SKRIPSI Jurusan Sastra Inggris - Fakultas Sastra UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

WRITING A DIARY AS A STRATEGY TO IMPROVE THE TENTH GRADERS' ABILITY IN WRITING RECOUNT TEXTS AT SMAN 6 MALANG

Citra Hanayanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Hanayanti, Citra Siwi. 2011. Menulis Diari sebagai Strategi untuk Meningkatkan Kemampuan Kelas Sepuluh dalam Menulis Teks Recount di SMAN 6 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Harits Masduqi, S.Pd, M.Pd, M.Ed.

 

Kata Kunci: menulis diari, meningkatkan kemampuan dalam menulis teks recount

 

Berdasarkan studi pendahuluan di SMAN 6 Malang, kemampuan siswa dari siswa kelas sepuluh dalam menulis teks recount kurang memuaskan. Sebagian besar siswa mempunyai masalah dengan isi, organisasi, kosa kata, dan tata bahasa (grammar) begitu juga dengan kurangnya kepercayaan diri dalam menulis. Hasilnya dapat diketahui bahwa 65% dari 23 siswa tidak menyukai mengarang dalam bahasa Inggris. Menulis diari diusulkan sebagai sebuah strategi alternatif untuk mengatasi kesulitan siswa dalam menulis. Menulis diary menggambarkan tentang kegiatan sehari-hari siswa dan mereka membutuhkan buku pribadi untuk menulis tentang kehidupan mereka. Selain melatih siswa untuk menulis dengan baik, strategi ini dapat membangun hubungan yang lebih dekat antara siswa dengan guru (Bahasa Inggris) mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dari diari sebagai strategi ini untuk meningkatkan kemampuan dari siswa kelas sepuluh di SMA Negeri 6 Malang dalam menulis teks recount.

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari tiga kegiatan; kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan penutup. Di siklus pertama, peneliti menggunakan WH-questions untuk menuntun siswa menulis outline dari teks recount. Pada siklus kedua, peneliti memberi beberapa macam topik. Seorang rekan peneliti ditunjuk untuk mengamati perhatian siswa dan keikutsertaan siswa dengan menggunakan tabel pengamatan. Adapun instrumen-instrumen yang digunakan dalam mengambil data adalah dengan memberi tanya-jawab, kuesioner, tabel pengamatan, catatan lapangan, dan hasil kerja siswa. Adapun prosedur yang dijalankan pada penelitian ini ialah sebagai berikut. Pertama, peneliti menjelaskan dasar dari membuat outline berdarkan WHquestions, kemudian siswa mendapatkan handout berisi text dan pertanyaan. Setelah itu, siswa harus menjawab pertanyaan dan mengidentifikasi generic structure dari teks recount. Kemudian siswa menulis teks recount menggunakan WH-questions.

Berdasarkan temuan penelitian, didapatkan bahwa menulis diari dapat dengan efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks recount dan memperoleh respon positif siswa. Hal ini ditunjukan bahwa 95,66% siswa mencapai tingkat baik dalam hal ini adalah isi dan 52,2 % menjawab " saya suka" yang berhubungan dengan ketertarikan siswa dalam menulis karangan.

Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa diari sebagai kegiatan tambahan telah berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks recount. Hasil nilai dari tulisan siswa meningkat dari studi pendahuluan ke siklus 1 dan dari siklus 1 ke siklus 2. Kemudian, hasil nilai rata-rata siswa meningkat dari 63,8 pada studi pendahuluan menjadi 69,5 pada siklus 1 dan 78,91 pada siklus 2.

Sebagai kesimpulan, menulis diari dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks recount pada siswa kelas sepuluh SMA Negeri 6 Malang. Menulis diari sangat membantu untuk membangun respon positif dan ketertarikan siswa dalam belajar bahasa Inggris karena mereka dapat menulis dengan bebas tanpa ada tekanan.