanpa kendala. Peneliti selanjutnya dapat memanfaatkan teori yang lebih mutakhir dan mampu mengembangkan penelitian ini lebih sempurna