SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

A Study of Pronunciation Problems in Teaching Songs at TK Aisyiyah 18 Bustanul Athfal Malang

Asmaul Chusna

Abstrak


ABSTRAK

Chusna, Asmaul. 2012. Masalah Pelafalan dalam Pengajaran Lagu yang dihadapi Guru TK di TK Aisyiyah 18 Bustanul Athfal Malang. Skripsi, Jurusan Bahasa Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Murdibjono, M.A.

Key words: masalah pelafalan, pengajaran lagu, taman kanak-kanak.

 

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang masalah yang dihadapi guru TK dalam pembelajaran lagu dengan menjawab rumusan masalah: Apa saja masalah pelafalan yang dihadapi guru TK dalam pembelajaran lagu? Apa saja masalah pelafalan yang dihadapi siswa TK dalam menyanyikan lagu? Apa saja strategi guru untuk mengatasi masalah-masalah tersebut?.

Kajian ini menggunakan model deskriptif-kualitatif karena terbatas untuk mengetahui masalah pelafalan dalam pengajaran lagu. Penelitian telah dilaksanakan di TK Aisyiyah 18 Bustanul Athfal Malang. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas A, kelas B dan kepala sekolah. Penelitian juga menggunakan angket, catatan, dan wawancara sebagai alat untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan. Semua data telah dianalisis secara deskriptif.

Berdasarkan analisis dan pengumpulan data, hasil penelitian ini dapat dideskripsikan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa masalah pelafalan  dalam pengajaran lagu yang dialami oleh guru TK terjadi pada saat melafalkan kata “h” /eItʃ/ menjadi /eIt/, “nose” /nouz/ menjadi /nuz/, “mouth” /mauθ/ menjadi /muθ/ dan  “hear” /hıə/ menjadi /hər/. dalam melafalkan stress pada kata “blessing”/'bles׀η/ menjadi /bles׀η'/ dan pada kata “Indian”/'׀nd׀ən/ menjadi /׀nd׀ən'/. Guru juga mengalami masalah pada pemilihan lagu dan tahap-tahap yang digunakan. Terlebih lagi, terdapat kesalahan tulisan fonetik dalam buku ajar dan tidak terdapat tulisan fonetik pada lagu-lagu lain. Masalah-masalah tersebut membuat guru menyanyikan lagu hanya berdasarkan perasaan dan membuat beberapa kesalahan pelafalan. Bagaimanapun juga, masalah yang dihadapi oleh guru berimbas pada murid. Pada saat itu, murid mengikuti palafalan yang dicontohkan oleh guru. Oleh karena itu, ketika guru melakukan kesalahan, murid juga mengikuti. Terlebih berdasarkan pada penelitian kelas, murid-murid hanya semangat ketika lagu-lagu tersebut menggunakan gerakan tubuh dan guu menggunakan media untuk mengajar. Selanjutnya, guru mempunyai beberapa strategi untuk mengatasi masalah dengan menggunakan media pembelajaran, mengulang-ulang dalam menyanyikan lagu, mengganti lagu dengan lagu yang sesuai untuk anak-anak, mendengarkan lagu dari berbagai sumber, dan melatih siswa untuk melafalkan dengan benar.

    Saran ditujukan kepada: guru TK Aisyiyah 18 Bustanul Athfal Malang dan peneliti selanjutnya. Disarankan kepada guru Aisyiyah 18 untuk mencari tulisan fonetik, meningkatkan pengetahuan dan lebih kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran. Dalam memilih lagu yang digunakan, guru hendaknya memiliki beberapa pertimbangan yang berhubungan dengan karateristik dan minat anak. Ahirnya, saran juga ditujukan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang berhubungan dengan masalah pelafalan yang dihadapi oleh guru dalam mengajar lagu di sekolah lain.