SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

The Implementation of Group Competition Strategy Applied in Three-Phase Technique in Teaching Reading Comprehension at SMPN 10 Malang

Rinu Pamungkas

Abstrak


ABSTRACT Pamungkas, Rinu. 2009. The Implementation of Group Competition Strategy Applied in Three Phase Technique in Teaching Reading Comprehension at SMPN 10 Malang. Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Dr. Arwijati Wahyudi, DipTESL., M.Pd.

Key words: group competition strategy, three phase technique, teaching reading. Group competition strategy applied in three phase technique is one of the techniques which can be applied in teaching reading. It is considered a good technique which can make students interact actively in the class activity, especially in reading lesson. Group competition strategy is a group discussion, activity, the purpose of which is to explore the students’ understanding about a reading text, by constructing some questions. Then the questions are discussed in a kind of panel discussion in which a member of a certain group asks a question to a member of another group. It is applied in three-phase technique because the activities in group competition strategy, prior discussion, small group discussion, and panel discussion, are like the activities in three-phase technique, pre-reading activity, whilst-reading activity, and post-reading activity. Group competition strategy is expected to contribute some advantages. First, students have chances to use the language actively, because each of them has to give question to their friends and answer the question from their friends. Second, an active and more alive class with highly motivated students may happen. This study was intended to describe the implementation of group competition strategy applied in three-phase technique in teaching reading comprehension at Junior High School (SMP) level. This study is a descriptive qualitative study. The subjects of this study were thirty-nine students of SMPN 10 Malang. The instruments used to collect the data were lesson plans, research journals, records of students’ participation, questionnaires, and teacher’s instructions. All the data gained from all the instruments were collected qualitatively. The researcher then analyzed the data qualitatively in descriptive explanation. The next step done by the researcher was describing the findings. The results of this study was concluded and presented in the form of a description
The findings of this study were as follows: first, group competition strategy applied in three phase technique could be implemented well in reading class. Although it is still a new technique to be implemented in reading class, students could do all activities in group competition strategy well. Second, students could interact well during the implementation of group competition strategy, in the prior discussion, small group discussion, and panel discussion. Third, all students were actively involved in the implementation of group competition strategy. In every meeting, most students could answer correctly the constructed questions and got scores. Students tended to be active in the class because of the competition atmosphere. Each of them
ii
had the opportunity to be involved in that activity. Fourth, most students liked the implementation of group competition strategy. Students said that the process of constructing questions in the implementation of group competition strategy were neither easy nor difficult. The facilities which were provided by researcher were good. In addition, reading material given was neither easy nor difficult. Most of the students said that group competition strategy helped them to comprehend texts. Furthermore, most of them stated that group competition strategy helped them in learning reading and English. Finally, most of them said that it was really necessary to be continued in English class. Based on the result of this study, it is suggested that English teachers apply group competition strategy in reading class to encourage students to be active and more motivated in learning reading, to develop their critical thinking, and to interact well in their reading class. Furthermore, they should encourage students to speak up in English during the class. The schools are suggested to be ready with the facilities needed for group competition strategy. Finally, other researchers are suggested to use this research as a reference to do experimental research to know whether or not group competition can affect the reading ability of the students.

ABSTRACT
Pamungkas, Rinu. 2009. The Implementation of Group Competition Strategy Applied in Three Phase Technique in Teaching Reading Comprehension at SMPN 10 Malang. Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Dr. Arwijati Wahyudi, DipTESL., M.Pd.
Key words: group competition strategy, three phase technique, teaching reading.
Group competition strategy yang diterapkan dengan three-phase technique merupakan salah satu teknik pengajaran reading yang bisa diterapkan di kelas Bahasa Inggris. Teknik tersebut perlu dikembangkan untuk membuat siswa aktif di kelas Bahasa Inggris, khususnya untuk pengajaran reading. Group competition strategy merupakan suatu kegiatan diskusi yang bertujuan untuk yang menggali seberapa besar pemahaman siswa untuk memahami sebuah teks bacaan bahasa Inggris dengan cara membuat pertanyaan berdasarkan teks yang yang telah dibaca nya. Kemudian, pertanyaan tersebut didiskusikan di panel discussion dimana salah satu siswa dari suatu grup mengajukan pertanyaan yang telah dibuatnya kepada salah satu anggota grup tertentu. Group competition strategy diterapkan dengan three-phase technique karena kegiaan diskusi di group competition strategy, prior discussion, small group discussion, dan panel discussion seperti kegiatan diskusi di three-phase technique, pre-reading activity, whilst-reading activity, dan post reading activity. Group competition strategy diharapkan memberi beberapa manfaat, diantaranya semua siswa mempunyai kesempatan untuk menggunakan kemampuan bahasa Inggrisnya dengan aktif karena setiap siswa harus mengajukan pertanyaan yang telah dibuatnya di depan kelas. Selain itu, mereka juga mempunyai kesempatan untuk aktif dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh temannya. Manfaat lain dari strategi ini yaitu akan terciptanya suasana kelas Bahasa Inggris yang aktif dengan siswa yang mempunyai motivasi tinggi untuk belajar Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan group competition strategy yang diterapkan dalam three-phase technique dalam pembelajaran reading di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tiga puluh sembilan siswa kelas VIIIA SMPN 10 Malang. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), catatan partisipasi siswa, jurnal penelitian, kuesioner, dan perintah guru. Semua data diperoleh dari semua instrumen yang digunakan secara kualitatif. Peneliti kemudian mengalisis data yang diperoleh secara kualitatif, dimana peneliti menjelaskan data secara terperinci dalam penjelasan deskriptif. Langkah berikutnya adalah mendeskripsikan hasil penelitian yang di dapat. Hasil dari penelitian ini disimpulkan dan dijelaskan dalam penjelasan deskriptif.
Hasil dari penelitian ini dijelaskan sebagai berikut: pertama, group competition strategy yang diterapkan di three-phase technique dapat diterapkan dengan baik di kelas reading. Meskipun group competition strategy merupakan hal yang baru bagi siswa, mereka melakukan semua aktifitas yang ada dalam group competition strategy dengan baik. Kedua, siswa mampu berinteraksi dengan baik selama penerapan group competition strategy, mereka berinteraksi dengan temannya maupun guru dalam prior discussion, small group discussion, dan panel discussion. Ketiga, semua siswa berpartisipasi aktif dalam proses bertanya dan menjawab
pertanyaan di group competition strategy. Sebagian besar siswa mampu menjawab pertanyaan yang dibuat temannya dengan benar dan mereka mendapatkan skor dari pertanyaan yang telah mereka jawab dengan benar. Siswa cenderung untuk berpartisipasi aktif dalam kelas karena adanya atmosfir kompetisi dalam kelas. Setiap siswa mempunyai kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan di kelas. Keempat, sebagian besar siswa menyukai group competition strategy. Selain itu, siswa juga berpendapat bahwa proses membuat pertanyaan di group competition strategy tidak begitu sulit. Sedangkan, siswa berpendapat bahwa fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh peneliti sudah bagus. Begitu juga dengan teks bacaan yang diberi peneliti kepada siswa tidak begitu sulit. Sebagian besar siswa juga berpendapat bahwa group competition strategy membantu mereka dalam memahami teks bacaan. Selain itu, mereka juga berpendapat bahwa group competition strategy membantu mereka dalam belajar reading dan bahasa Inggris. Pada akhirnya, sebagian besar siswa berpendapat bahwa group competition strategy sangat perlu untuk dilanjutkan dalam kelas Bahasa Inggris.
Berdasarkan hasil temuan dari penelitian ini, guru Bahasa Inggris disarankan untuk mempertimbangkan dan menggunakan group competition strategy di kelas reading untuk memotivasi siswa berperan aktif dalam kelas, lebih termotivasi untuk belajar Bahasa Inggris meningkatkan mereka untuk belajar kritis, dan memotivasi mereka untuk bisa berinteraksi secara aktif di kelas reading. Selain itu guru diharapkan mampu memotivasi siswa untuk selalu berbicara dalam bahasa Inggris sewaktu penerapan group competition strategy. Sekolah disarankan untuk siap dengan fasilitas-fasilitas yang diperlukan untuk penerapan group competition strategy. Terakhir kalinya, peneliti-peneliti yang lain disarankan untuk
menggunakan penelitian ini sebagai acuan untuk mengadakan experimental research (penelitian eksperimen) untuk mengetahui pengaruh group competition strategy pada kemampuan reading siswa.


Teks Penuh: DOC PDF