SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

POLA PENGEMBANGAN ISPola Pengembangan Isi dan Pola Pengungkapan Imaji dalam Teks Puisi Karya Siswa Kelas VIII SMP Negeri 21 MalangI DAN POLA PENGUNGKAPAN IMAJI DALAM TEKS PUISI KARYA SISWA KELAS VIII SMP

ANIS KHOIRUN NISA

Abstrak


Kata Kunci: menulis teks puisi, pola pengembangan isi, pola pengungkapan imaji

Menulis teks puisi merupakan salah satu keterampilan bersastra yang harus dikuasai oleh siswa di tingkat SMP/MTs pada matapelajaran bahasa Indonesia. Teks puisi merupakan salah satu jenis teks yang terdapat dalam kompetensi dasar yang diajarkan di kelas VIII SMP/MTs. Menurut Waluyo (2003:1), teks puisi merupakan karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi rima dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata imajinatif. Melalui kegiatan menulis teks puisi, diharapkan siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Malang tahun pelajaran 2018/2019 dapat mengembangkan isi teks puisi dan dapat mengungkapkan imaji dalam teks puisi. Fokus penelitian ini ada dua, yaitu mendeskripsikan

(1) pola pengembangan isi, dan

(2) pola pengungkapan imaji dalam teks puisi karya siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Malang.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini yaitu teks puisi karya siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Malang. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes menulis teks puisi. Instrumen penelitian menggunakan perintah menulis puisi berupa petunjuk menulis teks puisi. Instrumen identifikasi data berupa panduan identifikasi data pola pengembangan isi dan pola pengungkapan imaji dalam teks puisi karya siswa. Teknik analisis data yang dilakukan adalah menyeleksi teks puisi sesuai kriteria kelayakan teks puisi karya siswa, penyajian data berupa pola pengembangan isi dan pola pengungkapan imaji dalam teks puisi karya siswa, dan penarikan kesimpulan berupa tiga pola pengembangan isi, dan tiga pola pengungkapan imaji.

Berdasarkan paparan data dan pembahasan, diperoleh dua kesimpulan. Pertama, dalam teks puisi karya siswa, ditemukan tiga pola pengembangan isi: deskriptif-ekspresif, deskriptif-sugestif, dan ekspresif-sugestif. Pola deskriptif-ekspresif memiliki empat variasi yaitu, variasi D-E (variasi yang banyak digunakan oleh siswa, 10 dari 30 teks puisi), variasi D-E-D-E, variasi D-E-D-E-D, dan variasi E-D-E. Pola deskriptif-sugestif memiliki tiga variasi yaitu variasi D-S (variasi yang banyak digunakan oleh siswa, 8 dari 30 teks puisi), variasi D-S-D-S, dan variasi D-S-D. Pola ekspresif-sugestif memiliki tiga variasi yaitu variasi E-S (variasi yang banyak digunakan oleh siswa, 3 dari 30 teks puisi), variasi E-S-E-S, dan variasi S-E-S.

Kedua, dalam teks puisi karya siswa ditemukan tiga pola pengungkapan imaji: imaji visual, imaji auditif, dan imaji taktil yang ketiganya memiliki variasi langsung dan tidak langsung dengan frekuensi yang berbeda. Pola pengungkapan imaji visual memiliki dua variasi, yaitu variasi langsung sebanyak 70 data dan variasi tidak langsung sebanyak 47 data. Pola pengungkapan imaji auditif memiliki dua variasi, yaitu variasi langsung sebanyak 8 data dan variasi tidak langsung sebanyak 17 data. Pola pengungkapan imaji taktil memiliki dua variasi, yaitu variasi langsung sebanyak 32 data dan variasi tidak langsung sebanyak 17 data.

 

Berdasarkan kesimpulan penelitian, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia untuk mengasah kreativitas siswa dengan melatih teknik mengungkapkan imaji secara bervariasi (imaji visual, imaji auditif, imaji taktil) serta melatih teknik mengembangkan isi ekspresif sugestif agar teks puisi karya siswa lebih kaya secara estetis. Saran kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti hubungan pola pengembangan isi dan pola pengungkapan imaji terhadap kemampuan menulis teks puisi siswa, atau membandingkan pola pengembangan isi dan pola pengungkapan imaji dalam teks puisi karya siswa SMP dan teks puisi karya siswa SMA.