SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Adaptasi Lagu Berbahasa Jawa: Kreasi dan Inovasi Karya Mahasiswa Paket Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Malang

Wijaya Dwiki

Abstrak


RINGKASAN

Wijaya, Dwiki. 2019. Adaptasi Lagu Berbahasa Jawa: Kreasi dan Inovasi Karya Mahasiswa Paket Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Teguh Tri Wahyudi, S.S., M.A.

Kata Kunci: kreasi, inovasi, adaptasi lagu       

Tantangan untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan variatif merupakan tanggung jawab guru (khususnya guru atau calon guru bahasa Jawa). Salah satu bentuk tanggung jawab tersebut ialah dengan menghadirkan model pembelajaran yang menarik bagi siswa. Contoh model pembelajaran yang menarik ialah model adaptasi lagu pada pembelajaran menulis. Model adaptasi lagu merupakan model pembelajaran menulis kreatif dengan mengubah lirik lagu tanpa mengubah nada dan instrumen musiknya. Adaptasi lagu ini bertujuan untuk menyampaikan materi ataupun pesan pembelajaran secara menarik dan bervariasi. Tujuan penelitian ini ada tiga, yakni: (a) deskripsi genre lagu sumber pada hasil adaptasi lagu karya mahasiswa paket Bahasa dan Sastra Jawa UM angkatan 2015,  (b) deskripsi kreasi adaptasi lagu karya mahasiswa paket Bahasa dan Sastra Jawa UM angkatan 2015, dan (c) deskripsi inovasi adaptasi lagu karya mahasiswa paket Bahasa dan Sastra Jawa UM angkatan 2015.

Pendekatan kualitatif digunakan sebagai penjajakan terhadap suatu gejala guna terjawabnya persoalan yang menjadi minat peneliti.  Data penelitian berupa kata-kata yang terdapat pada syair atau lirik lagu adaptasi karya mahasiswa paket bahasa dan sastra Jawa Universitas Negeri Malang angkatan 2015 dikumpulkan berdasar lima tahap, yaitu:

(1) peneliti mengelompokkan genre lagu,

(2) peneliti membaca teks secara mendalam untuk direduksi sesuai kebutuhan,

(3) secara intensif peneliti menandai kata, klausa, atau bait lirik lagu yang menunjukkan adanya keasi dan inovasi adaptasi lagu,

(4) peneliti mengutip kata, klausa atau bait lirik lagu, dan

(5) peneliti mendeskripsikan kutipan kata, klausa atau bait lirik lagu. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yakni: reduksi data, penyajian data, serta penyimpulan data.

Hasil analisis dirumuskan dalam tiga hal.  Pertama, temuan lima jenis genre lagu yang digunakan sebagai sumber adaptasi lagu, meliputi (a) genre lagu populer (Indonesia dan manca), (b) genre lagu dangdut, (c) genre lagu dolanan, (d) genre lagu anak-anak, dan (e) genre lagu campursari. Kelima genre lagu tersebut tergolong populer, banyak dikenal, sering dinyanyikan dan melegenda. Kedua, kreasi adaptasi lagu muncul dalam data penelitian ini berupa kreasi struktur fisik (diksi, penggunaan bahasa figuratif, dan rima atau purwakanti) dan kreasi struktur batin (tema dan amanat atau tujuan). Ketiga, inovasi syair lagu sebagai upaya mencapai tujuan pembelajaran di temukan empat bentuk, yaitu:  inovasi pembelajaran pewayangan, inovasi pembelajaran tembang, inovasi pembelajaran pengenalan huruf Jawa, dan inovasi pembelajaran basa rinengga.

SUMMARY

Wijaya, Dwiki. 2019. Adaptation of Javanese Song: Creation and Innovation by Students of Javanese Language and Literature Package at State University of Malang. Thesis, Indonesian Literature Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisors: Teguh Tri Wahyudi, S.S., M.A.

Keyword: creation, innovation, song adaptation

The challenge to present creative, innovative and variative learning is the responsibility of the teacher (especially teacher or Javanese language teacher candidate). One form of responsibility is to present an interesting learning model for students. An example of an interesting learning model is the model of song adaptation in writing learning. The song adaptation model is a learning model of creative writing by changing song lyrics without changing the tone and musical instruments. The adaptation of this song aims to convey the material or message of learning in an interesting and varied manner. The objectives of this study are threefold: (a) description of the source song genre in the adaptation of songs from the 2015 UM Language and Literature package of UM students; c) description of innovation song adaptation by students of the Javanese Language and Literature UM package class of 2015.

A qualitative approach is used as an assessment of a symptom to answer the problem that is of interest to the researcher. Research data in the form of words contained in poetry or song lyrics adapted by students of the Javanese University of Malang language and literary package class of 2015 are collected based on five stages, namely:

(1) researchers classify song genres,

(2) researchers read the text in depth to

(3) intensively the researcher marks the words, clauses, or verses of the song lyrics that indicate the existence of song adaptation and innovation,

(4) the researcher quotes the words, song lyrics clause or verse, and

(5) the researcher describes the word quotation, clause or verse song lyrics. Data analysis is done through three stages, namely: data reduction, data presentation, and data inference.

The results of the analysis are formulated in three ways. First, the findings of five types of song genres that are used as sources of song adaptation, include (a) popular song genres (Indonesian and foreign), (b) genres of dangdut songs, (c) genre of dolanan songs, (d) genre of children's songs, and (e) the genre of campursari songs. The five genres of the song are popular, many are known, often sung and legendary. Secondly, song adaptation creations appear in this research data in the form of physical structure creations (diction, figurative language usage, and rima or purwakanti) and inner structure creations (themes and mandates or goals). Third, the innovation of song poetry as an effort to achieve learning goals was found in four forms, namely: innovation in pewayangan learning, song learning innovation, Java letter introduction learning innovations, and rinengga learning innovation.