SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Diskusi Panel Forum untuk Meningkatkan Kemampuan Bertanya dan Merespons Pertanyaan pada Pembelajaran Berbicara (Penelitian Tindakan Kelas di SMP Sriwedari Malang)

Retno Sulistyo Rini

Abstrak


Bertanya dan merespons pertanyaan merupakan aktivitas yang sangat penting sebagai upaya peningkatan keefektifan pembelajaran. Kemampuan bertanya dan merespons pertanyaan dapat dirangsang melalui penerapan teknik diskusi panel forum. Dengan adanya penerapan teknik diskusi panel forum, diharapkan siswa bisa berfikir kritis dan menanggapi masalah dari berbagai sudut pandang. Keberagaman sudut pandang diharapkan akan merangsang ke arah pemikiran yang kreatif.

            Tujuan penelitian ini adalah menerapkan teknik diskusi panel forum untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam bertanya dan merespon pertanyaan. Kemampuan tersebut ditingkatkan, karena siswa sebagai subjek penelitian masih memiliki kemampuan yang kurang dalam bertanya dan merespons pertanyaan di kelas.

            Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1)  kemampuan bertanya yang mencakup kemampuan menggunakan fungsi pertanyaan dan perfomansi bertanya, (2) kemampuan merespons pertanyaan yang meliputi  kelancaran merespons pertanyaan, ketepatan menyusun jawaban, ketepatan menampilkan

argumen, serta perfomansi merespons.

Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas. Sumber data berasal dari hasil penelitian pada siklus I, II, dan III.Analisis data dilakukan dengan (1) klasifikasi data penelitian, (2) pemberian kode, (3) melakukan penyekoran terhadap data hasil penelitian, dan (4) menganalisis keberhasilan tindakan berdasarkan aspek yang dinilai.

Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa dengan penerapan teknik diskusi panel forum kemampuan siswa dalam bertanya berkembang secara dinamis. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari meningkatnya kuantitas penanya diiringi dengan naik turunnya kualitas pertanyaan dari siswa pada tiap siklus. Hal ini disebabkan masalah-masalah yang kompleks terkait dengan keadaan diri siswa yang berbeda pada tiap siklus sebagai audien diskusi panel forum dan berbedanya tindakan yang dilakukan sebagai upaya perbaikan siklus sebelumnya. Sedangkan kemampuan merespons pertanyaan, yaitu (a) pada aspek kelancaran menyampaikan respons, (b) pada aspek pemilihan jenis respons, (c) pada aspek kesesuaian respons dengan pertanyaan, (d) aspek ketepatan menampilkan argumen, (e) aspek kenyaringan suara, (f) aspek keseringan melakukan regresi, dan (g) aspek kejelasan pelafalan berdasarkan hasil penelitian menunjukkan perkembangan yang dinamis pula. Hal ini terbukti dengan meningkatnya kualitas respons yang diberikan responden pada tiap siklus. Respons yang diberikan pada siklus III sudah banyak yang berkualitas, karena responden sudah memahami topik diskusi sesuai dengan perannya sebagi panelis dalam diskusi panel forum yang dilaksanakan.

Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, untuk menunjang kemampuan berbicara di kelas sebaiknya siswa lebih percaya diri untuk bertanya dan merespons pertanyaan di kelas baik pada saaat pembelajaran maupun pada saat diskusi. Selain itu, siswa sebaiknya belajar mengemukakan pertanyaan dan respon yang bersifat aplikatif (terkait dengan kehidupan sehari-hari bukan hanya bersifat tekstual), sehingga melatih kemampuan berfikir logis terhadap suatu masalah. Melalui diskusi panel forum, diharapkan siswa bisa menyikapi permasalahan dari sudut pandang yang berbeda. Adanya pemikiran yang dikotomis tersebut, diharapkan akan melatih siswa kearah pemikiran yang dinamis. Untuk guru bahasa Indonesia sebaiknya mencarikan topik yang menarik untuk didiskusikan siswa, sebagai motivasi untuk siswa dalam bertanya jawab. Selain topik yang menarik, guru sebaiknya memvariasikan teknik-teknik diskusi yang digunakan dalam pembelajan, supaya siswa bisa mengenal bermacam-macam jenis diskusi. Saran kepada peneliti yang akan melakukan penelitian lanjutan, diharapkan melakukan penelitian yang sejenis pada subjek yang dipandang masih memiliki kemampuan yang kurang dalam bertanya dan merespon pertanyaan. Teknik yang digunakan bisa disesuaikan dengan keadaan subjek atau jenjang usia subjek yang diteliti, sehingga penelitian lanjutan bisa lebih baik dan membantu siswa khususnya mengatasi masalah rendahnya kemampaun bertanya dan merespon di kelas pada saat pembelajaran.


Teks Penuh: DOC