SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Ambigu Struktural dalam Berita Utama di Koran Jakarta Post

Silvia Rindika Puspita Andarini

Abstrak


ABSTRAK

 

Andarini, Silvia Rindika Puspita. 2012. Structural Ambiguity in the Jakarta Post Newspaper’s Headline News. S-1 Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Dr. Mirjam Anugerahwati, M.A.

 

Key Words: structural ambiguity, headline news, Jakarta Post

 

Manusia menggunakan bahasa sebagai alat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Ada dua jenis bahasa yang mereka gunakan yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan. Dalam bahasa tulisan, penulis menggunakan beberapa dokumnen tertulis untuk menyampaikan pesan kepada pembaca. Ada banyak kalimat dalam dokumen tertulis yang berpotensi ambigu dalam strukturnya sehingga pembaca kadang-kadang bingung dalam menentukan makna. Oleh karena itu, penulis ingin melakukan penelitian ini untuk menyelidiki jenis frase ambigu yang berkaitan dengan ambigu struktural yang membuat kalimat-kalimat dalam berita utama di Koran Jakarta Post berpotensi mengalami ambigu struktural dan bagaimana cara mengatasi ambigu struktural tersebut.

Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif desain karena penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan frase-frase ambigu. Sebagai data nya, penulis mengumpulkan artikel dari  berita utama di Koran Jakarta Post selama satu bulan mulai dari tanggal 1 Oktober 2011 sampai tanggal 31 Oktober 2011. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan diagram pohon.

Dalam temuannya, penulis menemukan 19 frase dalam 16 artikel yang membuat kalimat berpotensi ambigu dalam strukturnya. Dari kalimat-kalimat ambigu tersebut, terdapat  dua macam frase ambigu secara struktur yang terjadi dalam berita utama di Jakarta Post, yaitu Frase kata bendadan Frase preposisi. Kalimat ambigu dalam berita utama di Koran Jakarta Post dapat berpotensi struktural ambigu jika dipisahkan dari konteksnya. Untuk memahami makna yang benar dalam kalimat ambigu atau frase struktural, kita harus menempatkan kalimat ambigu tersebut ke dalam konteks kalimat. Namun, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengatasi kalimat ambigu struktural. Cara-cara tersebut antara lain menambahkan tanda hubung (-) atau preposisi (dari) antara kata yang diterangkan dan kata yang menerangkan, menambahkan kata ‘yang’ jika ada ambiguitas kalimat atau frase dalam frase preposisi digunakan untuk menunjukkan tentang sesuatu yang sedang dibicarakan, dan menempatkan frase preposisi pada awal kalimat untuk menjelaskan di mana kejadian itu berlangsung.

Berdasarkan temuan tersebut, terdapat beberapa saran yang ditujukan kepada, pembaca, mahasiswa dan dosen linguistik, dan peneliti selanjutnya. Para pembaca dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk memahami lebih lanjut tentang ambiguitas struktural dalam hal bagaimana mereka dapat menentukan kalimat dan frase yang ambigu struktural, dan bagaimana mereka memperjelas kalimat ambigu struktural. Selain itu, mahasiswa dan dosen  linguistik dapat  menggunakan ambigu structural sebagai subjek penelitian mereka. Ambiguitas struktural adalah salah satu fenomena menarik yang sangat penting untuk diteliti. Hal ini karena kita sering menemukan kalimat-kalimat yang berpotensi ambiguitas struktural sehari-hari melalui pidato dan dokumen tertulis.dan yang terakhir,penulis member saran bagi peneliti selanjutnya  untuk melakukan penelitian lebih detail tentang struktural ambiguitas. Disamping itu, peneliti selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini sebagai referensi dan perbandingan.