SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Bentukan Verba dalam Teks Cerpen Karya Siswa Kelas XI SMK Negeri 2 Malang

Diah Eka Octaviani

Abstrak


ABSTRAK

Octaviani, Diah Eka. 2017. Bentukan Verba dalam Teks Cerpen Karya Siswa Kelas XI SMK Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Bahasa Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Suparno.

 

Kata Kunci: bentukan verba, teks cerpen

 

   Kata merupakan salah satu unsur penting dalam penggunaan bahasa, salah satunya pada proses pembuatan karya tulis. Ada banyak ragam kelas kata dalam bahasa Indonesia, salah satunya kata kerja. Kata kerja yang mengalami proses morfologis mempunyai potensi memperkaya perbendaharaan kata bahasa Indonesia. Pembentukan kata kerja melalui proses morfologis mengalami perubahan yang berbeda-beda sesuai dengan morfem yang mengikuti. Teks cerpen merupakan karya fiksi berbentuk prosa naratif fiktif yang menceritakan tentang kehidupan manusia. Fokus penelitian ini ialah bentukan verba dalam teks cerpen karya siswa XI SMK Negeri 2 Malang. Bentukan verba dalam teks cerpen difokuskan pada tiga aspek, yaitu (1) afiksasi, (2) reduplikasi, dan (3) pemajemukan.

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 2 Malang. Data penelitian ini ialah data segmentatif berupa penggalan-penggalan teks cerpen yang mengambarkan bentukan verba dengan afiksasi, reduplikasi, dan pemajemukan. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui penugasan menulis teks cerpen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa instrumen kunci dan pelengkap. Instrumen kunci adalah peneliti sendiri, sedangkan instrumen pelengkap berupa instrumen pengumpulan data. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tiga tahap reduksi, penyajian data, dan penyimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dalam penelitian ini dilakukan melalui diskusi dengan ahli dan teman sejawat. Tahap-tahap yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri atas tujuh tahap, yaitu studi pendahuluan, penentuan masalah peneliti, perancangan peneliti, pengumpulan data, analisis data, rumusan hasil, dan penulisan laporan.

Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, bentukan verba dengan afiksasi terdiri dari prefiks meN-, ber-, di-, ter-, serta konfiks ber-an, di-kan, meN-i, meN-kan, dan memper-kan. Bentukan verba dengan afiks meN- lebih dominan dalam teks cerpen karya siswa. Bentukan verba dengan afiksasi mengalami proses pembentukan kata dari bentuk asal dan bentuk dasar, mengalami perpindahan kategori kata berupa kata kerja, kata benda, dan kata sifat menjadi kata kerja setelah mendapat afiks pada bentuk dasar atau bentuk asal, mengalami proses morfofonemik berupa perubahan fonem dan penghilangan fonem, serta bentukan verba dengan afiksasi memiliki makna yang berbeda-beda sesuai dengan imbuhan yang melekat pada bentuk dasar. Kata kerja paling banyak ditemukan berupa kata kerja perbuatan (aksi). Kedua, bentukan verba dengan proses reduplikasi yang terdapat dalam teks cerpen berupa kata ulang sebagian dan kata ulang berubah bunyi. Bentukan verba dengan reduplikasi mengalami proses pembentukan kata dari bentuk asal dan bentuk dasar, mengalami perpindahan kategori kata berupa kata kerja dan kata benda menjadi kata kerja setelah mendapat afiks dan pengulangan pada bentuk dasar. Bentukan verba dengan reduplikasi mengalami proses morfofonemik berupa penghilangan fonem, serta bentukan verba dengan reduplikasi memiliki makna yang berbeda-beda sesuai dengan imbuhan yang melekat pada bentuk dasar. Ketiga, bentukan verba dengan pemajemukan mengalami proses pembentukan kata dari gabungan bentuk bebas dengan bentuk bebas. Bentukan verba dengan pemajemukan berkategori kata kerja, dan bentukan verba dengan pemajemukan memiliki makna yang berbeda-beda sesuai dengan imbuhan yang melekat pada bentuk dasar. 

Berdasarkan hasil penelitian, dikemukakan dua saran. Pertama, saran bagi guru Bahasa Indonesia agar memantapkan materi pembelajaran terutama mengenai bentukan verba dan menyusun latihan-latihan bahan ajar lebih bervariasi. Kedua, kepada peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitiannya secara lebih menyeluruh seperti pembentukan verba dari ilmu sintaksis dan meneliti tentang bentukan verba dengan subjek lain yang masih termasuk kalangan akademik.

                 ABSTRACT

 

Eka Octaviani, Diah. 2017. Verb Formation Used in Short Story Texts Made by the 11th Graders of Vocational High School 2 Malang. Thesis, Departemnt of Indonesian Language, Faculty of Literature, State University of Malang. Supervisor: Prof. Dr. Suparno.

 

Keywords: verb formation, short story text

 

             Word is one of the important elements in the use of language, one of them in the process of making the paper. There are many different word classes in Indonesian, for example verbs. Verbs that experience morphological processes have the potential to enrich the Indonesian vocabulary. The formation of verbs through morphological processes undergoes varying changes according to the following morphemes. Short story text is a work of fiction in the form of fictitious narrative prose that tells about a particular event human. The focus of this research is the formation of verbs in the short story text made by the 11th graders of vocational high school 2 malang. The formation of verbs in the short story text focused on three aspects, that is (1) affixasi, (2) reduplication, and (3) compounding.          This research is done with qualitative approach and descriptive research type. The research was conducted in SMK Negeri 2 Malang. The data of this research is segmentative data in the form of short story fragments that describe the formation of verbs with affixation, reduplication, and compounding. The data collection procedure is done through writing short story writing assignments. Instruments used in this research are key and complementary instruments. The key instrument is the researcher himself, while the complementary instrument is a data collection instrument. Data analysis in this study includes three stages of reduction, data presentation, and inference. Checking the validity of the findings in this study was conducted through discussions with experts and peers. The stages performed in this research consists of seven stages, namely preliminary studies, determining the problem researchers, designing.          Based on data analysis, the following research results are obtained. First, those verb formation contains verb with prefixes meN-, ter-, ber-, and di- and verb with confixes ber-an, di-kan, meN-i, meN-kan, and memper-kan. The formation of verbs with the affixes meN- more than dominant of short story texts. The formation of verbs with affixation undergoes the process of forming the word from the form of origin and the basic form, experiencing the movement of word categories in the form of verbs, nouns, and adjectives into verbs after getting affixes on the basic form or form of origin, experiencing the morphophonemic process of phoneme changes , phoneme addition, and phoneme removal, as well as the formation of verbs with affixation have different meanings according to the affixes attached to the basic form. Most verbs are found in the form of action verbs (action). Second, the formation of verbs with the process of reduplication contained in the short story text in the form of partial re-word and repeating sounds. The formation of verbs with reduplication undergoes the process of forming the word from the original form and the basic form, experiencing the movement of word categories in the form of verbs and nouns into verbs after obtaining affixes and repetitions on the basic form. The formation of verbs with reduplication undergoes a morphophonemic process in the form of phoneme removal, as well as the formation of verbs with reduplication having different meanings in accordance with the affixes attached to the basic form. Third, the formation of verbs with compounding process of forming the word from the free form combined with the free form. The formation of verbs with compound categorized verbs, and the formation of verbs with compounding have different meanings according to the affixes attached to the basic form.                    Based on the results of the study, two suggestions are presented. First, suggestions for Indonesian teachers to strengthen learning materials, especially on the formation of verbs and compose the instructional materials are more varied. Second, to further researchers to develop more thorough research such as the formation of verbs from the science of syntax and research on the formation of verbs with other subjects that still include academics.