SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NEGOSIASI PADA SISWA KELAS X MIPA 5 SMAN 2 MALANG MELALUI MEDIA KARTU GAMBAR BERSERI

WEGA NUR FITRI HANDAYANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Handayani, Wega Nur Fitri. 2017. Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Negosiasi Pada Siswa Kelas X MIPA 5 SMAN 2 Malang Melalui Media Kartu Gambar Berseri. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs.PideksoAdi, M.Pd.

 

Kata kunci: menulis, teks negosiasi, media, kartu gambar berseri

Media merupakan alat bantu yang digunakan oleh guru dalam suatu proses pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan media yang efektif dan efisien dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Salah satu media yang dapat digunakan adalah media kartu gambar berseri. Media kartu gambar berseri merupakan gambar datar yang berisi lima buah kartu gambar yang jika diurutkan akan membentuk sebuah rangkaian cerita. Suatu gambar atau seri gambar dapat dijadikan bahan menyusun paragraf. Penggunaan media kartu gambar berseri dapat membantu siswa untuk memusatkan perhatian terhadap materi yang disampaikan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil menulis teks negosiasi melalui media kartu gambar berseri pada siswa kelas X MIPA 5 SMAN 2 Malang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan melalui dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 5 SMAN 2 Malang berjumlah 34 siswa. Penelitian ini berguna untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran menulis teks negosiasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan tahapan penelitian, yakni pada tahap perencanaan menggunakan teknik wawancara. Pada tahap pelaksanaan menggunakan teknik tes. Pada tahap pengamatan mengunakan teknik observasi dan dokumentasi. Pada tahap refleksi menggunakan teknik wawancara dan angket. Analisis data pada dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif, sedangkan hasil belajar siswa dianalisis dengan cara mengumpulkan hasil menulis teks negosiasi melalui media kartu gambar berseri, mengoreksi, dan menentukan skor berdasarkan rubrik penilaian.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut diketahui bahwa penggunaan kartu gambar berseri ini dapat meningkatkan proses dan hasil menulis teks negosiasi siswa. Peningkatan tersebut dilihat dari peningkatan proses dan hasil menulis teks negosiasi melalui media kartu gambar berseri. Pada pratindakan, dari segi proses, siswa tampak kurang aktif dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Sedangkan pada segi hasil, masih terdapat 22 siswa yang nilai menulis teks negosiasinya di bawah KKM. Pada siklus I, dari segi peningkatan proses, siswa telah mampu menuliskan kerangka teks negosiasi sesuai dengan media kartu gambar berseri dengan baik. Selain itu, sikap siswa selama proses pembelajaran menulis teks negosiasi juga mengalami peningkatan. Aspek-aspek sikap siswa tersebut meliputi aspek keaktifan, kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan percaya diri. Dari segi hasil, sudah banyak siswa yang nilai menulis teks negosiasinya sudah mencapai KKM, yakni sebanyak 31 siswa. Sedangkan yang belum memenuhi KKM, sebanyak 3 siswa. Pada siklus II, dari segi peningkatan proses, siswa telah mampu menuliskan kerangka teks negosiasi sesuai dengan media kartu gambar berseri dengan lebih baik. Selain itu, sikap siswa selama proses pembelajaran menulis teks negosiasi juga mengalami peningkatan. Aspek-aspek sikap siswa tersebut mengalami peningkatan yang signifikan. Hampir seluruh siswa telah memberikan respon positif selama mengikuti pembelajaran. Respons siswa ini didapatkan dari angket yang berisi beberapa peryantaan terkait dengan pembelajaran menulis teks negosiasi melalui media kartu gambar berseri . Selama proses pembelajaran, siswa terlihat lebih antusias dan turut berpartisipasi aktif. Siswa juga sudah bias mengerjakan tugas secara mandiri dan menyelesaikan tugas tepat waktu. Dari segi hasil, nilai menulis teks negosiasi semua siswa sudah mencapai KKM.

 

Peningkatan hasil menulis teks negosiasi melaui media kartu gambar berseri dapat dilihat dari 6 aspek, yaitu (1) kemenarikan judul (KJD); (2) isi teks negosiasi (ITN), yang meliputi orientasi (OR), pengajuan (PGJ), penawaran (PNW), persetujuan (PST), dan penutup (PTP); (3) tokoh/partisipan (TK); (4) latar (LT); (5) alur (AL); dan (6) kemampuan menulis ejaan dan tanda baca (ETB). Pada siklus I, diketahui bahwa siswa yang masuk kedalam kategori baik sebanyak 27 siswa, 4 siswa berkategori cukup, dan 3 siswa berkategori kurang. Artinya, sebanyak 31 siswa sudah mencapai KKM dan sebanyak 3 siswa dinyatakan belum mencapai KKM. Pada siklus II, diketahui bahwa siswa yang masuk dalam kategori sangat baik sebanyak 14 siswa, 13 siswa berkategori baik, dan 1 siswa berkategori cukup. Nilai rata-rata kelas X MIPA 5 mengalami peningkatan. Pada pratindakan nilai rata-rata siswa yaitu 70,38. Kemudian, siklus I nilai rata-ratanya yaitu 83,27, sedangkan pada siklus II yaitu 87,19. Artinya, sebanyak 34 siswa sudah mencapai KKM.