SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Past Tense Errors in Recount Texts Written by the Ninth Graders of SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Shinta Amalia

Abstrak


ABSTRAK

 

Amalia, Shinta. 2013. Past Tense Errors in Recount Texts Written by the Ninth Graders of SMPN 1 Ngoro Mojokerto. Undergraduate Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang.    Advisor: Prof. Dr. Hj.Nur Mukminatien, M.Pd

 

Kata Kunci: kesilapan, past tense, recount text,

 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe-tipe kesilapan dalam penggunaan past tense pada recount text yang ditulis olehsiswa kelas Sembilan SMPN 1 Ngoro Mojokerto dan untuk mengetahui kemungkinan sebab-sebab terjadinya kesilapan-kesilapan tersebut.

Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kuantitatif. Berdasarkan penelitian awal, sekolah tersebut dianggap memiliki siswa yang berpotensi dalam bahasa Inggris karena bahasa Inggris diajarkan secara intensif dan dalam dua bahasa. Ada 8 kelas dari kelas 9, 3 siswa dari masing-masing kelas diambil sebagai sample dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Sumber data pada penelitian ini adalah recount text yang ditulis oleh siswa. Penelitian ini menggunakan writing task, checklist dan panduan wawancara untuk guru dan siswa. Checklist pada penelitian ini didasarkan kepada teory Dulay et al. (1982) tentang Surface strategy taxonomy yang terdiri dari kesilapan omission, addition, misformation, dan misordering, serta didasarkan pada teori Richards (1974) tentang sebab-sebab kesilapan yang terdiri overgeneralization, ignorance of rule restriction, incomplete application of rule dan false concept hypothesized. Ada empat tahap dalam analisis data yaitu  mengidentifikasi kesilapan, mengklasifikasikan kesilapan pada tabel checklist, mengevaluasi kesilapan serta tabulasi kesilapan.

Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada 87 kesilapan pada recount text yang dibuat oleh siswa. Frequency kesilapan yang ditemukan adalah 65.51 % misformation errors, 19.54 % omission errors, 14.94 % addition errors. Dari hasil analisis kemungkinan penyebab terjadinya kesilapan ada 66. 66% Ignorance of rule restriction, 18.39 % incomplete application of rule, Ada 12.64% dari false concept hypothesized dan 2.29% over generalization.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar guru memperhatikan kesulitan yang dihadapi siswa dalam penggunaan past tense dalam bahasa Inggris. Selain itu, guru sebaiknya memberikan penjelasan tentang perbedaan antara bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris, guru sebaiknya memberikan penjelasan mengenai penggunaan tenses dalam bahasa Inggris dengan mengaitkannya dengan kehidupan sekitar siswa. Guru bisa memberikan latihan-latihan berkelanjutan kepada siswa dan mendiskusikannya agar siswa tidak mengulangi kesilapan yang sama. Disarankan juga kepada siswa agar belajar lebih dalam tentang penggunaan past tense. Siswa sebaiknya meluangkan waktu untuk membaca buku grammar terkait dengan penggunaan verb tenses. Untuk penelitian lanjutan, peneliti disarankan  untuk meneliti tipe-tipe kesilapan dan faktor-faktor  yang menyebabkan kesilapan yang berbeda dengan menggunakan teknik analisis data yang berbeda pula.