SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Bahasa Tabu dalam Kumpulan Naskah Drama “Mengapa Kau Culik Anak Kami?” karya Seno Gumira Ajidarma.

Irwan Ahmad Rozaki

Abstrak


ABSTRAK

 

Rozaki, Irwan Ahmad. 2017. Bahasa Tabu dalam Kumpulan Naskah Drama “Mengapa Kau Culik Anak Kami?” karya Seno Gumira Ajidarma. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Nita Widiati, M. Pd.

 

Kata Kunci: bahasa tabu, naskah drama, orde baru, sosiopsikologis

 

            Drama merupakan karya sastra yang paling dekat dengan kehidupan manusia. Replika dari kehidupan nyata manusia yang mengandung konflik dituangkan ke dalam naskah drama. Unsur-unsur yang terdapat pada drama merupakan bentuk kehidupan manusia yang diwujudkan oleh penulis dalam naskah drama. Penulis naskah drama tidak jarang mengabaikan aturan-aturan yang ada dalam tata bahasa baku. Seperti halnya penggunaan bahasa tabu, bahasa tabu digunakan oleh penulis untuk memudahkan maksud dan tujuan dari cerita yang ditulis. 

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bahasa tabu karena takut, (2) mendeskripsikan bahasa tabu karena menginginkan kehalusan kata, (3) dan mendeskripsikan bahasa tabu karena ingin dikatakan sopan dalam kumpulan naskah drama Mengapa Kau Culik Anak Kami?.

            Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiopsikologis dan menggunakan studi dokumen sebagai objek yang digunakan untuk penelitian. Sumber data penelitian ini adalah buku kumpulan naskah drama Mengapa Kau Culik Anak Kami?. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa monolog, dialog, prolog, dan epilog yang mengandung tujuan penelitian. Instrumen dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung laiannya, berupa tabel kodifikasi data dan tabel analisis data. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Proses menganalisis data dimulai dari membaca secara intensif, mengklasifikan data-data, memberikan kodifikasi, dan menganalisis dengan menggunakan teori-teori yang ada.

            Hasil penelitian ini berupa kata-kata maupun bahasa yang mengandung bahasa tabu dalam kumpulan naskah drama ini. Bahasa tabu karena takut banyak ditemukan karena adanya ancaman, sedangkan pada tabu karena menginginkan kehalusan kata banyak ditemukan karena nama-nama tindakan kriminal. Pada tabu karena ingin dikatakan sopan banyak ditemukan karena makian.

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh tiga simpulan sejalan dengan tujuan penelitian sebagai berikut.  Pertama, pada kumpulan naskah drama Mengapa Kau Culik Anak Kami? kata-kata yang mengandung tabu karena takut terdapat banyaknya ungkapan karena sesuatu yang menakutkan dan hanya sedikit pada penyebutan nama tuhan.

Kedua, tabu karena menginginkan kehalusan kata pada kumpulan naskah drama ini banyak didominasi dengan ungkapan nama-nama tindakan kriminal, sedangkan hanya sedikit ungkapan nama-nama cacat fisik dan mental.

Ketiga, tabu karena ingin dikatakan sopan pada kumpulan naskah drama ini banyaknya diungkapkan makian, sedangkan jarang ditemukan pada bagian dan fungsi tubuh.