SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KESULITAN BELAJAR MENULIS NASKAH DRAMA SATU BABAK KARYA MAHASISWA JURUSAN SATRA INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

BELLA WAHYU WIJAYANTI

Abstrak


Proses menulis naskah drama merupakan keterampilan yang membutuhkan ketekunan, artinya tidak ada seorangpun yang dapat menulis naskah drama secara instan untuk menghasilkan tulisan sempurna. Hal tersebut dikarenakan menulis merupakan aktivitas yang rumit dan kompleks. Rumit karena menulis melibatkan berbagai faktor, seperti perhatian, minat, kemampuan berbahasa, intelegensi, dan motivasi. Sementara itu, kompleks dikarenakan faktor-faktor tersebut saling berkaitan dan menunjang keterampilan seseorang dalam menulis. Tujuan penelitian ini ada tiga, yakni:

(a) mendeskripsikan jenis kesulitan belajar menulis naskah drama,

(b) mendeskripsikan faktor/sumber kesulitan belajar menulis naskah drama, dan

(c) mendeskripsikan dampak kesulitan belajar menulis naskah drama.

Pendekatan kualitatif digunakan untuk melakukan penjajakan terhadap suatu gejala guna menjawab persoalan yang menjadi minat peneliti.  Data yang digunakan ada dua jenis, yakni data berupa informasi  kesulitan belajar menulis naskah drama yang diperoleh melalui penyebaran angket kepada 15 mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UM angkatan 2015, serta data berupa dialog dan deskripsi yang mencerminkan kesulitan belajar menulis naskah drama dari 62 naskah drama karya mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UM angkatan 2015 offering A dan AA. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yakni: reduksi data, kategorisasi data dan sintesisasi data, serta penyimpulan data.

 

Hasil analisis menunjukkan tiga hal.  Pertama, jenis kesulitan belajar yang muncul ada enam, yakni: kesulitan mengembangkan tema, kesulitan menentukan dan menggambarkan karakter tokoh, kesulitan mengembangkan konflik, kesulitan mengembangkan alur, kesulitan menggambarkan latar, serta kesulitan menggarap dialog sebagai jenis kesulitan yang paling dominan.  Kedua, faktor/sumber dari kesulitan belajar menulis naskah drama ada empat, yakni: faktor sikap, faktor minat, faktor pengetahuan, dan faktor keterampilan menulis yang mendominasi munculnya kesulitan belajar menulis naskah drama.  Ketiga, dampak kesulitan belajar menulis naskah drama ada lima, yakni: alur kurang padu, dialog kurang hidup, pesan kurang tersampaikan, suasana/fokus cerita terganggu, dan adegan kurang berkembang sebagai dampak yang paling dominan.