SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Berita dengan Menggunakan Metode CIRC pada Siswa Kelas VIIIC SMP Negeri 20 Malang Tahun Pelajaran 2009/2010

Dian Kiswarini

Abstrak


ABSTRAK

 

Kiswarini, Dian. 2010. Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Berita dengan Menggunakan Metode CIRC pada Siswa Kelas VIIIC SMP Negeri 20 Malang Tahun Pelajaran 2009/2010. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing Dr. Widodo, Hs., M.Pd.

 

Kata kunci: metode CIRC, menulis, teks berita.

 

Kemampuan berbahasa meliputi empat aspek, yakni membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Keempat kemampuan tersebut sangatlah penting untuk dikuasai oleh siswa. Salah satu aspek yang diangkat dalam penelitian ini adalah aspek menulis. Kemampuan menulis sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menyampaikan ide atau gagasan melalui bahasa tulis. Kegiatan menulis dalam kehidupan sehari-hari ada bermacam-macam, salah satunya adalah menulis teks berita.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis berita dengan menggunakan metode CIRC siswa kelas VIIIC SMP Negeri 20 Malang Tahun Pelajaran 2009/2010. Secara rinci tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan: (1) kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan metode CIRC pada aspek  penulisan judul berita, (2) kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan metode CIRC pada aspek menyusun kerangka berita yang mencakup unsur 5W+1H, (3) kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan metode CIRC pada aspek penulisan teras berita , (4) kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan metode CIRC pada aspek penulisan tubuh berita , (5) kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan metode CIRC pada aspek bahasa yang digunakan, dan (6) kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan metode CIRC pada aspek penggunaan ejaan dan tanda baca.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas karena difokuskan untuk memecahkan permasalahan pembelajaran di kelas terkait dengan menulis teks berita. Pengambilan data dilakukan dalam dua siklus. Hal ini dikarenakan hasil yang didapat pada siklus I masih belum memenuhi nilai SKM. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu siswa kelas VIIIC SMP Negeri 20 Malang yang berjumlah 42 siswa. Data di peroleh dari hasil kerja siswa berupa kerangka berita dan teks berita. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar  observasi, pedoman wawancara, dan pedoman penilaian hasil belajar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CIRC dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita. Selain itu, melalui tes yang dilakukan dapat diketahui bahwa siswa kelas VIIIC SMP Negeri 20 Malang Tahun Pelajaran 2009/2010 mampu menulis teks berita dengan menggunakan metode CIRC. Hal ini dapat dilihat dari nilai akhir yang diperoleh siswa yang merupakan pengolahan jumlah skor yang diperoleh siswa dalam tiap aspek dan subaspek. Melalui nilai akhir tersebut juga dapat dilihat kategori ketuntasan belajar yang dicapai oleh siswa dalam pembelajaran menulis berita menggunakan metode CIRC.

Hasil penelitian menggambarkan kemampuan siswa dalam menulis berita menggunakan metode CIRC mengalami peningkatan yang cukup signifikan.  Standar Kelulusan Minimal (SKM) yang telah ditetapkan oleh SMP Negeri 20 Malang, yaitu 75. Adapun rincian hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pada siklus I (a) siswa yang mendapatkan nilai 80-100 dengan kategori sangat baik sebesar23,08%, (b) siswa yang mendapatkan nilai 66-79 dengan kategori baik sebesar33,33 %, (c) siswa yang mendapatkan nilai 56-65 dengan kategori cukup sebesar 28,21 %, (d) siswa yang mendapatkan nilai 40-55 dengan kategori sangat kurang sebesar15,38 %, dan (e) siswa yang mendapatkan nilai 0-39 dengan kategori gagal sebesar 0%. Pada pelaksanaan siklus II (a) siswa yang mendapatkan nilai 80-100 dengan kategori sangat baik sebesar 68,42%, (b) siswa yang mendapatkan nilai 66-79 dengan kategori baik sebesar26,32 %, (c) siswa yang mendapatkan nilai 56-65 dengan kategori cukup sebesar 2,63%, (d) siswa yang mendapatkan nilai 40-55 dengan kategori sangat kurang sebesar 2,63%, dan (e) siswa yang mendapatkan nilai 0-39 dengan kategori gagal sebesar 0%.

Kemampuan menulis teks berita dibagi dalam beberapa aspek penilaian. Uraian tentang peningkatan masing-masing aspek dari siklus I dan siklus II dapat dilihat sebagai berikut. Hasil pada pelaksanaan siklus I kemampuan menulis judul berita siswa sebesar 67,7% dan mengalami peningkatan menjadi 77,4% setelah pelaksanaan siklus II. Kemampuan menulis teks berita dari segi penyusunan kerangka berita yang mencakup unsur 5W+1H mengalami peningkatan dari 96,4% pada hasil siklus I menjadi 96,8% pada siklus II. Kemampuan menulis teks berita dari segi penulisan teras berita mengalami peningkatan dari 66,7% pada hasil siklus I menjadi 81,6% setelah pelaksanaan siklus II. Kemampuan menulis teks berita dari segi penulisan tubuh berita mengalami peningkatan dari 55,9% pada hasil siklus I menjadi 82,6% setelah pelaksanaan siklus II. Kemampuan menulis teks berita dari segi mengalami peningkatan dari bahasa yang digunakan 62,6% pada hasil siklus I menjadi 76,3% setelah pelaksanaan siklus II. Kemampuan menulis teks berita dari segi penggunaan ejaan dan tanda baca mengalami peningkatan dari 62,1% pada hasil siklus I menjadi 77,4% setelah pelaksanaan siklus II.

Mengingat pentingnya pembelajaran menulis, disarankan kepada guru Bahasa dan Sastra Indonesia untuk lebih memperhatikan kondisi siswa, sehingga strategi atau metode pembelajaran yang digunakan dan pengembangan materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan keadaan siswa. Selain itu penggunaan media yang tepat dalam pembelajaran juga dapat memudahkan guru dalam proses pembelajaran, sehingga materi yang disampaikan akan lebih mudah diterima oleh siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa metode CIRC bisa digunakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pembelajaran menulis teks berita pada kelas VIII.