SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

The Problems of Second Grade Students of SMPN 4 Malang in Learning English and the Efforts Made to Overcome Them

Devie Nurhanifah

Abstrak


ABSTRACT

 

Nurhanifah, Devie. 2012. The Problems of Second Grade Students of SMPN 4 Malang in Learning English and the Efforts Made to Overcome Them. S-1 Thesis. English Department, State University of Malang, Advisor: Dra. Sri Widayati, M.Ed.

 

Keywords: students’ problem in learning English, efforts to overcome

 

In Indonesia, English has been decided to be the first foreign language to be taught at school. English in Indonesia is taught from elementary school till university level. In secondary school, it is taught as a compulsory subject. Students must be able to master this subject in order to pass the national examination. However, learning English is not easy. Students usually find problems in learning this subject.

The researcher conducted the research in SMPN 4 Malang, that was in class VIIIE. The researcher used to conduct her internship in this class and she found that the students had problems in learning English. It was indicated by their unsatisfactory scores in daily tests and midterm test. This study was intended to find out: (1) the problems of the second grade students of SMPN 4 Malang in learning English in general, (2) the problems of the second grade students of SMPN 4 Malang in learning listening, speaking, reading, and writing, (3) the efforts made by the students to overcome the problems, and (4) the efforts made by the teacher to help the students to overcome the problems.

The design of the study was descriptive qualitative. The subjects of the study were the students and the English teacher of class VIIIE, SMPN 4 Malang. The instruments used in the study were questionnaires, interview guide, and observation sheet.

The finding shows that almost all of the students had problems in learning English. In general, their problems were related to low motivation, bad study habit, and attitude toward learning. However, external factors, such as the classroom condition also hampered them in learning English in the classroom. Most of the students had problems in learning all English language skills. The students’ most common problems in learning listening were related to the problems in catching what is being spoken by the speaker, the speaker speed of speech, and problems related to concentration. In learning speaking, the problems were related to the problems in self confidence, pronunciation, vocabulary, and diction. In learning reading, the problems were related to the problems in understanding the main idea of the texts, problems in finding both implicit and explicit information, and problems related to the topic and the length of the texts. In learning writing, the problems were related to vocabulary, grammar, diction, spelling, and topic. In order to overcome the problems they encountered in learning English, the students made some efforts. In overcoming the problems in learning listening, their efforts were trying to make themselves accustomed to listen to English songs and to watch English movie, trying to concentrate while listening, and taking note on what the speaker said. In overcoming problems in learning speaking, their efforts were practicing to speak in English with the teacher, their friends, or family, checking in the dictionary or asking the teacher, their friends, or family whenever they did not know the English words and the pronunciation of the words they wanted to say. In overcoming the problems in learning reading, their efforts were checking in the dictionary or asking the teacher or friends whenever they find difficult words in the texts, asking the teacher if they found difficulties in understanding the texts, and practicing to read any article in English to make them accustomed to read. The efforts in overcoming problems in learning writing were learning grammar, checking in the dictionary or ask the teacher, their friends or family whenever they did not know the English words of the words they wanted to write, and practicing to write any kind of text in English, such as a diary, poem, or short story. In helping the students to overcome their problems in learning English, the teacher also made some efforts. In general, what the teacher did was to encourage the students to learn and practice more. However, the teacher could not make maximum efforts because she lacked of facilities.

Based on the finding, it is suggested that the students be aware to their problems in learning English. They should know their own problems in learning English, so that they can make some efforts to overcome their problems. The teacher is also suggested to be more concerned with the students’ problems in learning English. Some strategies are needed to help the students to overcome their problems. Other educational practitioner, such as the headmaster and the committee are suggested to concern more with the facilities that support the teaching and learning process, for instance, the condition of the classroom. Future researchers are suggested to conduct further research related to the students’ problems in learning and the solutions to overcome the problems.

 

 

 

 

ABSTRAK

 

Nurhanifah, Devie. 2012. The Problems of Second Grade Students of SMPN 4 Malang in Learning English and the Efforts Made to Overcome Them. Thesis. English Department, State University of Malang, Pembimbing: Dra. Sri Widayati, M.Ed.

 

Keyword: masalah siswa dalam mempelajari bahasa Inggris, usaha untuk mengatasi

 

Di Indonesia, bahasa Inggris telah ditetapkan sebagai bahasa asing pertama untuk diajarkan di sekolah. Bahasa Inggris diajarkan dari tingkat sekolah dasar hingga tingkat perguruan tinggi. Di sekolah menengah, bahasa Inggris diajarkan sebagai mata pelajaran wajib. Siswa harus menguasai mata pelajaran ini untuk dapat lulus ujian nasional. Akan tetapi, mempelajari bahasa Inggris tidaklah mudah. Siswa biasanya menemukan masalah-masalah dalam mempelajari mata pelajaran ini.

Peneliti melakukan penelitian ini di SMPN 4 Malang, yaitu di kelas VIIIE. Sebelumnya peneliti juga telah melakukan praktek mengajar di kelas tersebut dan menemukan bahwa siswa-siswa kelas tersebut mengalami masalah dalam mempelajari bahasa Inggris. Hal ini dapat diketahui dari hasil ulangan harian dan ujian tengah semester mereka yang kurang memuaskan. Penelitian ini dilakukan guna menemukan: (1) masalah-masalah yang dialami oleh siswa kelas delapan SMPN 4 Malang dalam mempelajari bahasa Inggris secara umum, (2) masalah-masalah yang dialami oleh siswa kelas delapan SMPN 4 Malang dalam mempelajari keterampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis, (3) usaha-usaha yang dilakukan oleh siswa untuk mengatasi masalah-masalah yang mereka hadapi dalam mempelajari bahasa inggris, dan (4) usaha-usaha yang dilakukan oleh guru untuk membantu siswa mengatasi masalah-masalah yang mereka alami dalam belajar bahasa Inggris.

Desain dari penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa dan guru bahasa Inggris kelas VIIIE, SMPN 4 Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kuisioner, pedoman wawancara, dan lembar observasi.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hampir semua siswa mengalami masalah dalam mempelajari bahasa Inggris. Secara umum, masalah yang mereka alami berkaitan dengan motivasi belajar yang rendah, kebiasaan belajar yang buruk, dan sikap terhadap belajar. Namun demikian, faktor eksternal seperti kondisi ruangan kelas juga menjadi masalah yang bagi siswa dalam mempelajari bahasa Inggris di kelas. Hampir semua siswa mengalami masalah dalam mempelajari semua keterampilan berbahasa Inggris.  Masalah yang paling umum dalam mempelajari keterampilan mendengar antara lain masalah dalam menangkap apa yang dikatakan oleh pembicara, kecepatan berbicara pembicara, dan masalah berkaiatan dengan konsentrasi. Dalam mempelajari keterampilan berbicara, masalahnya antara lain berkaitan dengan rasa percaya diri, pelafalan, kosakata, dan diksi. Dalam mempelajari keterampilan membaca, masalahnya antara lain berkaitan dengan masalah dalam menemukan ide pokok bacaan, masalah dalam menemukan informasi tersirat dan tersurat, dan masalah berkaitan dengan topik dan panjang bacaan. Dalam mempelajari keterampilan menulis, masalahnya berkaitan dengan kosakata, tata bahasa, diksi, pengejaan, dan topik. Untuk mengatasi masalah-masalah yang muncul dalam mempelajari bahasa Inggris, siswa melakukan beberapa usaha. Untuk mengatasi masalah dalam mempelajari keterampilan mendengar usaha yang dilakukan adalah membiasakan diri mendengar lagu dan menonton film dalam bahasa Inggris, berusaha berkonsentrasi saat mendengar, dan mencatat apa yang dikatakan pembicara. Untuk mengatasi masalah dalam mempelajari keterampilan berbicara, usaha mereka adalah berlatih berbicara bahasa Inggris dengan guru, teman, atau keluarga, mengecek kamus atau bertanya pada guru, teman, atau keluarga apabila mereka tidak mengetahui kata bahasa Inggris atau cara pelafalannya. Untuk mengatasi masalah dalam mempelajari keterampilan membaca, usaha mereka adalah mengecek kamus atau bertanya pada guru, teman, atau keluarga apabila mereka menemukan kata-kata sulit dari bacaan, bertanya pada guru apabila mereka kesulitan memahami bacaan, dan membiasakan diri membaca bacaan dalam bahasa Inggris. Usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah dalam mempelajari keterampilan menulis antara lain belajar tata bahasa, mengecek kamus atau bertanya pada guru, teman, atau keluarga apabila tidak mengetahui bahasa Inggris dari kata yang ingin ditulis, dan berlatih menulis dalam bahasa Inggris dalam bentuk diari, puisi, atau cerita pendek. Untuk membantu siswa mengatasi masalah mereka dalam mempelajari bahasa Inggris, guru juga melakukan beberapa usaha. Secara umum, usaha yang dilakukan oleh guru adalah untuk mendorong siswa untuk lebih belajar dan berlatih. Namun, guru tidak dapat melakukan usaha maksimal karena terhambat kurangnya fasilitas.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar siswa dapat mengetahui masalah-masalah yang mereka alami dalam mempelajari bahasa Inggris. Mereka harus mengetahui masalah yang mereka alami sendiri, sehingga mereka dapat melakukan beberapa usaha untuk mengatasi masalah tersebut. Guru juga disarankan untuk lebih memperhatikan masalah-masalah yang dialami siswa dalam mempelajari bahasa Inggris. Beberapa strategi diperlukan untuk membantu siswa dalam mengatasi masalah yang mereka hadapi. Praktisi pendidikan lainnya, seperti kepala sekolah dan komite sekolah disarankan untuk lebih memperhatikan fasilitas-fasilitas yang mendukung jalannya proses belajar mengajar, contohnya kondisi ruangan kelas. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait masalah-masalah siswa dalam belajar dan solusi untuk memecahkan masalah-masalah tersebut.