SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Ragam Bahasa Iklan Online Shop pada Media Sosial Instagram

Pramesti Adisti Putri

Abstrak


ABSTRAK

Pramesti, Adisti Putri. 2019. Ragam Bahasa Iklan “Online Shop” pada Media Sosial Instagram. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Martutik, M.Pd.

Kata kunci: laras bahasa, iklan online shop, media sosial instagram

Ragam bahasa adalah variasi atau laras bahasa yang digunakan oleh sekelompok pengguna bahasa menurut kesesuaiannya. Laras bahasa adalah kesesuaian antara bahasa dan fungsi pemakaian iklan online shop di instagram.Iklan online adalah salah satu bentuk komunikasi publik yang memuat pesan untuk mendorong serta membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan melalui media online. Media sosial instagram menjadi salah satu aplikasi yang diminati pebisnis untuk mempromosikan jasa atau produk yang dijual. Penggunaan media sosial instagram dianggap sebagai media yang efektif untuk menawarkan produk. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan bahasa pada media sosial instagram karena penggunaan bahasa lebih banyak didasarkan pada konvensi yang terjadi dalam masyarakat media sosial.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan

(1) bentuklaras bahasa iklan online shop dan

(2) fungsi laras bahasa iklan online shop pada media sosial instagram.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian grounded theory. Data penelitian ini berupawacana yang mendampingi gambar yang terdapat dalam instagram. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data yang dilakukan meliputi proses reduksi data yaitu identifikasi, pengodean, dan klasifikasi.Kemudian dilakukan penyajian data dalam bentuk teks naratif, penarikan kesimpulan, dan pengecekan keabsahan data.

Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut.Pertama, bentuk laras bahasa iklan yang terdapat dalam iklan online shop meliputi bentuk dasar, afiksasi, reduplikasi, pemajemukan, singkatan dan akronim, istilah, urutan kata, dan struktur kalimat. Bentuk laras bahasa iklan online shop digunakan penulis iklan sebagai pembentuk citra positif produk dan untuk menyampaikan informasi sehingga makna yang diterima konsumen sesuai dengan yang diharapkan. Kedua, fungsi laras bahasa yang terdapat dalam iklan online shop meliputi fungsi ekspresif, fungsi direktif, fungsi informasional, dan fungsi interaksional. Fungsi laras bahasa iklan merupakan upaya penulis untuk membangkitkan daya tarik mengenai produk dan memengaruhi konsumen untuk membeli produk yang dijual.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dikemukakan beberapa saran. Pertama,penulis iklan diharapkan memperhatikan secara cermat penulisan iklan, mulai dari penggunaan kata, penyusunan kalimat, hingga ketercapaian pesan yang akan disampaikan pada iklan.Kedua, konsumen diharapkan kritis dalam memahami makna atau pesan yang disampaikan dalam iklan secara cermat dan tidak terburu-buru dalam membuat keputusan untuk membeli produk. Ketiga, pendidik bahasa perlu menanamkan pentingnya memahami informasi yang disampaikan secara kritis sehingga informasi yang didapat dalam iklan dalam media sosial tak langsung ditelan secara mentah-mentah.

ABSTRACT

Pramesti, Adisti Putri. 2019. Variety Language Advertising Online Shop on Social Media Instagram. Thesis, Department of Indonesian Literature, Faculty of Literature, State Universityof Malang. Adviser: Dr. Martutik, M.Pd.

Key words: laras bahasa, advertising online shop, instagram.

Language diversity is the variation or laras bahasa of the language used by a group of language users according to suitability. Laras bahasa is alignment of language usage and function of advertising online shop on instagram. Online advertising is a form of public communication that contains the message to encourage and persuade the general public to be interested in the goods or services offered through online media. Instagram became one of the applications that business people are interested in promoting services or products sold. This study aims to describe

(1) the form of laras bahasa online shop advertising and

(2) the function of laras bahasa online shop  advertising on instagram.

This study used a qualitative approach with grounded theory study. This research data in the form of discourse that accompany the pictures contained in the instagram. The process of data collection was done by using the documentation. The data analysis was conducted on data reduction process is the identification, coding, and classification. Then the data is presented in the form of narrative text, drawing conclusions, and checking the validity of the data.

Based on the data analysis, the result of the study as follows. First, the form of laras bahasa contained in the online shop include basic shapes, affixation, reduplication, compounding, abbreviations and acronyms, as well as special names,include word order, and sentence structure. The form of laras bahasa online shop advertising used copywriters as forming a positive image of the product and to convey information so that the consumer accepted meaning as expected. Second, the function of laras bahasa contained in the online shop advertising  include expressive function, the function of the directive, the functions informasional, and interaksional function. The function of laras bahasaof the ad is an attempt to evoke the allure authors regarding products and influence consumers to buy products that are sold.

Based on the results of this research, known some suggestions. First, the author of the ad is expected to heed carefully writing ads, ranging from the use of the word, arranging of a sentence, to the achievement of a message that will be delivered on an ad. Second, consumers are expected to understand the meaning or message delivered in ads carefully and do not rush in making a decision to purchase the product. Third, the language educators need to instill the importance of understanding the information presented critically so that information obtained in ads in social media not directly ingested in raw.