SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PerencanaanStrategi Literasi dan Implementasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Negeri 5 Malang.

Fityatur Rosyiqoh

Abstrak


ABSTRAK

 

Rosyiqoh, Fityatur. 2017. PerencanaanStrategi Literasi dan Implementasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd.

 

Kata Kunci:perencanaan strategi literasi, implementasi strategi literasi, pembelajaran bahasa Indonesia

 

Strategi literasi adalah suatu cara yang disusun secara sistematis dan digunakan oleh guru agar siswa mudah untuk memaknai sebuah teks dan konteks dengan melibatkan aspek keterampilan membaca, berpikir kritis, dan menulis sehingga dapat dimanfaatkan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan strategi literasi dan implementasinya dalam pembelajaran  bahasa Indonesia kelas VII SMP Negeri 5 Malang yang memfokuskan pada dua aspek, yaitu strategi literasi dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan strategi literasi dalam proses pembelajaran.

Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini mendeskripsikan hasil penelitian dan analisisnya terhadap penggunaan strategi literasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu strategi literasi dalam RPP dan strategi literasi dalam proses pembelajaran. Data dalam penelitian iniadalah paparan informasi penggunaan strategi literasi dalam RPP dan dalam proses pembelajaran.Sumber data penelitian ini adalah RPP dan aktivitas pembelajaran di dalam kelas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil analisis dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) diperoleh temuan/ kesimpulan bahwa dalam kegiatan pendahuluan guru merencanakan menggunakan strategi literasi dengan melibatkan proses kognitif mengamati objek (moda)-mengomentari. Pada kegiatan pendahuluan, guru merencanakan menggunakan multimodal, yaitu gambar, teks tulis, dan video. Pada kegiatan inti guru merencanakan menggunakan strategi literasi dengan melibatkan proses kognitif, yaitu (1) mengamati ragam buku-mengklasifikasi berdasarkan isi-mempresentasikan, (2) mengamati ragam buku-mengelompokkan berdasarkan isi-mempresentasikan, (3)mengamati buku-menentukan unsur-mempresentasikan, (4) membaca buku-menentukan pikiran utama-merangkum/ meringkas, (5) membaca buku-menentukan fungsi-mempresentasikan, (6) membaca buku-menghubungkan unsur-mempresentasikan, (7) membaca buku-mengomentari/ mengevaluasi, dan (8) membaca buku-menyusun ulasan. Pada kegiatan inti, guru merencanakan menggunakan modal teks tulis. Pada kegiatan penutup guru merencanakan menggunakan strategi literasi dengan melibatkan proses kognitif, yaitu memberikan penguatan-mengevaluasi-merefleksi-memberikan tindak lanjut.

Berdasarkan hasil observasi dalam proses pembelajaran diperoleh temuan/ kesimpulan bahwa dalam kegiatan pendahuluan guru menggunakan strategi literasi dengan melibatkan proses kognitif mengamati objek (moda)-mengomentari-menentukan tujuan-memprediksi. Pada kegiatan pendahuluan, guru menggunakan multimodal, yaitu gambar, teks tulis, dan video. Pada kegiatan inti guru menggunakan strategi literasi dengan melibatkan proses kognitif, yaitu (1) mengamati ragam buku-mengelompokkan berdasarkan isi-mempresentasikan, (2) mengamati ragam buku-menentukan unsur-mempresentasikan, (3) membaca buku-menentukan pikiran utama-merangkum/ meringkas, (4) membaca teks-mengomentari/ mengevaluasi-mempresentasikan, (5) membaca buku-membandingkan-mempresentasikan, dan (6) membaca buku-menyusun ulasan. Pada kegiatan inti, guru menggunakan modal teks tulis. Pada kegiatan penutup guru menggunakan strategi literasi dengan melibatkan proses kognitif, yaitu memberikan penguatan-mengevaluasi-merefleksi-memberikan tindak lanjut. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa perencanaan yang baik belum tentu dapat diimplementasikan dengan baik saat proses pembelajaran karena ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, salah satunya, yaitu alokasi waktu yang tersedia.

Berdasarkan hasil penelitian dapat diberikan beberapa saran yang berguna bagi guru bahasa Indonesia dan peneliti lanjutan. Bagi guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 5 Malang, sebaiknya dalam RPP pada kegiatan pendahuluan, guru memaparkansecara eksplisit untuk merencanakan melibatkan proses kognitif yang lebih menekankan siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tingginya dengan maksimal. Dalam proses pembelajaran pada kegiatan penutup, guru hendaknya melibatkan proses kognitif yang mengarahkan siswa untuk berpikir kritis mengenai pembelajaran yang telah dilaksanakan agar siswa dapat mengembangkan kemampuan metakognitifnya. Selain itu, sebaiknya guru memaparkan secara eksplisit dalam RPP alat bantu pengatur grafis dan daftar cek dan menggunakan alat bantu tersebut dalam proses pembelajaran di kelas agar dapat mengembangkan kemampuan metakognitif siswa. Sebaiknya guru juga harus menyesuaikan strategi literasi yang direncanakan dalam RPP dengan alokasi waktu, kondisi siswa, dan kondisi kelas agar strategi literasi yang direncanakan dapat direalisasikan dengan baik pada saat pembelajaran di kelas. Bagi peneliti lanjutan, peneliti lanjutan hendaknya meneliti tentang keseragaman RPP yang digunakan oleh guru se-kota Malang karena berdasarkan penelitian ini, guru masih belum bisa menyesuaikan rencana kegiatan pembelajaran dengan alokasi waktu yang ada.

 

ABSTRACT

Rosyiqoh, Fityatur. 2017. Planning Literacy Strategy and its Implementation in Teaching and LearningBahasa Indonesia Year VII SMP Negeri 5 Malang. Thesis, Departement of Indonesian Literature, Faculty of letters, State University of Malang. Supervisor: Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd.

 

Keywords: Planning of literacy strategy, implementation of literacy strategy, Indonesian language learning

Literacy strategy is a method that is arranged systematically and used by the teacher in order to make students interpret a text and context easily by involving aspects of reading skills, critical thinking, and writing so that it can be used to solve problems in life. This study aims to describe planning of literacy strategy and implementaion that teacher used in learning Indonesian at the seventh grade of SMP Negeri 5 Malang which focuses on two aspects, namely the literacy strategy in the lesson plan (RPP) and literacy strategy in the learning process.

The method used in this research was qualitative approach by using descriptive study design. The study described the results of the research and analysis on the literacy strategy in learning Indonesian, which was the literacy strategy in the lesson plan (RPP) and in the learning process. The data in this study were the exposure information of the literacy strategy in the lesson plan (RPP) and literacy strategy in the learning process. The data source of this research were the lesson plans and the learning activities in the classroom. The data collection techniques in this research were done by observation, interview,  and documentation.

Based on the results of the analysis in the lesson plan (RPP), the findings / conclusions are found that in the preliminary activities the teacher plans to use the literacy strategy by involving the cognitive process of observing the object (moda) -commented. In preliminary activities, teachers plan to use multimodal, ie images, written text, and video. In the core activities the teacher plans to use the literacy strategy by involving the cognitive process, ie (1) observing the variety of books-classifying by content-presenting, (2) observing the variety of books-grouping by content-presenting, (3) observing the book- determining the elements-presenting , (4) reading the book-determining the function-presenting, (6) reading the book-relating the elements-presenting, (7) reading the book-commenting / evaluating, and (8) reading the book-determining the main thought-summarizing / summarizing; ) Read the book-compile reviews. In the core activities, teachers plan to use capital written text. In closing activities the teacher plans to use a literacy strategy involving the cognitive process, which provides reinforcement-evaluating-reflecting-giving follow-up.

Based on the results of observations in the learning process obtained findings / conclusions that in the preliminary activities of teachers using the strategy of literacy by involving the cognitive process of observing the object (moda) -commented-determines the purpose-predict. In the introductory activities, teachers use multimodal, ie images, written text, and video. In the core activities the teacher uses a literacy strategy involving cognitive processes, namely (1) observing the variety of books-grouping by content-presenting, (2) observing the variety of books-determining the elements-presenting, (3) reading the book-determining the main thought-summarizing / Summarizing, (4) reading text-commenting / evaluating-presenting, (5) reading books-comparing-presenting, and (6) reading books-composing reviews. In the core activities, teachers use capital written text. In closing activities teachers use literacy strategies involving cognitive processes, which provide reinforcement-evaluate-reflect-provide follow-up. Based on this it can be seen that good planning may not be implemented properly during the learning process because there are several factors that influence it, one of them, namely the allocation of available time.

Based on the results of the research can be given some useful suggestions for Indonesian language teachers and advanced researchers. For Indonesian teachers in SMP Negeri 5 Malang, preferably in RPP on preliminary activities, the teacher explicitly explains to plan involving cognitive processes that emphasize more students to develop higher-order thinking skills to the maximum. In the process of learning in closing activities, teachers should involve cognitive processes that lead students to think critically about the learning that has been implemented so that students can develop metacognitive skills. In addition, teachers should explicitly present in the RPP of the graphical regulatory tool and checklist and use the tool in the classroom learning process in order to develop students' metacognitive abilities. It is recommended that teachers also have to adapt the planned literacy strategies in RPP with time allocation, student conditions, and classroom conditions so that planned literacy strategies can be realized well in classroom learning. For advanced researchers, advanced researchers should examine the uniformity of RPP used by teachers in Malang city because based on this research, the teacher still can not adjust the learning activity plan with the existing time allocation.