SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Teknik Diskusi Jigsaw Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Malang

Putri Kumala Dewi

Abstrak


Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang harus dikuasai oleh siswa kelas VII. Salah satu keterampilan berbicara yang harus dikuasai siswa adalah keterampilan berdiskusi. Hal ini perlu karena tidak menutup kemungkinan suatu ketika siswa menghadapi suatu permasalahan yang tidak dapat dipecahkan secara individu, melainkan harus secara berkelompok. Dalam hal ini, peran diskusi sangat dominan. Salah satu teknik diskusi yang dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa, khususnya dalam forum diskusi adalah teknik diskusi jigsaw. Melalui diskusi jigsaw, siswa mempelajari terlebih dahulu bahan diskusi, mengumpulkan sebanyak-banyaknya bahan diskusi, dan siswa dikondisikan aktif mempelajari bahan diskusi, karena setiap siswa memiliki peran dan tanggung jawab untuk mempelajari bahan diskusi tersebut bersama kelompok. Dengan demikian, pengetahuan dan wawasan siswa berkembang, siswa lebih menguasai topik diskusi, sehingga kemampuan berbicara siswa dalam forum diskusi dapat ditingkatkan.

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berbicara siswa dari segi kuantitas siswa yang bertanya dan merespon, kualitas pertanyaan dan respon siswa, kelancaran mengajukan pertanyaan dan respon, keberanian bertanya dan merespon, etika bertanya dan merespon, dan bahasa.

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Sumber data berasal dari aktivitas pembelajaran berbicara siswa kelas VIIB SMPN 4 Malang dengan penerapan teknik diskusi jigsaw. Data dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga, yakni data proses, data verbal, dan data hasil. Data proses adalah data aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran. Data verbal adalah data berupa tuturan guru dan siswa dalam pembelajaran. Sedangkan data hasil berupa data pertanyaan dan respon siswa dari segi kuantitas, kualitas, kelancaran, keberanian, etika, dan bahasa. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dalam 5 langkah, yakni tahap persiapan, pengelompokkan data, analisis data, penyajian data, dan penyimpulan.

Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil bahwa (1) kemampuan berbicara siswa dari segi kuantitas siswa yang bertanya dan merespon menunjukkan peningkatan sebesar 43 % (21 siswa) dan siswa yang merespon 48 siswa, (2) Kemampuan berbicara siswa dari segi kualitas pertanyaan menunjukkan peningkatan, yaitu 8 orang membuat pertanyaan tingkat tinggi dan 1 orang membuat pertanyaan tingkat rendah. Dalam hal merespon, menunjukkan peningkatan, yaitu 2 orang dikategorikan sangat baik, 5 orang dikategorikan baik, dan 3 orang dikategorikan cukup. (3) Kemampuan berbicara siswa dari segi kelancaran bertanya menunjukkan peningkatan, yakni 5 orang dikategorikan sangat baik dan 4 orang dikategorikan baik. Dalam hal merespon, menunjukkan peningkatan, yaitu 2 orang dikategorikan sangat baik, 9 orang dikategorikan baik, dan 1 orang dikategorikan cukup. (4) Kemampuan berbicara siswa dari segi keberanian bertanya, 5 orang mencapai kualifikasi sangat baik dan 4 orang mencapai kualifikasi baik. Dalam hal merespon, 7 orang mencapai kualifikasi sangat baik dan 2 orang mencapai kualifikasi baik. (5) Dari segi etika bertanya, menunjukkan peningkatan, yaitu 7 siswa dikategorikan sangat baik dan 2 siswa dikategorikan baik. Dari segi etika merespon, 7 orang dikategorikan sangat baik dan 1 orang dikategorikan baik. (6) Dari segi bahasa bertanya, siswa menunjukkan peningkatan, yaitu seluruh siswa dikategorikan sangat baik. Dalam hal merespon, 6 orang siswa dikategorikan sangat baik dan 3 orang siswa dikategorikan baik.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi siswa untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan berbicara dalam forum diskusi dari segi kualitas pertanyaan dan respon, kelancaran, keberanian, etika, dan bahasa dengan teknik diskusi jigsaw. Bagi guru Bahasa Indonesia, diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran berbicara dengan teknik jigsaw serta dapat menggunakan teknik diskusi jigsaw pada pembelajaran berbicara yang lain. Bagi pelaksana penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengadakan penelitian pembelajaran berbicara dengan teknik diskusi jigsaw pada rumusan masalah yang berbeda. Kepada pembaca, penelitian ini dapat digunakan oleh pembaca, khususnya mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia sebagai informasi tentang Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Teknik Diskusi Jigsaw Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Malang.


Teks Penuh: DOC