SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Round Table dan Rally Coach (Studi Pada Siswa SMP Negeri 2 Sungai Raya Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat)

ningsih ningsih

Abstrak


Permasalahan yang terjadi  pada kegiatan pembelajaran di Kelas VIIIC SMP Negeri 2 Sungai Raya Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat adalah kurang aktifnya siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang berpengaruh pada motivasi belajar dan berdampak terhadap hasil belajar. Model pembelajaran kooperatif Round Table dan RallyCoach dijadikan solusi untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar  pada pembelajaran IPS.

Tujuan penelitian ini untuk (1) menganalisis peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar. Aktivitas belajar siswa yang diamati mencakup aktivitas visual, lisan, mendengarkan, menulis dan mental, (2) untuk menganalisis  peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif Round Table dan Rally Coach dilakukan tes pada setiap akhir siklus pembelajaran.

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus meliputi tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sungai Raya Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat pada siswa kelas VIII dengan Kompetensi Dasar 4 kegiatan perekonomian masyarakat.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar siswa dengan persentase 76% pada siklus I dan 89% di siklus II. Hasil belajar mengalami peningkatan yaitu 80% pada siklus I meningkat menjadi 86,67 di siklus II. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan sintak pembelajaran sangat baik yang dapat dilihat dari keterlaksanaan pembelajaran mencapai  94,20% pada siklus I dan 97,77% pada siklus II. Hasil angket respon siswa menunjukkan bahwa siswa menyenangi penerapan kedua model pembelajaran ini

Dari hasil penelitian tindakan yang telah dilakukan disarankan kepada guru dalam kegiatan pembelajaran untuk memilih model pembelajaran Round Table dan Rally Coach karena dengan menggunakan kedua model ini dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Bagi kepala sekolah disarankan untuk mengajak dan mengarahkan guru untuk menggunakan model-model pembelajaran yang dapat menghidupkan kelas sehingga kegiatan pembelajaran lebih inovatif dan berwarna. Siswa disarankan dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Round Table dan Rally Coach dapat berperan aktif dan bersungguh-sungguh sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan model pembelajaran Round Table dan Rally Coach dalam penelitian selanjutnya, karena selain dapat meningkatkan aktivitas dah hasil belajar kedua model pembelajaran ini dapat meningkatkan keterampilan  lainnya dalam kegiatan pembelajaran.