SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Teknik Penceritaan Cerpen dalam Antologi Jalan Pulang dari Auschwitz

Yuliati Ely

Abstrak


RINGKASAN

Yuliati, Ely. Teknik Penceritaan Cerpen dalam Antologi Jalan Pulang dari Auschwitz. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Azizatuz Zahro’, S.Pd, M.Pd

Kata Kunci: Cerpen, teknik, latar, karakter, konflik

Penguasaan tentang teknik penceritaan ini sangat penting dikuasai terutama olehpenulis muda agar tidak terjebak dalam penceritaan yang bersifat klise. Penelitian tentang teknik penceritaan berfokus pada teknik penggarapan karakter, teknik penggarapan konflik, dan teknik penggarapan latar. Pemilihan ketiga fokus penelitian ini didasarkan atas hubungan ketergantungan ketiga aspek tersebut dalam membangun keutuhan cerita.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif. Data yang digunakan berupa narasi dan dialog yang terdapat pada cerpen karya pemenang dalam antologi cerpen Jalan Pulang dari Auschwitz. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca-catat dan studi dokumentasi dengan analisis datanya menggunakan model Miles dan Huberman.

Simpulan penelitian ini mencakup tiga hal. Pertama, teknik penggarapan karakter yang meliputi teknik ekspositori, teknik cakapan, teknik tingkah laku, teknik pikiran dan perasaan, teknik arus kesadaran, teknik reaksi tokoh, dan teknik reaksi tokoh lain. Penggambaran karakter pada cerpen dalam antologi ini banyak menggunakan teknik campuran, yakni gabungan dari beberapa teknik sekaligus untuk menggambarkan satu karakter.

Kedua, tentang teknik penggarapan konflik yang diklasifikasi menjadi tiga teknik, yakni teknik asosiasi, teknik montase, dan teknik adegan. Teknik asosiasi menggunakan dua bentuk pengembangan, yakni pengembangan dengan lompatan ingatan masa lalu dan pengembangan dengan khayalan masa depan. Teknik montase dikembangkan dengan dua bentuk pengembangan berupa pengembangan dengan perubahan latar dan pengembangan dengan peristiwa tidak logis. Sementara itu, teknik adegan dikembangkan dengan menggunakan sarana kemunculan objek, pengembangan dengan menghadirkan tokoh lain, dan pengembangan dengan perubahan karakter tokoh. Dalam penelitian ini, saran yang diberikan peneliti ditujukan kepada peneliti berikutnya untuk mengembangkan teknik penceritaan pada cerpen karya pilihan dewan juri.

Ketiga, teknik penggarapan latar yang meliputi teknik penggarapan latar waktu, tempat, dan suasana. Teknik penggarapan latar waktu menggunakan tiga bentuk pengembangan, yakni pengembangan dengan menggunakan kata keterangan waktu, pengembangan dengan kata penanda keterangan waktu, dan pengembangan dengan majas perbandingan. Teknik pengembangan latar tempat dilakukan pengarang dengan menggunakan tiga pendekatan, yakni pendekatan geografis, pendekatan historis, dan pendekatan spasial. adapun teknik pengembangan latar suasana dipilah menjadi tiga pengembangan, yakni pengembangan dengan menggunakan suasana alamiah, pengembangan dengan menggunakan suasana batiniah, dan pengembangan dengan menggunakan suasana sosial.