SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Penanda Kohesi dalam Teks Berita Karya Siswa Kelas XII SMK Negeri 2 Malang

Della Yora Devita

Abstrak


ABSTRAK

 

Devita, Della Yora. 2017. Penggunaan Penanda Kohesi dalam Teks Berita Karya Siswa Kelas XII SMK Negeri 2 Malang. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Martutik, M.Pd.

 

Kata Kunci:  penanda kohesi, penanda kohesi gramatikal, penanda kohesi leksikal, teks berita

  Salah satu kompetensi berbahasa yang terdapat dalam kurikulum 2013 adalah keterampilan menulis. Keterampilan menulis pada jenjang Sekolah Menengah Atas kelas XII dapat diaplikasikan dalam materi yang berbeda-beda, salah satunya adalah teks berita. Menulis teks berita bertujuan untuk melatih siswa menyajikan sebuah peristiwa ke dalam sebuah teks. Dalam menulis teks berita, peserta didik harus memperhatikan hubungan antarbagian dalam teks. Alat yang digunakan untuk menghubungkan antarbagian dalam teks adalah penanda kohesi. Siswa perlu memperhatikan penggunaan penanda kohesi agar teks berita menjadi wacana yang utuh dan padu. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan penanda kohesi gramatikal dan leksikal dalam teks berita karya siswa kelas XII SMK Negeri 2 Malang.

Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian ini adalah deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa penanda kohesi gramatikal dan leksikal pada teks berita karya siswa kelas XII SMK Negeri 2 Malang.Sumber data pada penelitian ini adalah dokumen teks berita karya siswa Kelas XII Jurusan Perawat Sosial SMK Negeri 2 Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi. Dokumen teks berita karya siswa direduksi berdasarkan panduan studi dokumentasi. Data yang telah direduksi kemudian dikodifikasi dan dianalisis ke dalam tabel analisis data.

Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, penggunaan penanda kohesi gramatikal yang ditemukan dalam teks berita karya siswa dikelompokkan menjadi 3, yaitu berupa penanda gramatikal jenis referensi, substitusi dan konjungsi.Penggunaan penanda kohesi referensi yang ditemukan berupa referensi persona dan demonstrativa yang digunakan secara kurang tepat karena tidak sesuai dengan fungsinya. Penggunaan penanda kohesi substitusi yang ditemukan berupa substitusi nomina yang sudah digunakan secara tepat. Selain itu, penggunaan penanda kohesi konjungsi yang ditemukan terdapat penggunaan konjungsi yang kurang tepat berupa konjungsi aditif, pertentangan, alternatif, temporal, konsesi, dan komparatif karena tidak sesuai dengan fungsinya dan tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.  Kedua, Penanda kohesi leksikal yang ditemukan dalam teks berita karya siswa dikelompokkan menjadi 2, yaitu penanda kohesi leksikal jenis repetisi berupa reiterasi repetisi dan kehiponimian yang telah digunakan secara tepat, sedangkan penanda kohesi leksikal jenis kolokasi yang ditemukan sudah digunakan secara tepat pula.

Dari hasil penelitian yang diperoleh, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Pertama, berdasarkan penggunaannya, terdapat penggunaan penanda kohesi gramatikal yang kurang tepat dalam teks berita karya siswa, yaitu penggunaan penanda kohesi gramatikal jenis referensi dan konjungsi serta penanda kohesi substitusi yang digunakan secara tepat. Kedua, tidak terdapat penggunaan penanda kohesi leksikal yang kurang tepat dalam teks berita karya siswa.

 

Saran dalam penelitian ini ditujukan kepada guru bahasa Indonesia dan peneliti lain. Pertama, saran untuk guru bahasa Indonesia agar lebih memantapkan materi tentang penggunaan penanda kohesi gramatikal jenis referensi dan konjungsi.Kedua, saran bagi peneliti lain agar dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk meneliti tentang penggunaan penanda kohesi dengan subjek lain yang masih termasuk kalangan akademisi.