SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

A Linguistic Analysis of Pirate Language Used in the Movie Pirates of the Caribbean: At World's End

Andrei Chandra Arganata

Abstrak


ABSTRAK

Arganata, A.C. 2016. A Linguistic Analysis of Pirate Language Used in th MoviePirates of the Caribbean: At World’s End. Skripsi, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aulia Apriana, S.S., M.Pd.; (II) Evynurul Laily Zen, S.S, M.A. Kata Kunci: analisa linguistik, bahasa bajak laut, film Pirates of the Caribbean: At World's End

Bahasa bajak laut adalah sebuah variasi bahasa yang diucapkan oleh para bajak laut di dalam komunitas mereka. Choundas (2007) menyatakan bahwa bahasa adalah suatu cara komunal untuk berbicara. Itu berarti bahwa sebuah bahasa digunakan oleh suatu komunitas. Salah satu contoh bahasa komunal yang unik adalah bahasa bajak laut. Lalu, setelah diadaptasi ke dalam beberapa film, bahasa bajak laut mulai digunakan oleh orang banyak dalam percakapan seharihari. Penelitian ini bertujuan untuk mempresentasikan sebuah analisa sintaktik dan mencari tahu apa-apa saja karakteristik yang umum ditemui dari bahasa bajak laut dalam film tersebut. Penemuan dalam penelitian ini ditujukan untuk menyajikan para pembaca analisa sintaktik apa yang digunakan dalam film dan program televisi. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan penjelasan bagaimana cara mencari penemuan penelitian ini. Lalu, diharapkan bahwa penelitian ini dapat bermanfaat bagi penonton film, murid linguistik, dan peneliti selanjutnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah film Pirates of the Caribbean: At World's End karena film ini menggunakan bahasa bajak laut dalam percakapakannya. Dalam penelitian ini, peneliti adalah instrumen utama dalam pengumpulan data, analisa data, dan interpretasi data. Sementara, instrumen pendukung yang terlibat adalah komputer, akses internet, dan beberapa program pendukung untuk menonton dan menganalisa filmnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada 12 karakter linguistik yang digunakan. Mereka adalah "commands" (25.98%), "questions and replies" (20.47%), "respectful address" (13.38%), "oaths" (12.59%), "cultural Terms" (11.02%), "flourishes" (3.93%), "calls" (2.36%), "arrgh" (1.57%), "curses" (1.57%), "greetings and partings" (0.78%), "threats" (0.78%), dan juga "toast and declamation" (0.78%). Dari temuan dan diskusi yang dilakukan, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa karakter linguistik yang paling sering digunakan dalam film ini adalah "commands". Alasan utamanya adalah struktur dan fungsi sosial dari dunia bajak laut yang membutuhkan perintah dari kapten kapal. Demikian, disarankan bagi para penonton film untuk memperhatikan bahasa yang digunakan dalam film. Bagi murid-murid linguistik, mereka juga sebaiknya mempertimbangkan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang bahasa bajak laut sebagai salah satu variasi bahasa. Penelitian selanjutnya diharapkan untuk mencari data, teori, dan pendekatan sintaktik yang lebih dalam untuk menganalisa dan menemukan temuan-temuan lain yang luar biasa.