SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi dengan Menggunakan Teknik Retrival Jaringan Semantik Siswa Kelas VII SMP Negeri I Kabupaten Merauke Provinsi Papua

TOBIAS NGGARUAKA

Abstrak


ABSTRAK

 

Nggaruaka, Tobias, 2017. Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi dengan  Menggunakan  Teknik Retrival Jaringan Semantik  Siswa Kelas VII SMP  Negeri  I Kabupaten Merauke Provinsi Papua. Tesis Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. H. Abdus Syukur Ghazali, M.Pd., (II) Dr. Titik Harsiati, M.Pd

 

Kata Kunci: peningkatan, menulis teks deskripsi, teknik retrival jaringan semantik.

Penggunaan teknik retrival jaringan semantik dalam pembelajaran menulis teks deskripsi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri I Merauke Kabupaten Merauke sesuai dengan kurikulum 2006. Berdasarkan penelitian ini, diharapkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa meningkat. Penerapan teknik retrival jaringan semantik dalam pembelajaran menulis teks deskripsi dilaksanakan secara sistematik dengan tetap memerhatikan kaidah-kaidah bahasa dan struktur pengembangan teks deskripsi. Berdasarkan pengamatan awal ditemukan berbagai kendala dalam proses pembelajaran di kelas. Kendala-kendala yang umumnya terjadi dalam proses pembelajaran sebagai berikut: (1) guru mengalami kesulitan dalam merancang, melaksanakan, dan menilai pembelajaran menulis teks deksripsi, (2) dalam kegiatan belajar mengajar guru lebih mementingkan hasil tulisan dari pada  proses dan tahapan dalam menulis, (3) kurangnya strategi dalam proses pembelajaran menulis, (4) siswa tidak diberikan arahan dalam pengembangan sebuah teks deskripsi terkait langkah-langkah penulisan, (5) siswa kesulitan dalam proses pemilihan dan penentuan topik sebelum kegiatan menulis, (6) di dalam pembelajaran perintah guru  kepada siswa belum terarah, (7) hasil siswa dinilai berdasarkan kemampuan rata-rata dan bukan penilain secara intensif pada individu masing-masing dan (8) siswa di dalam proses pembelajaran menulis teks deskripsi sulit untuk mengembangkan ide dan gagasan mereka. Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengetahui proses perencanaan pembelajaran menulis dengan menggunakan teknik retrival jaringan semantik, (2) mengetahui karakteristik pembelajaran menulis teks deskripsi dengan menggunakan teknik retrival jaringan semantik, dan  (2) mengetahui hasil pembelajaran menulis teks deskripsi dengan menggunakan teknik retrival jaringan semantik.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian tindakan yang digunakan meliputi: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan tindakan, (3) pelaksanaan tindakan, (4) pengamatan, dokumentasi,  dan (5) refleksi. Studi pendahuluan dilakukan untuk mengetahui kondisi awal pelaksanaan pembelajaran menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Merauke, Kabupaten Merauke Provinsi Papua. Tahap perencanaan dilakukan untuk menyusun rancangan tindakan dan instrumen pembelajaran  menulis teks deskripsi. Dalam proses perencaan peneliti juga merumuskan tahapan-tahapan pembelajaran, menentukan sumber data, bahan dalam tindakan, dan menentukan bentuk tindakan. Tahap pelaksanaan tindakan dilakukan secara kolaboratif  antara peneliti dengan guru.  Tindakan refleksi dilakukan setiap akhir pertemuan dalam  setiap siklus.

Data penelitian ini berupa data proses dan data hasil tindakan selama proses penelitian berlangsung. Data tersebut dikumpulkan berdasarkan hasil pengamatan, wawancara,  hasil tindakan, catatan  lapangan, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini guru dan 36 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Merauke, Kabupaten Merauke, Provisi  Papua.  Instrumen utama adalah peneliti sendiri sebagai pengumpulan data dengan menggunakan instrumen penunjang yang telah disediakan oleh peneliti berupa format pengamatan, catatan lapangan, pedoman wawancara, LKS, dan instrumen pengelolaan data berupa rambu-rambu proses dan hasil. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model mengalir, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau pemaknaan. Untuk melakukan pengujian keabsahan simpulan data dilakukan ketekunan peneliti, triangulasi, dan pengecekan teman sejawat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan pembelajaran menulis teks deskripsi dalam pelaksanaan pembelajaran. Hal tersebut dilihat berdasarkan hasil perkembangan persiklus, yaitu siklus I pertemuan I  hasil pembelajaran mencapai 63, 89%. Pada Pertemuan II siklus I ada peningkatan menjadi 77,78%. Untuk siklus II pertemuan I hasil pembelajaran mencapai 80, 56%. Untuk hasil kecapaian pembelajaran siklus II pertemuan II meningkat menjadi 86,11%. Hasil pembelajaran siklus III pertemuan I menunjukkan 91,67% dan pertemuan II siklus III hasil ketercapaian meningkat menjadi 97, 22%.

 

Berdasarkan hasil penelitian di atas, (1) disarankan kepada para guru mata pelajaran bahasa Indonesia untuk dapat menerapkan teknik retrival jaringan semantik dalam pembelajaran menulis teks deskripsi berdasarkan tahapan menulis dengan tiga model pembelajaran yaitu tahap pengisian teks rumpang, tahap pengembangan peta semantik, dan tahap pengembangan pertanyaan yang dikembangkan menjadi karangan deksripsi, (2) dalam penerapan tiga model pembelajaran tersebut guru sebaiknya melakukan penilaian berdasarkan proses dan hasil, (3) untuk pihak sekolah tetap memerhatikan kualitas pembelajaran dan terus berinovasi dalam mengembangkan kemampuan dan kecerdasan siswa, dan (4) kepada pengembang buku teks mata pelajaran bahasa Indonesia disarankan untuk memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun buku teks.