SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

"Fairies' Wheel": An Instructional Medium to Improve Speaking Skills of Junior High School Students

Astri Ratnasari

Abstrak


ABSTRACT

 

Ratnasari, Astri. 2016. “Fairies’ Wheel”: An Instructional Medium to Improve Speaking Skills of Junior High School Students. Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor :(I) Dr. E. D. Laksmi,M.Pd., (II) Fransisca Maria Ivone, M.A., Ph.D.

Keywords: instructional media, non-electronic media, speaking skill, seventh graders

The purpose of this study was to develop an instructional medium to improve the students’ speaking skills of seventh graders in SMPN 6 Malang. The instructional medium Fairies’ Wheel is a non-electronic medium that can be used for a whole class. The development of the instructional media was based on the problems occurred in the class.This study used research and development (RnD)design by Borg and Gall (1983) with the following steps; (1) needs analysis, (2)material and product development, (3) expert and teacher validation, (4) revision I, (5) product try-out, (6) revision II, and (7) producing the final product.

The needs analysis was conducted by giving the students questionnaire and interviewing the teacher. The result of needs analysis showed that there were several problems in the class, which were; the lack of media, the lack of students’ confidence while speaking English in front of the class, and the lack of vocabularies the students had while speaking. The next step was the material and product development. The materials developed for this product was based on the syllabus of Curriculum 2013, i.e. descriptive text. The medium design was similar to a foldable ferrish wheel which was packed up in a box along with the materials (the pictures and the hints). Before the product try-out, the mediumwas validated by the expertsand the outcome turned out to be good. The expertsgave some positive comments, yet there were several things which needed to be revised. After the revision, the product was tried-out tobe usedin the classroom. The tried-out was conducted in class 7.6 of SMPN 6 Malang in the second semester. The result of the try-out was good, indicated by the good speaking performance and questionnaire feedback of the students. As the step was continued by revising the product after being tried-out, the researcher then produced the final product.

The result of the study showed that the medium was appropriate and suitable to support teaching and learning process, especially for improving speaking skills for seventh graders. English teachers can also use this medium for other text types such as narrative text and procedure text. Further researchers can also develop this media to make it better regarding some of the weaknesses. In addition, the further researchers can do another research about this media on different skill such as reading or writing.

ABSTRAK

 

Ratnasari, Astri. 2016. “Fairies’ Wheel”: An Instructional Medium to Improve Speaking Skills of Junior High School Students. Skripsi, Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. E. D. Laksmi, M.Pd., (II) Fransisca Maria Ivone, M.A., Ph.D.

Kata kunci: media pembelajaran, media non-elektronik, kemampuanberbicara, siswaSMP kelas 7

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran guna meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas 7 di SMPN 6 Malang. Medium Fairies’ Wheel merupakan medium non-elektronik yang bias digunakan untuk satu kelas secara keseluruhan. Pengembangan media tersebut berdasarkan masalah-masalah yang terjadi di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan oleh Borg dan Gall (1983) yang mempunyai beberapa tahapan, yaitu: (1) perumusan masalah, (2) pengembangan materi dan produk, (3) validasi ekspertis dan guru, (4) revisi I, (5) uji coba produk, (6) revisi II, dan (7) pembuatan produk akhir.

Perumusan masalah dilakukan dengan mendistribusikan kuisioner pada siswa dan melakukan wawancara pada guru. Hasil dari perumusan masalah menunjukkan bahwa ada beberapa masalah yang terjadi di kelas, yaitu: kurangnya ketersediaan  media, kurangnya percaya diri pada siswa saat berbicara bahasa Inggris di depan kelas, dan  kurangnya kosakata saat siswa berbicara bahasa Inggris. Tahapan selanjutnya adalah pengembangan materi dan produk. Materi yang dikembangkan untuk produk ini berdasarkan silabus kurikulum 2013 tentang teks deskripsi. Sebelum diuji coba, media terlebih dahulu divalidasi oleh ekspertis,  dan hasilnya baik. Ekspertis memberikan beberapa komentar positif, tetapi juga ada beberapa hal yang perlu direvisi. Setelah produk direvisi, produk tersebut diuji coba di kelas. Hasil dari uji coba produk tersebut sudah bagus,  terindikasi dari penampilan kemampuan berbicara dan tanggapan yang  baik dari para siswa. Tahapan selanjutnya merupakan revisi produk setelah diuji coba, dilanjutkan dengan pembuatan produk akhir.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media  ini sesuai untuk digunakan membantu kegiatan belajar mengajar, terutama kemampuan berbicara,  pada siswa SMP kelas 7. Guru Bahasa Inggris dapat menggunakan media ini untuk jenis teks yang lain seperti teks naratif dan teks prosedur. Peneliti yang lain juga bias mengembangkan media ini untuk menjadi lebih baik lagi mengingat kelemahan-kelemahan media ini, dan juga melakukan penelitian lanjut tentang media ini menggunakan kemampuan yang lain seperti kemampuan membaca dan menulis.