SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Strategi Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Komprehensif Siswa Kelas 10 di SMAN 1 Kepanjen

Siti Fadhilah

Abstrak


ABSTRAK

 

Membaca adalah salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai oleh siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Pengajaran membaca bahasa asing di Indonesia termasuk pengajaran membaca komprehensif karena tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami makna sebuah teks bacaan (Cahyono & Widiati, 2006). Beberapa siswa kelas X MIA 3 di SMAN 1 Kepanjen mengalami kesulitan dalam memahami sebuah teks bacaan dikarenakan mereka tidak mengetahui kosakata baru, struktur kalimat, dan tata bahasa yang digunakan didalam teks bacaan. Sehingga membaca menjadi hal yang sulit bagi mereka.

Guru sebagai fasilitator seharusnya mengikutsertakan siswa dalam memahami sebuah teks bacaan dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Salah satu strategi yang dapat diimplementasikan adalah strategi Think-Pair-Share (TPS). Strategi ini memiliki tiga tahap yang harus dilalui oleh para siswa: berpikir, berpasangan, berdiskusi. Pada tahap berpikir, para siswa secara individu membaca sebuah teks recount dan kemudian menjawab satu pertanyaan komprehensif. Pada tahap berpasangan, para siswa bekerja secara berpasangan untuk membandingkan jawaban/ide/pendapat mereka. Kemudian mereka harus menentukan jawaban terbaik mereka. Pada tahap berdiskusi, para siswa mendiskusikan jawaban mereka dengan seluruh siswa di kelas. Selanjutnya, mereka harus menyatakan jawaban akhir mereka secara individu. Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan membaca komprehensif dan partisipasi aktif siswa.

Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 30 siswa kelas X MIA 3 di SMAN 1 Kepanjen. Data dikumpulkan dengan menggunakan tiga instrumen penelitian: tes membaca komprehensif, lembar kerja siswa, dan lembar observasi. Penelitian ini berlangsung selama satu siklus yang terdiri atas empat pertemuan. Kriteria kesuksesan dari penelitian ini adalah adanya kenaikan pada membaca komprehensif siswa dan partisipasi aktif mereka di dalam kelas. Kenaikan dapat dilihat dari nilai tes membaca komprehensif siswa. Sedangkan partisipasi aktif siswa dapat diidentifikasi dari hasil lembar observasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca komprehensif siswa telah meningkat. Rata-rata skor tes awal dan tes akhir meningkat dari 75.8 menjadi 80.5 dengan nilai siknifikan 0,026. Dalam penelitian ini, proses belajar mengajar berlangsung dengan baik dan interaktif. Selain itu, para siswa aktif selama proses belajar.

 

Strategi TPS telah menigkatkan kemampuan membaca komprehensif siswa kelas X di SMAN 1 Kepanjen. Bagi para guru Bahasa Inggris, strategi ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengajar membaca komprehensif atau untuk keterampilan-keterampilan dalam Bahasa Inggris yang lain. Alokasi waktu perlu diatur dengan baik dalam menerapkan strategi ini. Lalu, para guru sebaiknya bisa membuat semua siswa aktif di setiap fase strategi TPS. Bagi para peneliti selanjutnya, saya menyarankan untuk menggunakan strategi ini untuk meningkatkan kemampuan membaca komprehensif siswa pada jenis teks bacaan yang berbeda, keterampilan Bahasa Inggris yang berbeda, tempat dan peserta yang berbeda pula.