SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Menulis Cerpen Berbasis Pengalaman Proses Kreatif A.A. Navis Untuk Kelas IX SMP

Ramadhani Widha Pramesti

Abstrak


ABSTRAK

 

Pramesti, Ramadhani Widha. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Menulis Cerpen Berbasis Pengalaman Proses Kreatif A.A. Navis Untuk Kelas IX SMP. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Maryaeni, M. Pd, (II) Dr. Roekhan, M.Pd.

 

Kata kunci: pengembangan bahan ajar, pembelajaran menulis cerpen, proses   kreatif, A.A. Navis

 

Bahan ajar merupakan segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Hasil studi pendahuluan di lapangan menunjukkan bahwa minat siswa dalam pembelajaran menulis cerpen kurang dikarenakan bahan ajar yang belum mampu menggali ide maupun potensi siswa untuk lebih termotivasi berimajinasi.

Penelitian ini  bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul menulis cerpen berbasis pengalaman proses kreatif A.A. Navis yang sesuai dengan kurikulum 2013. Isi bahan ajar meliputi (1) informasi pengalaman proses kreatif dan biografi A.A. Navis (2) materi kegiatan sebelum menulis, (3) materi kegiatan saat menulis, dan (4) materi kegiatan setelah menulis.

Penelitian ini menggunakan metode pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model prosedural atau bertahap yang mengadaptasi model desain penelitiann Borg and Gall meliputi tujuh tahapan yaitu tahap pertama diaplikasikan sebagai studi pendahuluan, tahap kedua diaplikasikan sebagai perencanaan, tahap ketiga diaplikasikan sebagai uji coba produk awal, tahap kelima diaplikasikan sebagai revisi hasil uji coba produk awal, tahap keenam diaplikasikan sebagai uji coba lapangan terbatas, dan tahap kesembilan diaplikasikan sebagai penyempurnaan produk akhir berdasarkan masukan dari uji lapangan.

Bahan ajar ini melalui dua tahap uji produk, yaitu uji ahli dan uji lapangan. Uji validasi terdiri dari uji validasi ahli materi cerpen dan uji validasi ahli pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Sedangkan uji lapangan terdiri dari uji ahli praktisi pada guru dan uji lapangan terbatas pada siswa kelas IX.

Berdasarkan hasil uji ahli dan lapangan, Bahan ajar menulis cerpen berbasis pengalaman proses kreatif A.A. Navis layak dan diimplementasikan berdasarkan empat aspek, yaitu (1) isi bahan ajar, (2) bahasa bahan ajar, (3) sistematika bahan ajar, dan (4) tampilan bahan ajar.

Perbaikan dan saran oleh ahli dan pembimbing dilakukan pada empat aspek (1) isi bahan ajar, (2) bahasa bahan ajar, (3) sistematika bahan ajar, dan (4) tampilan bahan ajar. Bahan ajar ini dapat menjadi salah satu bahan ajar guru untuk mengajarkan kompetensi menulis cerpen di kelas. Oleh karena itu peneliti berharap dapat memperoleh tanggapan berupa komentar dan saran yang dapat menjadi pertimbangan bagi peneliti untuk mengembangkan bahan ajar menjadi lebih baik.