SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Teks Editorial dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018

Yusuf Muhammad Hanif

Abstrak


RINGKASAN

Yusuf, Muhammad Hanif. 2019. Teks Editorial dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. H. Suparno.

Kata Kunci: teks editorial, metode argumentasi, tipe argumentasi

Salah satu wacana yang kental dalam perepresentasian pandangan dari media massa adalah editorial. Dalam ranah pendidikan, editorial juga menjadi salah satu kompetensi pembelajaran, tepatnya pada jenjang SMA Kelas XII Kurikulum 2013 Revisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tiga hal. Tiga hal tersebut adalah metode argumentasi dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018, pola argumentasi superstruktur dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018, dan tipe argumentasi makrostruktur dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018.

Kajian pustaka dalam penelitian ini terdiri atas

(1) Bahasa Jurnalistik,

(2) Teks Editorial,

(3) Media Massa,

(4) Sindonews, dan

(5) Analisis Wacana. Dari kajian pustaka tersebut, dibuat sebuah kerangka teori sebagai acuan bagi peneliti.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis analisis teks. Tajuk Sindonews dipilih sebagai sumber data dengan pertimbangan survei alexa.com yang menyebutkan bahwa Sindonews masuk pada urutan 12 dari 500 situs yang paling sering  dikunjungi masyarakat di Indonesia. Data dalam penelitian ini berupa untaian paragraf, untaian kalimat, dan hasil analisis metode argumentasi. Peneliti menjadi instrumen kunci dalam penelitian ini. Adapun instrumen pelengkap berupa pedoman pengambilan sumber data, pedoman pengumpulan data, dan pedoman analisis data. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian. Dalam menentukan keabsahan temuan, peneliti melakukan diskusi dengan dosen pembimbing dan teman sejawat.

Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, ditemukan sembilan metode argumentasi dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018, yaitu

(1) metode argumentasi sebab akibat  level 2,

(2) metode argumentasi deduktif  level 2,

(3) metode argumentasi induktif  level 2,

(4) metode argumentasi analogi  level 2,

(5) metode argumentasi sifat manusia level 2,

(6) metode argumentasi bobot relatif  level 2,

(7) metode argumentasi bobot relatif  level 3,

(8) metode argumentasibobot relatif  level 4, dan

(9) metode argumentasi bobot relatif  level 5.

Kedua, ditemukan sebelas pola argumentasi superstruktur dalam Tajuk Sindonews Edisi November, yaitu

(1) pola Claim – Ground,

(2) pola Ground – Claim,

(3) pola Claim – Warrant – Ground,

(4) pola Warrant – Claim – Ground,

(5) pola Warrant – Ground – Claim,

(6) pola Claim –Warrant – Backing – Ground,

(7) pola Ground – Warrant – Ground – Claim,

(8) pola Ground – Warrant – Qualifier – Claim,

(9) pola Ground – Warrant – Backing – Ground – Claim,

(10) pola Claim – Rebuttal – Warrant – Rebuttal – Warrant – Backing – Warrant – Qualifier – Ground, dan

(11) pola minus Claim atau  Ground.

Ketiga, ditemukan enam tipe argumentasi makrostruktur dalam Tajuk Sindonews Edisi November , yaitu

(1) tipe argumentasi primer versi 1,

(2) tipe argumentasi primer versi 2,

(3) tipe argumentasi primer versi 3,

(4) tipe argumentasi primer versi 4,

(5) tipe argumentasi primer versi 5, dan

(6) tipe argumentasi sekunder versi 1.

Pembahasan dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian utama, sesuai dengan rumusan masalah. Masing-masing dari ketiganya secara berturut-turut dirinci menjadi sembilan poin, sebelas poin, dan enam poin, sesuai temuan penelitian.

Berdasarkan kesimpulan, terdapat beberapa saran yang diberikan peneliti kepada pihak-pihak terkait. Pertama, bagi guru Bahasa Indonesia, disarankan dapat memperkenalkan metode argumentasi, pola argumentasi superstruktur, dan tipe argumentasi makrostruktur sebagai tambahan wawasan bagi siswa pada pembelajaran teks editorial. Selain menambah wawasan, pengenalan mengenai metode argumentasi dan pola argumentasi akan membantu siswa lebih kreatif dalam mengolah suatu berita menjadi sebuah teks editorial yang berkualitas. Kedua, bagi penulis editorial secara umum, disarankan dapat meningkatkan variasi dari metode argumentasi yang digunakan. Dengan demikian, teks editorial yang disajikan dapat lebih berkualitas, mencerdaskan pembaca, dan lebih menarik untuk dibaca. Ketiga, bagi peneliti lain disarankan dapat meneliti metode argumentasi, pola argumentasi superstruktur, dan tipe argumentasi makrostruktur pada teks editorial lain, tidak hanya teks editorial dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018. Dengan demikian, ditemukan metode argumentasi, pola argumentasi superstruktur, dan tipe argumentasi makrostruktur yang semakin bervariasi.

 

SUMMARY

Yusuf, Muhammad Hanif. 2019. The Editorial Text in Tajuk Sindonews November 2018 Edition. Thesis, Indonesian Literature Department, Faculty of Letters, Universitas Negeri Malang. Advisor: Prof. Dr. H. Suparno.

Key Words: editorial, argumentation method, argumentation pattern, argumentation type

One of discourses that has strong representation  view in mass media is the editorial text. In the education domain, it’s so reasonable if the editorial text also become one of the learning competency, that is 2013rd Revised Curriculum of Mid High School for XII Grade. This study aims at analyzing three cases. Those are the argumentation methods in Tajuk Sindonews November 2018 Edition, the superstructure argumentation patterns in Tajuk Sindonews November 2018 Edition, and the macrostructure argumentation type in Tajuk Sindonews November 2018 Edition.

Literature review in this study consist of:

(1) journalism language,

(2) editorial text,

(3) mass media,

(4) Sindonews, and

(5) discourse analysis. From the literature review, a framework theory has been made as references for the writer.

This study uses qualitative approach with text analysis genre. Tajuk Sindonews has been selected as data source because alexa.com survey explains that Sindonews enters the 12nd position  from 500 sites that most oftenly visited by Indonesian societies. The form of data in this study is paragraph series, sentence series, and argumentation method analysis result. The writer become the key instrument of this study. The form of complement instrument is data source withdrawal manual, data collect manual, and data analysis manual. The steps in this study are preparation, implementation, and completion.  The study validates discoveries by doing some discussions with university level instructors and writer’s friends from the same age.

Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, ditemukan sembilan metode argumentasi dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018, yaitu Based on data analysis, some discovery has been obtained. First, nine argumentation methods has been obtained:

(1) cause-consequence with 2nd level argumentation method,

(2) deductive with 2nd level argumentation method,

(3) inductive with 2nd level argumentation method,

(4) analogy with 2nd level argumentation method,

(5) human characteristic with 2nd level argumentation method,

(6) relative weight with 2nd level argumentation method,

(7) relative weight with 3rd  level argumentation method,

(8) relative weight with 4th level argumentation method, and

(9) relative weight with 5th level argumentation method.

Second, eleven superstructure argumentation patterns  has been obtained:

(1) Claim – Ground pattern,

(2) Ground – Claim pattern,

(3) Claim – Warrant – Ground pattern,

(4) Warrant – Claim – Ground pattern,

(5) Warrant – Ground – Claim pattern,

(6) Claim –Warrant – Backing – Ground pattern,

(7) Ground – Warrant – Ground – Claim pattern,

(8) Ground – Warrant – Qualifier – Claim pattern,

(9) Ground – Warrant – Backing – Ground – Claim pattern,

(10) Claim – Rebuttal – Warrant – Rebuttal – Warrant – Backing – Warrant – Qualifier – Ground pattern, dan

(11) Minus of Claim or Ground pattern.

Third, six macrostructure argumentation types has been obtained:

(1) 1st version of primary argumentation type,

(2) 2nd version of primary argumentation type,

(3) 3rd version of primary argumentation type,

(4) 4th version of primary argumentation type,

(5) 5th version of primary argumentation type, and

(6) 1st version of secondary argumentation type.

Discussion chapter in this study divided by three sections, based on cases of this study. Each of them detailed by nine points, eleven points, and six points, based on this study discoveries.

 

Based on conlucions, there are some advices given by writer for related sides. First, for the Indonesian teacher, they are adviced to introduce argumentation method, superstructure argumentation pattern, and macrostructure argumentation type as additional knowledge for students in editorial text learning. Besides adding knowledge, those will help them skilled on turning the news into good editorial text. Second, for commonly editorial writer, they are adviced to raise the argument argumentation methods. Therefore, the editorial texts presented by them will be better, educate the reader, and more interesting to read by public. Third, for other writers, they are adviced to study the argumentation methods, argumentation pattern, and argumentation type on other editorials, not only editorial texts in Tajuk Sindonews November 2018 Edition. Therefore, they will discover other various  argumentation methods and argumen argumentation patterns.