SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Keterampilan Menulis Bahasa Jawa Ragam Krama dengan Menggunakan Media Tembang Dolanan Kreasi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Malang

Arin Fitriani

Abstrak


ABSTRAK

 

Fitriani, Arin. 2017. Peningkatan Keterampilan Menulis Bahasa Jawa Ragam Krama dengan Menggunakan Media Tembang Dolanan Kreasi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Malang. S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Anang Santoso, M.Pd, 92 halaman.

 

Kata Kunci : menulis bahasa Jawa ragam krama, media tembang dolanan kreasi

 

Data awal yang diperoleh di SMP Negeri 9 Malang menunjukkan adanya masalah dalam pembelajaran bahasa Jawa pada aspek keterampilan menulis bahasa Jawa ragam krama. Masalah itu muncul karena guru tidak menggunakan media apa pun dalam proses pembelajaran, sehingga membuat siswa kesulitan dalam memahami materi pembelajaran dan pembelajaran menjadi kurang menarik. Akibatnya siswa kurang aktif, cepat merasa bosan dan tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, perlu ada tindakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran keterampilan menulis bahasa Jawa, yaitu dengan menggunakan media tembang dolanan kreasi. Hasil penelitian pra siklus yang dilakukan pada siswa kelas VIIG SMPN 9 Malang sebanyak 31 siswa, menunjukkan bahwa siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM 75 hanya 3 siswa atau 9,7% saja. Artinya, siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM sebanyak 28 atau sebesar 90,3%.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran keterampilan menulis bahasa Jawa ragam krama dengan menggunakan media tembang dolanan kreasi pada siswa kelas VIIG di SMP Negeri 9 Malang. Penelitian ini dilakukan dalam satu siklus yang terdiri dari tiga kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas model kolaboratif, yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan/tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi.

Peningkatan proses pembelajaran keterampilan menulis bahasa Jawa dengan menggunakan media tembang dolanan kreasi dapat dilihat dari peningkatan aktivitas siswa dan aktivitas guru pada setiap pertemuan. Pengamatan aktivitas siswa yang dilakukan selama satu siklus dalam pembelajaran keterampilan menulis bahasa Jawa ragam krama diterapkan pada seluruh siswa kelas VIIG SMPN 9 Malang yaitu sebanyak 32 siswa. Hasil observasi aktivitas siswa menunjukkan kriteria yang sangat baik dengan total nilai 2276. Rata-rata aktivitas siswa mencapai 3,48 dengan total persentase sebesar 87%. Hasil observasi aktivitas guru menunjukkan kriteria yang sangat baik dengan total nilai 47,8. Rata-rata aktivitas guru adalah 3,67 dengan persentase sebesar 91,75%.

Peningkatan hasil pembelajaran keterampilan menulis bahasa Jawa ragam krama dengan menggunakan tembang dolanan kreasi pada siswa kelas VIIG SMPN 9 Malang dapat dilihat dari hasil belajar siswa. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan nilai rata-rata sebesar 93,7 dari 31 siswa dengan total nilai mencapai 2905. Jumlah siswa yang tuntas belajar mendapat nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 75 sebanyak 31 siswa dengan persentase 100%, artinya semua siswa telah tuntas belajar karena telah memenuhi KKM yang telah ditetapkan.

Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini, yaitu (1) bagi guru, (2) bagi siswa, dan (3) bagi peneliti lain. Pertama bagi guru, sebaiknya media tembang dolanan kreasi tidak hanya digunakan dalam peningkatan keterampilan menulis bahasa Jawa ragam krama saja, tetapi digunakan untuk materi pembelajaran bahasa Jawa yang lainnya, sebab media tembang dolanan kreasi ini mampu meningkatkan aktivitas siswa, hasil belajar siswa, dan aktivitas guru dalam proses pembelajaran. Kedua bagi siswa, media tembang dolanan kreasi diharapkan dapat memberikan semangat untuk lebih aktif dan antusias dalam proses pembelajaran, agar proses dan hasil belajar mengajar dapat tercapai sesuai dengan tujuan. Ketiga bagi peneliti lain, media tembang dolanan kreasi diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif penyelesaian masalah, tidak hanya pada pembelajaran bahasa Jawa saja, namun pada pembelajaran lainnya.